Rabu, 12 Oktober 2011

bimbingan belajar

Konsep Dasar Bimbingan Belajar
  1. Pengertian Bimbingan Belajar
Menurut A J Jones, bimbingan belajar merupakan suatu proses pemberian bantuan seseorang pada orang lain dalam menentukan pilihan dan pemecahan masalah dalam kehidupannya.
Menurut L D Crow dan A Crow, bimbingan belajar merupakan suatu bantuan yang dapat diberikan oleh seseorang yang telah terdidik pada orang lain yang mana usianya tidak ditentukan untuk dapat menjalani kegiatan dalam hidupnya.
Jadi, bimbingan belajar adalah suatu bentuk kegiatan dalam proses belajar yang dilakukan oleh seseorang yang telah memiliki kemampuan lebih dalam banyak hal untuk diberikan kepada orang lain yang mana bertujuan agar orang lain dapat menemukan pengetahuan baru yang belum dimilikinya serta dapat diterapkan dalam kehidupannya.
2. Latar Belakang Bimbingan Belajar
Suatu kegiatan yang dilaksanakan sudah pasti memiliki latar belakang. Demikian pula halnya dengan layanan bimbingan belajar. Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan karena dilatar belakangi oleh beberapa hal, sebagai berikut:
1. Adanya criterion referenced evaluation yang mana mengklasifikasikan siswa berdasarkan keberhasilan mereka dalam menguasai pelajaran. Dan kualifikasi itu, antara lain :
a. Siswa yang benar-benar dapat meguasai pelajaran.
b. Siswa yang cukup menguasai pelajaran.
c. Siswa yang belum dapat menguasai pelajaran.
2. Adanya kemampuan/tingkat kecerdasan dan bakat yang dimiliki oleh tiap siswa yang mana berbeda dengan siswa yang lainnya. Dimana klasifikasi siswa tersebut antara lain :
a. Siswa yang prestasinya lebih tinggi dari apa yang diperkirakan berdasarkan hasil tes kemampuan belajarnya.
b. Siswa yang prestasiya memang sesuai dengan apa yang diperkirakan berdasarkan tes kemampuan belajarnya.
c. Siswa yang prestasinya ternyata lebih rendah dai apa yang diperkirakan berdasarkan hasil tes kemampuan belajarnya.
3. Adanya penerapan waktu untuk menyelesaikan suatu program belajar. Dan klasifikasi siswa dalam hal ini antara lain :
a. Siswa yang ternyata dapat menyelesaikan pelajaran lebih cepat dari waktu yang disesuaikan.
b. Siswa yang dapat menyelesaikan pelajaran sesuai waktu yang telah disesuaikan.
c. Siswa yang ternyata tidak dapat menyelesaikan pelajaran sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
4. Adanya penggunaan norm referenced yang mana membandingkan prestasi siswa yang satu dengan yang lainnya. Dan klasifikasi siswa berdasarkan perstasinya itu antara lain :
a. Siswa yang prestasi belajarnya selalu berada di atas nilai rata-rata prestasi kelompoknya.
b. Siswa yang prestasi belajarnya selalu berada di sekitar nilai rata-rata dari kelompoknya.
c. Siswa yang prestasinya selalu berada di bawah nilai rata-rata prestasi kelompoknya.
Setelah mengetahui begitu banyak permasalahan yang dihadapi oleh setiap siswa dalam kegiatan belajarnya, maka diperlukanlah suatu bentuk layanan bimbingan belajar. Hal ini dimaksudkan agar para siswa yang memiliki permasalahan dalam belajarnya dapat segera memperoleh bantuan atau bimbingan dalam kegiatan belajar yang diperlukannya. Jadi, layanan bimbingan belajar sangat diperlukan oleh semua orang yang sedang melakukan proses atau kegiatan belajar.
3. Jenis Layanan Bimbingan Belajar dalam Kaitannya dengan PBM
Seorang guru dalam memberikan layanan bimbingan belajar harus tetap berporos pada terselenggaranya Proses Belajar Mengajar. Oleh karena itu, diperlukanlah suatu jenis layanan bimbingan belajar yang berkaitan dengan Proses Belajar Mengajar. Maka jenis layanan bimbingan belajar dalam konteks Proses Belajar Mengajar yang dapat dan seyogianya dijalankan oleh para guru, antara lain :
a. Mengumpulkan informasi mengenai diri siswa
b. Memberikan informasi mengenai berbagai kemungkinan jenis program dan kegiatan yang sesuai dengan karakteristik siswa.
c. Menempatkan siswa dengan kelompok belajar yang sesuai
d. Memberikan program belajar yang sesuai
e. Mengidentifikasi siswa yang diduga mengalami kesulitan belajar
f. Membuat rekomendasi tentang kemungkinan usaha selanjutnya
g. Melakukan remedial teaching
4. Prosedur dan Strategi Layanan Bimbingan Belajar
a. Prosedur Umum Layanan Bimbingan Belajar
Suatu layanan bimbingan belajar, pada umumnya memiliki beberapa tahap dalam kegiatannya, antara lain :
1) Identifikasi Kasus
Langkah ini dilakukan dengan mengidentifikasi siswa yang memerlukan bimbingan. Ada kalanya siswa datang langsung pada guru pembimbing untuk diberi bimbingan mengenai suatu permasalahan dalam belajar yang sedang dihadapinya. Namun, ada kalanya pula, siswa enggan untuk mendatangi guru pembimbingnya dikarenakan beberapa alasan. Maka, diperlukan suatu upaya lebih dari guru pembimbing untuk dapat memberikan bimbingan pada siswa yang benar-benar membutuhkan bimbingan, namun enggan untuk meminta bimbingan. Dan cara yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing dalam memberikan bimbingan motivasi kepada siswa tersebut, antara lain :
(a) Call them approach
Langkah untuk memanggil setiap siswa yang ada dan melakukan wawancara face to face, maka akan diperoleh siswa yang perlu dibimbing.
(b) Maintan good relations
Langkah ini dikenal juga sebagai open door policy, yang mana diciptakan berbagai cara tidak langsung untuk memperkenalkan berbagai jenis layanan yang akan diberikan guru pembimbing untuk membantu siswanya yang tidak hanya terbatas pada hubungan belajar-mengajar di kelas saja.
(c) Developing a desire for conseling
Langkah ini dilakukan jika siswa tidak menyadari akan masalah belajar yang dialaminya, maka dilakukanlah cara:
(1) mengadiministrasikan tes inteligensi, bakat, minat, pretest atau post test dan sebagainya.
(2) mengadakan orientasi studi yang membicarakan dan memperkenalkan karakteristik perbedaan individual serta implikasinya bagi cara belajar-mengajar.
(3) mengadakan diskusi tentang suatu masalah tentang kesulitan belajar.
(d) Lakukan analisis terhadap prestasi belajar siswa mengenai beberapa siswa yang menunjukkan kelainan-kelainan tertentu.
(e) Lakukan analisis sosiometris dengan memilih temantedekat di antara sesama siswa.
2) Identifikasi Masalah
Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi permalsahan yang dihadapi oleh setiap siswa. Dalam konteks PBM, permasalahannya dapat dialokalisasi dan dibatasi dengan ditinjau dari tujuan proses belajar-mengajar:
(a) Secara substansial-material, hendaknya dialokalisasi pada jenis bidang studi mana saja.
(b) Secara struktural-fungsional, permasalahan itu mungkin dapat dialokasikan pada salah satu jenis dan tingkat kategori belajar proses-proses mental dari delapan kategori belajar menurut Gagne.
(c) Secara behavioral, permasalahan mungkin terletak pada salah satu jenis dan tingkat perilaku kognitif, afektif, dan psikomotor.
(d) Mungkin terletak pada salah satu atau beberapa aspek kepribadian siswa.
3) Diagnosis
Dalam konteks PBM, kemungkinan faktor penyebab permasalahan yaitu terletak pada :
(a) raw input
(b) instrumental input
(c) enviromental input
(d) tujuan pendidikan
Cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh informasi yang relevan dengan kemungkinan faktor penyebab permasalahan di atas, antara lain:
(a) Untuk mendeteksi raw input, perlu diadakan tes psikologi, skala penilaian sikap, wawancara bimbingan dengan yang bersangkutan, inventory, dan sebagainya.
(b) Untuk mendeteksi instrumental input, perlu dilakukan review terhadap komponen-komponen sistem instruksional yang bersangkutan dengan diadakan wawancara dan studi dokumeneter.
(c) Untuk mendeteksi enviromental input, perlu dilakukan observasi dengan analisis anecdotal records, kunjungan rumah, wawancara dengan yang bersangkutan.
(d) Untuk mendeteksi tujuan-tujuan pendidikan, perlu dilakukan analisis rasional, wawancara, dan studi dokumenter.
4) Mengadakan Prognosis
Langkah ini dilakukan setelah beberapa langkah sebelumnya telah dilakukan, dan memberikan hasil. Selanjutnya, dapat diperkirakan tentang cara mana yang mungkin dilakukan. Proses pengambilan keputusan pada tahap ini seyogianya tidak dilakukan secara tergesa-gesa, dan sebaiknya melalui serangkaian konferensi kasus.
5) Melakukan Tindakan Remedial atau Membuat Referral (Rujukan)
Jika jenis permasalahan yang dihadapi berhubungan dengan lingkungan belajar-mengajar dan guru masih sanggup mengatasi, maka perlu dilakukan tindakan remedial. Namun, jika permasalahannya sudah menyangkut aspek lain yang lebih luas lagi, maka seorang guru perlu segera melakukan referral pada ahli yang kompeten di bidangnya.
6) Evaluasi dan Follow Up
Langkah apapun yang telah ditempuh oleh seorang guru, langkah evaluasi atas usaha pemecahan masalah tersebut seyogianya dilakukan.
b. Strategi Layanan Bimbingan Belajar
Ada dua cara pendekatan dalam menggariskan strategi layanan bimbingan, yaitu :
1. Berdasarkan jenis dan sifat kasus yang dihadapinya
Sesuai dengan sifat permasalahannya, layanan bimbingan dapat diberikan kepada siswa sebagai individual dan dapat pula diberikan kepada individu dalam kelompok.
o Layanan bimbingan kelompok, diselenggarakan bila :
(1) Terdapat sejumlah individu yang mempunyai permasalahan yang sama.
(2) Terdapat masalah yang dialami oleh individu, namun perlu adanya hubungan dengan orang lain.
Layanan bimbingan ini dapat dilakukan dengan cara:
(1) Formal, seperti : diskusi, ceramah, remedial teaching, sosiodrama, dan sebagainya.
(2) Informal, seperti : rekreasi, karyawisata, student self government, pesta olah raga, pentas seni, dan sebagainya.
o Layanan bimbingan individual
Layanan ini dapat digunakan jika permasalahan yang dihadapi individu itu lebih bersifat pribadi dan memerlukan beberapa proses yang mana dapat dilakukan oleh guru atau ahli psikolog. Mungkin juga orangtua yang bersangkutan yang akan melakukannya.
2. Berdasarkan Ruang Lingkup Permasalahan dan Pengorganisasiannya
Mathewson mengidentifikasi tiga strategi umum penyelenggaraan layanan bimbingan, sebagai berikut :
a) The strategy guidence thoughout the classroom
Dalam strategi bimbingan melalui kelas ini, ada slogan yang berbunyi “Every teacher is a guidance worker”, yang artinya bahwa setiap guru adalah petugas bimbingan. Slogan ini menjiwai seluruh pemikiran dan praktik layanan sehingga bimbingan dapat selalu terlaksana.
b) The strategy of guidance throughout supplementary services
Dalam strategi bimbingan melalui layanan khusus yang bersifat suplementer ini dapat dilakukan oleh petugas khusus yang ditujukan guna mengatasi masalah pokok secara terpilih. Strategi ini merupakan pola layanan bimbingan pendidikan dan vokasional.
c) The strategy of guidance as a comprehensive process trhoughtout the whole curriculum and community
Dalam strategi bimbingan sebagai suatu proses yang komprehensif melalui kegiatan keseluruhan kurikulum dan masyarakat inimelibatkan semua komponen personalia sekolah, siswa, orangtua, dan wakil-wakil masyarakat. Strategi ini memerlukan fasilitas yang lebih lengkap dan menuntut terciptanya suatu kerja sama yang harmonis di antara semua komponen yang terlibat.
5. Sistem dan Teknik Layanan Bimbingan
a. Beberapa Sistem Pendekatan Layanan Bimbingan
Dalam buku berjudul Counseling and Psychotherapy, Rogers mengemukakan dua pendekatan layanan bimbingan, yaitu:

1) Pendekatan Direktif
adalah suatu proses pendekatan yang mana yang menjadi pusatnya yaitu konselor, bukan klien.
Dalam pendekatan ini, Wiliamson mengemukakan beberapa alasan dilakukannya pendekatan ini, antara lain:
o Anak yang belum matang mendiagnosis sendiri, sukar memecahkan masalah yang dihadapinya tanpa bantuan pihak lain.
o Anak yang berkesulitan, walaupun telah diberi arahan untuk melakukan sesuatu agar dapat mengatasi masalahnya, tetap saja tidak berani melakukannya.
o Mungkin ada masalah yang berat untuk dipecahkan oleh anak tanpa bantuan orang lain.
2) Pendekatan Non-Direktif
adalah suatu proses pendekatan yang mana yang menjadi pusatnya yaitu klien, bukan konselor.
Dalam pendekatan ini, Cart Rogers mengemukakan beberapa alasan dilakukannya pendekatan ini, antara lain:
o Tiap individu mempunyai kemampuan yang besar untuk menyesuaikan diri serta mempunyai dorongan yang kuat untuk berdiri sendiri.
o Pembimbing hanya sebagai pengantar dan membantu klien dalam menciptakan suasana damai.
3) Pendekatan Eclective
Dalam pendekatan ini, FP Robinson mengemukakan beberapa alasan dilakukannya pendekatan ini, antara lain:
o Masalah dan situasi penyuluh selalu berbeda yang tak terbatas pada satu bidang kehiudpan.
o Langkah-langkah pembimbing harus selalu disesuaikan dengan keperluan yang dituntut oleh situasi bimbingan.
b. Teknik Layanan Bimbingan Belajar
Ada beberapa teknik layanan bimbingan yang dapat dilakukan oleh seorang guru pembimbing, yaitu antara lain:
1) Menghimpun data dan informasi mengenai individu yang bersangkutan.
2) Menciptakan hubungan yang baik dengan klien serta memberikan
informasi yang meyakinkan dan memberikan pilihan rencana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalahnya.

Selasa, 11 Oktober 2011

bimbingan


Praktis Belajar Kimia Sma X Iman Rahayu.pdf 12816.95 KB PDF

Menuju Pengajaran Bahasa Berbasis Strategi Belajar Implikasi Kajian Strategi Belajar Bahasa Kedua Prof. H. Nuril Huda, M.a., Ph.d..pdf 8497.88 KB PDF

Materi Bimbingan Belajar Pkn Kelas Enam Smt Satu Dan Dua.pdf 6173.66 KB PDF

Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar Dari Keteraturan Menuju Kesemrawutan I Nyoman Sudana Degeng.pdf 4897.46 KB PDF

Pengertian Motor Dc 4568.5 KB Power-Point

Keg Belajar Bab Ii..doc 4304 KB Ms-Word

Pengertian Pranata Ilmu Pengetahuan 3115.13 KB PDF

Sejarah dan pengertian bioteknologi 1.pd 2841.87 KB PDF

Kata Bijak Ttg Belajar Aktif 3.doc 2057.5 KB Ms-Word

18 Rancangan Penilaian Hasil Belajar.ppt 1721 KB Power-Point

Proposal Ptk Penggunaan Media Belajar Multimedia 1519 KB Power-Point

Psikologi Belajar Matematika Diktat.doc 1205 KB Ms-Word

Penggunaan Metode Karya Wisata Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Agama Islam.doc 1171.5 KB Ms-Word

Bimbingan Karir 2009.ppt 1166.5 KB Power-Point

Pengertian Filsafat.ppt 1056.5 KB Power-Point

[2] Belajar Merebut Kekuasaan Belajar Merebut Kekuasaan Di Tingkat Lokal.pdf 862.18 KB PDF

Pengertian Bimbingan Dan Konseling.ppt 815.5 KB Power-Point

Teori Belajar.ppt 781.5 KB Power-Point

Kegiatan Belajar 3.doc 732 KB Ms-Word

Bk Belajar.doc 715.5 KB Ms-Word

13 Model Kesulitan Belajar.pdf 690 KB PDF

Fz4010 pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Dorongan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Anak Kelas Ii.pdf 589.92 KB PDF

Organisasi Belajar Dalam Ekonomi Global.doc 564 KB Ms-Word

Pengertian Tabligh 559 KB Power-Point

[1] Belajar Merebut Kekuasaan Merespon Krisis Ekonomi Dan Politik Elektoral.pdf 536.26 KB PDF

Rc10 pengaruh Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di Smp Dua Mei Ciputat.pdf 525.97 KB PDF

Pengertian geografi hand out.doc 525 KB Ms-Word

Rc15 profesionalisme Guru Dan Hubungannya Dengan Prestasi Belajar Siswa Di Mts.pdf 505.6 KB PDF

Pengertian Zalim Dalam Peraturan Perundangan undangan Perbankan Syariah Dan Enumerasinya Menurut Fikih Islam.pdf 489.61 KB PDF

Pengertian teori.ppt 480 KB Power-Point

Buku Belajar Dan Pembelajaran.doc 471 KB Ms-Word

Pengertian Motor Dc 458.5 KB Ms-Word

Penilaian Hasil Belajar.pdf 435.31 KB PDF

Ekosistem Pengertian.ppt 387 KB Power-Point

Bab Iv Dan V Beban Belajar Dan Penutup.doc 325 KB Ms-Word

Unsur Novel Dan Pengertiannya 323.81 KB PDF

08 endang Mulyatiningsih model Evaluasi Keberlanjutan Sd Ke Smp Dalam Rangka Wajib Belajar 9 Tahun.pdf 320.33 KB PDF

Kualitas Empati Dan Intensi Prososial Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling.pdf 313.73 KB PDF

Penerapan Model Pembelajaran Siklus Belajar [learning Cycle] 5e Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Matapelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi.pdf 310.65 KB PDF

Penilaian Hasil Belajar Psikologi Umum Budi Astuti.doc 292 KB Ms-Word

Model Makkiyyah Madaniyyah Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar.doc 289 KB Ms-Word

Bimbingan Manasik Haji.doc 284 KB Ms-Word

Proposal Ptk Penggunaan Media Belajar Multimedia 272.5 KB Ms-Word

Modul1 pengertian kebudayaan seni.pdf 258.32 KB PDF

Bimbingan & Kons1.ppt 231 KB Power-Point



  • PRO KONTRA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ... (Saturday, 01 October 2011 22:50)

    Setiap fakta selalu ada fenomenanya, dan setiap fenomena selalu ada pro dan kontranya, tidak terkecuali dengan adanya Lembaga Bimbingan Belajar. Ada yang melihat secara positif tetapi juga ada yang melihat secara ... Pengertian kursus dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda, dan Olahraga (Kepdirjen Diklusepora) Nomor: KEP-105/E/L/1990 sebagai berikut: Kursus pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan masyarakat ...
  • Pengertian Bimbingan Karir (Sunday, 25 September 2011 07:46)

    Pengertian Bimbingan Karir Diposting oleh : Administrator Kategori: Bimbingan Konseling - Dibaca: 82 kali. Pengertian Bimbingan Karier. Dalam buku Bimbingan Karier dijelaskan : “Bimbingan Karir adalah proses pemberian ...
  • Pengertian, Tujuan dan Fungsi Bimbingan Belajar by juminto - blog*spot (Thursday, 15 September 2011 14:50)

    Pengertian, Tujuan dan Fungsi Bimbingan Belajar by juminto. A. Pengertian Bimbingan Pengertian-pengertian mengenai bimbingan dan konseling telah dirumuskan beberapa ahli, pengertian yang dikemukakan oleh para ahli ...
  • Definisi Lembaga Bimbingan Belajar « LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ... (Sunday, 31 July 2011 20:17)

    Namun tak sedikit pula, orang yang kurang pahan akan lembaga bimbingan belajar. Maka dari itu tulisan ini di buat. Agar mereka paham, mengerti dan tidak salah pengertian terhadap lembaga bimbingan belajar. ...
  • Pengertian Bimbingan Belajar (Friday, 27 May 2011 14:59)

    Pengertian Bimbingan Belajar. Dikirim 0leh anharulhuda/bkupyh Jumat, 27 Mei 2011. Konsep Dasar Bimbingan Belajar. 1. Pengertian Bimbingan Belajar. Menurut A J Jones, bimbingan belajar merupakan suatu proses pemberian bantuan ...
  • Bimbel, Kursus, dan Les ... - SMP MUHAMMADIYAH SATU SIDOARJO (Wednesday, 20 April 2011 07:00)

    Bimbel, Kursus, dan Les Privat. bimbel. Istilah-istilah di atas sering kita dengar dan merupakan istilah yang tidak jauh dari dunia pendidikan. Tetapi kadang-kadang kita kurang bisa membedakan arti dari masing-masing istilah tersebut karena ...
  • KONSELOR INDONESIA (Tuesday, 15 June 2010 07:00)

    Kedua pengertian ini menunjukkan bahwa karir seseorang terjadi sejak masa belajar, memiliki pekerjaan, dan saat pensiun. Permasalahan yang muncul adalah apakah posisi belajar, pekerja ... Bimbingan karir (BK) sebagai sarana pemenuhan kebutuhan perkembangan individu yang harus dilihat sebagai bagian integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi. Bimbingan karir terkait dengan perkembangan kemampuan kognitif ...
  • Catatan Imam Icank: Pengertian Bimbingan Belajar (Tuesday, 02 March 2010 13:38)

    artikel motivasi, cerita-cerita motivasi, contoh skripsi dan contoh surat, artikel tentang pendidikan, nilai ulangan SMA Mutiara 2 bandung.

Inovasi pembelajaran v61.ppt 12979.5 KB Power-Point

Praktis Belajar Kimia Sma X Iman Rahayu.pdf 12816.95 KB PDF

Praktis belajar fisika sma xi ipa aip s 12519.49 KB PDF

Kelas3 sd mari belajar pkn najib dkk.pdf 11721.51 KB PDF

Penilaian Pembelajaran Sastra.pdf 11127.74 KB PDF

Dasar dasar membuat media pembelajaran d 10550.1 KB PDF

Media pembelajaran bahasa inggris.doc 10139 KB Ms-Word

Menuju Pengajaran Bahasa Berbasis Strategi Belajar Implikasi Kajian Strategi Belajar Bahasa Kedua Prof. H. Nuril Huda, M.a., Ph.d..pdf 8497.88 KB PDF

Pembelajaran Menulis Dan Pengembangan Berpikir.pdf 6653.89 KB PDF

Peningkatan hasil belajar ips melalui pe 6603 KB Ms-Word

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.doc 6524 KB Ms-Word

Dvd paket belajar cisco ujian ccna 640.d 6178.5 KB Ms-Word

Materi Bimbingan Belajar Pkn Kelas Enam Smt Satu Dan Dua.pdf 6173.66 KB PDF

Mencari prinsip pembelajaran bahasa kedu 5620.8 KB PDF

Pengaruh Model Pembelajaran Bola Voli.pdf 5385.46 KB PDF

Efektivitas metode pembelajaran.pdf 4914.12 KB PDF

Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar Dari Keteraturan Menuju Kesemrawutan I Nyoman Sudana Degeng.pdf 4897.46 KB PDF

Belajar aktif buku iii a.pdf 4616.09 KB PDF

Keg Belajar Bab Ii..doc 4304 KB Ms-Word

Belajar aktif buku iii b.pdf 3964.56 KB PDF

Pembelajaran tematik.ppt 3659 KB Power-Point

Aspek Pembelajaran Bahasa Indonesia.doc 3357 KB Ms-Word

01 Tik Untuk Pembelajaran Revisi.ppt 3274 KB Power-Point

Pengaruh model pembelajaran cooperative 3122.6 KB PDF

Pengembangan Pembelajaran Pk & Plk.ppt 3059.5 KB Power-Point

Implikasi Teori Sosiologis Dan Budaya Patriarkhi Dalam Pembelajaran Ips Sd Berbasis Gender Prof Dr Hj Ruminiati Msi.pdf 2940.51 KB PDF

Panduan belajar biologi menghadapi un7.d 2856 KB Ms-Word

5 strategi pembelajaran berbasis tik.ppt 2834 KB Power-Point

2009 ujang sumarwan kepuasan belajar.pdf 2778.82 KB PDF

Penilaian hasil belajar sd.ppt 2761 KB Power-Point

Pengembangan Pembelajaran Pk & Plk Untuk Paparan P Samino.ppt 2570 KB Power-Point

Pengembangan Pembelajaran Ipa Sd Unit 6 Subunit 2 Ls1.doc 2538 KB Ms-Word

Strategi dan media pembelajaran bahasa a 2446.47 KB PDF

5 Model Model Pembelajaran.ppt 2415 KB Power-Point

Modul Kurikulum Dan Pengembangan Materi Pembelajaran Final.doc 2193.5 KB Ms-Word

Cd belajar membaca alquran cepat.pdf 2064.57 KB PDF

Kata Bijak Ttg Belajar Aktif 3.doc 2057.5 KB Ms-Word

Penerapan Teknik Membaca Speed Reading Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Sekilas Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas Iv Sekolah Dasar Negeri Pakuwon Ii Kecamatan Sumedang Selatan Kabupatean Sumedang.pdf 1984.12 KB PDF

Pendekatan Pembelajaran1.ppt 1973.5 KB Power-Point

Modul Kurikulum Dan Pengembangan Materi Pembelajaran.doc 1961.5 KB Ms-Word

Tematik dan pembelajaran terpadu.ppt 1877.5 KB Power-Point

Pembelajaran seni.pdf 1765.13 KB PDF

Pembelajaran 1.doc 1752 KB Ms-Word

18 Rancangan Penilaian Hasil Belajar.ppt 1721 KB Power-Point

Belajar Dari Kearifan Budaya Lokal .doc 1716.5 KB Ms-Word

buku

1 Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 944
2 Fungsi Teori dan State of the Arts dalam Penelitian Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1082
3 Merumuskan Pertanyaan Penelitian (Bahan Kuliah Metodologi Penelitian Program S2 MPI) Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 325
4 Apakah Metode Penelitian Kualitatif Ilmiah? Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 814
5 Triangulasi dalam Penelitian Kualitatif Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1435
6 Nalar Dasar Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1437
7 PHILOSOPHY OF LANGUAGE Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 546
8 How to Start Your Research Project Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 671
9 LANGUAGE AND POWER: A Close Look at Critical Sociolinguistics Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 840
10 Analisis Data Penelitian Kualitatif (Sebuah Pengalaman Empirik) Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 3323
11 Sekilas Tentang Studi Tokoh dalam Penelitian Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 644
12 Jenis dan Metode Penelitian Kualitatif Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1720
13 Jenis dan Metode Penelitian Kualitatif Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 5623
14 DESAIN DAN CONTOH PROSES PENELITIAN KUALITATIF Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 6527
15 MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG STUDI KASUS Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1916
16 Reorientasi Nilai-Nilai Moral dan Agama.ppt Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 602
17 Makna Penelitian bagi Pengembangan Ilmu Pengetahuan Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 610
18 RESEARCH DESIGN: QUANTITATIVE AND QUALITATIVE APPROACH Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 2328
19 Key Phases in Linguistic Study (Further Discussion) Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1195
20 Basic Concepts and the Areas of Sociolinguistics ( Further discussion) Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1339
21 Perbedaan Paradigma Positivism dan Interpretivism Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1645
22 Anatomi Metodologi Penelitian Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 3325
23 Educational Research Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 466
24 Social and Cultural Aspects of Language: Its Implication in Language Teaching Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1469
25 syllabus sociolinguistics & syllabus Reading Comprehension III Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 609
26 WHAT IS SOCIOLINGUISTICS ALL ABOUT? Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 2646
27 WHAT DO SCIENTISTS STUDY? Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 742
28 WILAYAH PENELITIAN PEMBELAJARAN BAHASA Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 860
29 Sociolinguistics Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1508
30 PETA KAJIAN BAHASA Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 579
31 pebedaan paradigma penelitian Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 1046
32 PENGANTAR ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si 5601

bimbingan belajar


Praktis Belajar Kimia Sma X Iman Rahayu.pdf 12816.95 KB PDF

Menuju Pengajaran Bahasa Berbasis Strategi Belajar Implikasi Kajian Strategi Belajar Bahasa Kedua Prof. H. Nuril Huda, M.a., Ph.d..pdf 8497.88 KB PDF

Materi Bimbingan Belajar Pkn Kelas Enam Smt Satu Dan Dua.pdf 6173.66 KB PDF

Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar Dari Keteraturan Menuju Kesemrawutan I Nyoman Sudana Degeng.pdf 4897.46 KB PDF

Keg Belajar Bab Ii..doc 4304 KB Ms-Word

Kata Bijak Ttg Belajar Aktif 3.doc 2057.5 KB Ms-Word

Belajar Dari Kearifan Budaya Lokal .doc 1716.5 KB Ms-Word

Proposal Ptk Penggunaan Media Belajar Multimedia 1519 KB Power-Point

Psikologi Belajar Matematika Diktat.doc 1205 KB Ms-Word

Pedmn bimbingan dan konseling.pdf 1174.21 KB PDF

Penggunaan Metode Karya Wisata Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Agama Islam.doc 1171.5 KB Ms-Word

Bimbingan Karir 2009.ppt 1166.5 KB Power-Point

Bab viii bimbingan dan konseling perkawi 1101.67 KB PDF

Belajar Flash Mx..doc 926 KB Ms-Word

Bimbingan konseling komprehensif 1.ppt 870 KB Power-Point

[2] Belajar Merebut Kekuasaan Belajar Merebut Kekuasaan Di Tingkat Lokal.pdf 862.18 KB PDF

Pengertian Bimbingan Dan Konseling.ppt 815.5 KB Power-Point

Kegiatan Belajar 3.doc 732 KB Ms-Word

Urgensi bimbingan dan konseling.doc 693 KB Ms-Word

Fz4010 pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Dorongan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Anak Kelas Ii.pdf 589.92 KB PDF

Organisasi Belajar Dalam Ekonomi Global.doc 564 KB Ms-Word

[1] Belajar Merebut Kekuasaan Merespon Krisis Ekonomi Dan Politik Elektoral.pdf 536.26 KB PDF

Rc10 pengaruh Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di Smp Dua Mei Ciputat.pdf 525.97 KB PDF

Rc15 profesionalisme Guru Dan Hubungannya Dengan Prestasi Belajar Siswa Di Mts.pdf 505.6 KB PDF

Buku Belajar Dan Pembelajaran.doc 471 KB Ms-Word

Bimbingan belajar 456 final.doc 420.5 KB Ms-Word

Bab Iv Dan V Beban Belajar Dan Penutup.doc 325 KB Ms-Word

08 endang Mulyatiningsih model Evaluasi Keberlanjutan Sd Ke Smp Dalam Rangka Wajib Belajar 9 Tahun.pdf 320.33 KB PDF

Pengembangan aspek kepribadian siswa ole 318.62 KB PDF

Kualitas Empati Dan Intensi Prososial Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling.pdf 313.73 KB PDF

Penerapan Model Pembelajaran Siklus Belajar [learning Cycle] 5e Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Matapelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi.pdf 310.65 KB PDF

Penilaian Hasil Belajar Psikologi Umum Budi Astuti.doc 292 KB Ms-Word

Yanda revisi bimbingan 1.doc 290 KB Ms-Word

Bimbingan Manasik Haji.doc 284 KB Ms-Word

Proposal Ptk Penggunaan Media Belajar Multimedia 272.5 KB Ms-Word

Belajar Dengan Multiple Intelligences Howard Gardner.doc 262 KB Ms-Word

Bimbingan & Kons1.ppt 231 KB Power-Point

Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah.doc 228 KB Ms-Word

22 Media Anak Dan Persepsi Terhadap Bimbingan Media Orang Tua Yohanes Budiarto.doc 218 KB Ms-Word

Belajar Adat Batak.doc 215.5 KB Ms-Word

Rubrik penilaian portofolio guru bimbing 208.5 KB Ms-Word

Pendahuluan Dan Kontrak Belajar Psi Pgmi.ppt 194.5 KB Power-Point

Satuan layanan bimbingan dan konseling.d 194 KB Ms-Word

Kegiatan Belajar 89.doc 190 KB Ms-Word

Panduan pelaksanaan bimbingan teknis1.do 180 KB Ms-Word

permutasi dan kombinasi


Jurnal Kompleksitas Dan Analisis Sandi Linear Algoritma Enkripsi Subtitusi Permutasi Sederhana 128 Bit.pdf Unknown PDF

Permutasi.pdf Unknown PDF

Bab6 permutasi dan kombinasi.pdf Unknown PDF

Pengaruh Terapi Kombinasi Estrogen Dan Progesteron Terhadap Kualitas Hidup Wanita Post Menopause1.doc Unknown Ms-Word

Mutasi Dan Rekombinasi Filetype.pdf Unknown PDF

03 permutasi kombinasi.pdf Unknown PDF

Logika Kombinasi Lengkap.pdf Unknown PDF

Permutasikombinasidangabungan.doc Unknown Ms-Word

P5. Permutasi Dan Kombinasi.ppt Unknown Power-Point

Bonus Kombinasi Nama nama Untuk Bayi Lelaki Dan Perempuan.pdf Unknown PDF

Catatan Yang Ditampilkan

Formulir

Formulir Daftar Peserta Didik Nama Lengkap: NIS: Kelas: Tambah Peserta Daftar Peserta Didik N...