Jarimatika merupakan metode berhitung menggunakan jari tangan ciptaan Tuhan yang berfungsi membudayakan anak didik menyukai matematika.Matematika dikalangan pelajar merupakan pelajaran yang dianggap sulit oleh karena itu diperlukan metode pendekatan terhadap siswa dengan belajar berhitung menggunakan jari tangan seperti yang tetulis di blog saya ini.
MATEMATIKA..!
Satu kata yang pernah bikin aku jadi ilfill kalau mendengarnya, karena sebenarnya aku paling tidak suka pelajaran berhitung, mungkin saking ribetnya x yah!
Walaupun demikian, Alhamdulillah, nilai berhitung waktu sekolah cukup lumayan lah, ga jatuh-jatuh amat! .
Nah untuk sekarang sudah ditemukan berbagai macam metode belajar berhitung yang praktis dan menyenangkan, mulailah orang mengenal Metode Sempoa yang berasal dari China, dengan belajar memahami angka-angka pada biji-biji sempoa, kemudian berkembang lagi penemuan terbaru yang lebih praktis dan efektif yaitu dengan Metode Kumon yang berasal dari Jepang, yaitu suatu metode hitung dengan menghafal biji-biji sempoa itu di dalam otak, sehingga proses hitung-menghitung jauh lebih cepat, dan kini ditemukan lagi sebuah Metode Hitung terbaru Matematika yaitu JARIMATIKA, penemunya adalah seorang Ibu Rumah Tangga asal Depok!!!! Subhanallah…
Apa itu JARIMATIKA?
Jari yah…. Jari! (tau kannnnn, alhamdulillah kita semua dikaruniai Jari-jari yang sehat dan lengkap jumlahnya) sedangkan Matika adalah singkatan dari Matematika, Nah kalau digabung definisi JARIMATIKA itu mempunyai arti Menghitung dengan metode Jari-jari kita. Loh…Apa hebatnya? bukankah menghitung pakai jari itu lumrah?..>Eits…tunggu dulu sobat! kalau sekarang Sobat hitung dan buka semua jari-jari kita jumlahnya adalah 10 buah (ada yang lebih gak???) tapi dengan Metode JARIMATIKA, jumlah jari kita yang 10 buah itu ‘disulap’ menjadi 99 jumlahnya, hm…keajaiban Asmaul Husna rupanya. Kok bisa? yah bisa donk! jadi Jari-jari kanan kita bernilai satuan, dan jari-jari di sebelah kiri kita bernilai Puluhan. Berikut Pemetaan Jari-jari ala Jarimatika :
Tangan Kanan (Satuan)
Jari telunjuk Nilainya adalah 1, kemudian tambah lagi dengan membuka jari disebelahnya yaitu Jari Kanan bernilai 2, Jari manis di urutan ke-3, Jari kelingking di urutan ke-4, kemudian (Nah ini perbedaannya) untuk Menyatakan angka 5, maka buka ibu jari kita seperti ini nah ini bernilai 5, kemudian Buka lagi jari telunjuk disamping Ibu jari tadi, maka nilainya menjadi 6, dibuka lagi seterusnya sampai semua kepalan tangan kita terbuka dan bernilai 9. (Yang paling tinggi 9)…
Nah untuk yang jari-jari di tangan kiri bernilai Puluhan, sama halnya seperti satuan tadi, tinggal ditambahi puluhan saja di belakangnya jadi, kalau kita membuka lebar-lebar ke- 10 jari kita maka totalnya adalah 90 (Jari kiri) dan 9 (jari kanan)…Gitu loh!!! Subhanallah…hebat kan?
Apa bedanya JARIMATIKA dengan SEMPOA atau KUMON????
Perbedaannya adalah terletak pada alat dan Memori otak!, Jika pada metode Sempoa atau Kumon, kita butuh alat hitung terlebih dahulu (Sempoa) dan lalu menghafalkan biji2 sempoa tadi di otak kita, maka yang terjadi adalah pembebanan Memori Otak!.
Sedangkan keunggulan Jarimatika adalah :
* Tidak memerlukan alat hitung, karena sudah dianugerahi oleh ALLAH SWT, Gratis Euy!
* Praktis dan selalu dibawa kemana-mana
* Dijamin tidak akan Disita apalagi diambil sama Ibu/Bapak Guru, jika si anak ketahuan memakai Jari-jari sebagai alat hitungnya pada saat ujian
* Mudah dipelajari dan menyenangkan
* Tidak membebani Memori Otak si anak.
* Ilmu ini mudah dipelajari segala usia, minimal Anak usia 3 Tahun, dan lama belajarnya adalah 1 bulan saja! Kreatif Kan???
Tertarik untuk Belajar JARIMATIKA lebih lanjut??? Hubungi saya
ajah!
Sedangkan untuk kemitraan dan info lebih lengkap hubungi kami
Salah satu upaya mengubah prediksi peserta didik tentang pelajaran matematika susah yaitu dengan cara penanaman konsep berhitung pada anak usia sekolah dasar, misalnya penanaman konsep berhitung cepat dengan metode 10 jari tangan.
Sebagai pengetahuan dasar saya jelaskan cara-cara berhitung dengan metode 10 jari sebagai berikut:
Perkalian 6-10
1. Bukalah telapak kedua tangan anda
2. Ibu jari sebagai angka 6, Jari telunjuk sebagai angka 7, Jari tengah sebagai angka 8, Jari manis sebagai angka 9 dan jari kelingking sebagai angka 10
3. Misalkan perkalian 6 x 6 = ………………..
Caranya: Ibu jari tangan kiri & kanan dilipat
Jari yang tidak terlipat kiri dan kanan dikalikan (jari kiri 4 & jari kanan 4) jadi 4 x 4 = 16
Jari yang terlipat dijumlahkan (jari kiri 1 & jari kanan 1) jadi 1 + 1 = 2
Kemudian 2 ditambahkan pada puluhan angka 16 (2 + 1 = 3) sedangkan angka satuannya tetap 6.
Jadi hasil perkalian 6 x 6 = 36
4. Misal perkalian 6 x 7 =………………….
Caranya: Lipatlah ibu jari sebelah kanan sebagai angka 6, lipatlah ibu jari dan telunjuk sebelah kanan sebagai angka 7. Jari kiri yang tidak terlipat ada 4 sedangkan jari kanan yang tidak terlipat ada 3, kemudian dikalikan (4 x 3 = 12) Jari kiri yang terlipat ada 1 sedangkan jari kanan yang terlipat ada 2, kemudian dijumlahkan (1 + 2 = 3) Jumlahkan angka 3 ke puluhan angka 12 (1 + 3 = 4) sedangkan satuan angka 12 tetap 2. Jadi perkalian 6 x 7 = 42
Mudahkan!!! silahkan mencoba
1 s/d 10
Kenalilah jari-jari anda yaitu dengan cara:hitung dari ibu jari kiri dimulai dengan 1 diakhiri 10 tepat ibu jari kanan anda
Contoh perkalian: 1 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah ibujari kiri anda (sebagai angka 1)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 0 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 9 jari satuan)
hasil 1 x 9 adalah 0 puluhan + 9 satuan
jadi 1 x 9 = 9
Contoh perkalian: 2 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah telunjuk kiri anda (sebagai angka 2)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 1 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 8 jari satuan)
hasil 2 x 9 adalah 1 puluhan + 8 satuan
jadi 2 x 9 = 18
Contoh perkalian: 3 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari tengah kiri anda (sebagai angka 3)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 2 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 7 jari satuan)
hasil 3 x 9 adalah 2 puluhan + 7 satuan
jadi 3 x 9 = 27
Contoh perkalian: 4 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari manis kiri anda (sebagai angka 4)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 3 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 6 jari satuan)
hasil 4 x 9 adalah 3 puluhan + 6 satuan
jadi 4 x 9 = 36
Contoh perkalian: 5 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari kelingking kiri anda (sebagai angka 5)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 4 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 5 jari satuan)
hasil 5 x 9 adalah 4 puluhan + 5 satuan
jadi 5 x 9 = 45
Contoh perkalian: 6 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari kelingking kanan anda (sebagai angka 6)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 5 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 4 jari satuan)
hasil 6 x 9 adalah 5 puluhan + 4 satuan
jadi 6 x 9 = 54
Contoh perkalian: 7 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari manis kanan anda (sebagai angka 7)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 6 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 3 jari satuan)
hasil 7 x 9 adalah 6 puluhan + 3 satuan
jadi 7 x 9 = 63
Contoh perkalian: 8 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari tengah kanan anda (sebagai angka 8)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 7 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 2 jari satuan)
hasil 8 x 9 adalah 7 puluhan + 2 satuan
jadi 8 x 9 = 72
Contoh perkalian: 9 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah jari telunjuk kanan anda (sebagai angka 9)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 8 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 1 jari satuan)
hasil 9 x 9 adalah 8 puluhan + 1 satuan
jadi 9 x 9 = 81
Contoh perkalian: 10 x 9
Langkah-langkah:
Bukalah tangan menghadap anda
Lipatlah ibu jari kanan anda (sebagai angka 10)
Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 9 jari puluhan)
Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 0 jari satuan)
hasil 10 x 9 adalah 9 puluhan + 0 satuan
jadi 10 x 9 = 90
Perkalian 11 s/d 15 dengan jari tangan
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Genggamlah kedua tangan menghadap anda
Hitunglah dari kelingking secara bersama-sama kedua tangan anda dimulai dengan 11 s/d 15 berakhir di ibu jari (pada saat menghitung jari tangan dibuka)
Satu jari terbuka sebagai puluhan diartikan 10
RUMUS PERKALIAN 11 s/d 15
100 + (A1+A2) + A x B
Angka 100 konstan (tetap)
A1 dan A2 jari terbuka sebagai puluhan (dijumlahkan)
A dan B jari terbuka sebagai satuan (dikalikan)
Contoh perkalian 11 x 11
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelingking tangan kiri (sebagai angka 11) dan kelingking tangan kanan anda (sebagai angka 11)
Tangan kiri terbuka 1 “A” (sebagai angka 10 “A1“) & tangan kanan terbuka 1 “B” (sebagai angka 10 “A2“)
hasilnya 100 + (10 + 10) + (1 x 1) = 121
Contoh perkalian 11 x 12
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelingking tangan kiri (sebagai angka 11) dan kelingking & jari manis tangan kanan anda (sebagai angka 12)
Tangan kiri terbuka 1 “A” (sebagai angka 10 “A1“) & tangan kanan terbuka 2 “B” (sebagai angka 20 “A2“)
hasilnya 100 + (10 + 20) + (1 x 2) = 132
Contoh perkalian 15 x 13
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelima jari tangan kiri (sebagai angka 15) dan kelingking, jari manis, jari tengah tangan kiri anda (sebagai angka 13)
Tangan kiri terbuka 5 “A” (sebagai angka 50 “A1“) & tangan kanan terbuka 3 “B” (sebagai angka 30 “A2“)
hasilnya 100 + (50 + 30) + (5 x 3) = 195
Perkalian 16 s/d 20 dengan jari tangan
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Genggamlah kedua tangan menghadap anda
Hitunglah dari kelingking secara bersama-sama kedua tangan anda dimulai dengan 16 s/d 20 berakhir di ibu jari (pada saat menghitung jari tangan dibuka)
Satu jari terbuka sebagai puluhan diartikan 10
RUMUS PERKALIAN 11 s/d 15
200 + 2(A1+A2) + A x B
Angka 200 konstan (tetap)
A1 dan A2 jari terbuka sebagai puluhan (dijumlahkan)
A dan B jari terlipat sebagai satuan (dikalikan)
Contoh perkalian 16 x 19
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelingking tangan kiri (sebagai angka 16) dan kelingking,jari manis,tengah & telunjuk tangan kanan anda (sebagai angka 19)
Tangan kiri terbuka 1 “A” (sebagai angka 10 “A1“) & tangan kanan terbuka 4 “B” (sebagai angka 40 “A2“)
hasilnya 200 + 2(10 + 40) + (1 x 4) = 304
Contoh perkalian 19 x 20
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelingking, jarimanis, tengah & telunjuk pada tangan kiri (sebagai angka 19) dan jari tangan kanan tebuka semua (sebagai angka 20)
Tangan kiri terbuka 4 “A” (sebagai angka 40 “A1“) & tangan kanan terbuka 5 “B” (sebagai angka 20 “A2“)
hasilnya 200 + 2(40 + 50) + (1 x 0) = 380
Contoh perkalian 18 x 17
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelingking, jarimanis & jari tengah tangan kiri (sebagai angka 18) dan kelingking & jari manis tangan kiri anda (sebagai angka 17)
Tangan kiri terbuka 3 “A” (sebagai angka 30 “A1“) & tangan kanan terbuka 2 “B” (sebagai angka 20 “A2“)
hasilnya 200 + 2(30 + 20) + (2 x 3) = 306
Contoh perkalian 16 x 16
Tangan digenggam menghadap anda
Bukalah kelingking tangan kiri (sebagai angka 16) dan kelingking tangan kiri anda (sebagai angka 16)
Tangan kiri terbuka 1 “A” (sebagai angka 10 “A1“) & tangan kanan terbuka 1 “B” (sebagai angka 10 “A2“)
hasilnya 200 + 2(10 + 10) + (4 x 4) = 306
hitung jari cepat contoh 13 x 17
Posted on Maret 23, 2009 | 84 Komentar
Saya hanya heran mengapa hari ini banyak orang mengunjungi blog saya dengan kata kunci dari search engine: “hitung jari cepat contoh 13 x 17″.
Ada apa dengan perkalian 13×17?
Ada apa dengan hitung jari cepat?
Apakah ada hubungannya dengan sempoa jari, jarimatika, jari aritmatika, matematika jari atau yang sejenisnya?
Baiklah saya ingin sedikit berbagi tentang perkalian cepat hitung jari 13 x 17.
1. Cara paling cepat menyelesaikan 13×17 dengan jari kita adalah gunakan jari untuk memencet tombol yang paling tepat pada kalkulator (atau HP atau komputer). Kita akan segera memperoleh hasilnya. Bagaimana jika tidak tersedia kalkulator? Bagaimana jika tidak diijinkan menggunakan kalkulator?
2. Gunakan jari Anda untuk menggerak-gerakan biji-biji sempoa yang tepat. Dengan latihan yang konsisten – mungkin perlu waktu beberapa minggu – akan dapat menyelesaikan perkalian 13×17. Bagaimana jika tidak diijinkan memakai sempoa? Bagaimana jika saya tidak sabar belajar sempoa yang perlu waktu cukup lama?
3. Gunakan rumus-rumus sempoa jari, jari aritmatika, jarimatika, atau yang sejenisnya. Biasanya, untuk perkalian kita akan mengenal beberapa rumus khusus misal perkalian 6 sampai dengan 10, lalu perkalian 11 sampai dengan 15, lalu perkalian 16 sampai dengan 20. Untuk menguasainya mungkin Anda perlu waktu beberapa minggu – mohon bersabar. Itu pun Anda belum menjawab 13×17. Karena 13 masuk kelompok 11 sampai dengan 15 sedangkan 17 masuk kelompok 16 sampai dengan 20. Jangan khawatir, dengan belajar tekun Anda akan berhasil menguasainya.
Bagaimana jika saya tidak sabar untuk belajar begitu lama? Namanya belajar memang harus sabar sampai tercapainya tujuan, bukankah begitu?
4. Mengapa repot-repot sih? Gunakan saja jari-jari kita untuk memegang pensil. Lalu hitung dengan algoritma AlKhawaritzmi bersusun seperti biasa:
13
17
—x
Pasti akan kita peroleh hasilnya kan?
Bagaimana bila saya tidak mau dengan cara yang biasa?
Saya ingin cara yang baru.
5. Bahkan Anda tidak perlu menggunakan jari. Cukup gunakan imajinasi Anda. 13×17 = …
1×2 = 2
3×7 = 21
Jawab: 221 (Selesai!?)
Contoh lain:
23×27 = …
2×3 = 6
3×7 = 21
Jawab: 621
33×37 = …
3×4 = 12
3×7 = 21
Jawab: 1221
43×47 = …
53×57 = ….
6. Dan lain-lain.
Tentu masih banyak cara untuk menyelesaikan perkalian 13×17.
Berpetualanglah…nikmati asyiknya berpetualang dengan matematika. Semangat petualangan matematika inilah yang terus kami kembangkan di APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif.
Minggu, 25 Maret 2012
matematika
Entri Terkini
JARIMATIKA
Jarimatika
PELUANG BISNIS
HITUNG CEPAT PART 4
Berhitung Cepat Part 3
METODE BERHITUNG CEPAT PART 2
METODE BERHITUNG CEPAT
Hello world!
Tautan
Bisnis Online Gratis
Vidio Pembelajaran Matematika
Blogroll
Duta Bisnis School
Vidio Pembelajaran Matematika
WordPress.com
WordPress.org
koleksi
Dangdut Midi
Duta Bisnis School
Koleksi Midi
Vidio Pembelajaran Matematika
Multimedia
Barisan dan deret
Duta Bisnis School
Metode hitung cepat
Vidio Berhitung dengan jari
Vidio Pembelajaran Matematika
Vidio Trik Hitung cepat
PAKET SOAL UN
Paket A soal matematika
PAKET SOAL
PELUANG BISNIS "DBS"
Duta Bisnis School
Vidio Pembelajaran Matematika
Powerpoint matematika
Duta Bisnis School
Tambah Dasar
Vidio Pembelajaran Matematika
Program Aplikasi
Belajar Berhitung
Belajar Perkalian
Duta Bisnis School
Vidio Pembelajaran Matematika
Rumus-Rumus
Duta Bisnis School
Rumus matematika
Statistik
Vidio Pembelajaran Matematika
Situs lain
Duta Bisnis School
Internet GPRS
SEO
Vidio Pembelajaran Matematika
Soal & Pembahasan Matematika
Barisan & Deret
Dimensi Tiga
Duta Bisnis School
Eksponen
Fungsi Komposisi
Fungsi Kuadrat
Integral
Integral Volume & Luas
Limit Fungsi
Lingkaran IPA
Matriks
Peluang
Persamaan Eksponen
Persamaan Garis
Persamaan Lingkaran
Strategi jitu UN
Suku Banyak
Tekhnik Pengintegralan
Vidio Pembelajaran Matematika
JARIMATIKA
Jarimatika
PELUANG BISNIS
HITUNG CEPAT PART 4
Berhitung Cepat Part 3
METODE BERHITUNG CEPAT PART 2
METODE BERHITUNG CEPAT
Hello world!
Tautan
Bisnis Online Gratis
Vidio Pembelajaran Matematika
Blogroll
Duta Bisnis School
Vidio Pembelajaran Matematika
WordPress.com
WordPress.org
koleksi
Dangdut Midi
Duta Bisnis School
Koleksi Midi
Vidio Pembelajaran Matematika
Multimedia
Barisan dan deret
Duta Bisnis School
Metode hitung cepat
Vidio Berhitung dengan jari
Vidio Pembelajaran Matematika
Vidio Trik Hitung cepat
PAKET SOAL UN
Paket A soal matematika
PAKET SOAL
PELUANG BISNIS "DBS"
Duta Bisnis School
Vidio Pembelajaran Matematika
Powerpoint matematika
Duta Bisnis School
Tambah Dasar
Vidio Pembelajaran Matematika
Program Aplikasi
Belajar Berhitung
Belajar Perkalian
Duta Bisnis School
Vidio Pembelajaran Matematika
Rumus-Rumus
Duta Bisnis School
Rumus matematika
Statistik
Vidio Pembelajaran Matematika
Situs lain
Duta Bisnis School
Internet GPRS
SEO
Vidio Pembelajaran Matematika
Soal & Pembahasan Matematika
Barisan & Deret
Dimensi Tiga
Duta Bisnis School
Eksponen
Fungsi Komposisi
Fungsi Kuadrat
Integral
Integral Volume & Luas
Limit Fungsi
Lingkaran IPA
Matriks
Peluang
Persamaan Eksponen
Persamaan Garis
Persamaan Lingkaran
Strategi jitu UN
Suku Banyak
Tekhnik Pengintegralan
Vidio Pembelajaran Matematika
Sabtu, 24 Maret 2012
CARA MENJADI PRIBADI YANG MEMPESONA
Inilah 19 rahasia menjadi pribadi penuh pesona yang kami kembangkan dari pemikiran dr. Yul Iskandar, DSJ., MBAP.,MASRS., PhD. pendiri Yayasan Dharma Graha. Selamat mengikuti!
1. Berubahlah dengan waktu dan tempat !
Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti: merasa bosan, lelah, jenuh, tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia akan tersenyum bersama anda! Menangislah, dan anda akan menangis sendirian! Mutiara kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun.
Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.
2. Carilah kenalan, teman, sahabat, relasi sebanyak-banyaknya !
Sering-seringlah bepergian, menjelajahi dunia. Semakin sering anda bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, maka kepribadian anda akan semakin matang tanpa anda sadari.
3. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.
Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi
langgeng, dan silaturahmi tetap terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata.
4. Hargailah dan nikmatilah alam.
Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang. Dengan menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik, misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar.
http://id-blogku.blogspot.com/2012/03/20-cara-menjadi-pribadi-yang-mempesona.html
5. Hargailah orang lain.
Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa, memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan kita di saat yang tak terduga, percayalah!
6. Jaga tingkah laku.
Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah pertempuran hidup telah kita menangkan.
7. Jangan kekanak-kanakan.
Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam mengambil keputusan secara arif dan bijaksana.
8. Jangan mencari kesalahan orang lain.
Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini.
9. Jangan rendah diri.
Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang manusia pun yang sempurna di muka bumi ini!
10. Jangan sombong.
Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan menandakan kekosongan.
11. Kembangkan minat pada berbagai hal.
Jangan membatasi diri anda, perluas bakat, minat, kemampuan, pengetahuan, dan keahlian anda. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya, sehingga anda akan semakin "bersinar" dan penuh pesona.
12. Selalu baik pada orang lain.
Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di langit akan mencintaimu.
13. Selalu belajar.
Semakin sering anda belajar, maka semakin banyak yang anda ketahui. Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi anda, sehingga anda merasakan nikmatnya berbagi dan indahnya ilmu.
14. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun.
Dengan banyak mengetahui hal yang paling baru, maka anda akan tampil semakin percaya diri dan penuh pesona. Semakin banyak hal baru yang anda tahu, maka akan semakin banyak pula yang mencari dan mengejar anda...yakinlah!
15. Selalu tegap, sigap, dan siap.
Posisi atau postur tubuh anda di dalam berkomunikasi dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri anda yang sebenarnya. Oleh karenanya, milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah pudar!
http://id-blogku.blogspot.com/2012/03/20-cara-menjadi-pribadi-yang-mempesona.html
16. Selalu tersenyum pada orang lain.
Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan.
17. Senang bekerja sama dengan orang lain.
Inilah yang membuat jaringan (network) kita semakin luas, erat, dan kuat.
18. Senang menolong orang lain.
Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga.
http://id-blogku.blogspot.com/2012/03/20-cara-menjadi-pribadi-yang-mempesona.html
19. Terimalah nasib apa adanya.
Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa "badai pasti berlalu" dan "roda itu berputar". Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencaci-maki nasib. Jangan sampai berkata atau menganggap bahwa Allah itu tidak adil! Justru di sinilah letak keadilan-Nya.
CARA MENDEKATI CEWEK
1. Jadilah Pria yang Jujur
Sebagai seorang pria, Anda mungkin pernah mendengar lebih dari sebuah nasihat tentang cara untuk menerobos keluar dari dinding pemalu dan melibatkan perempuan dalam jawaban yg tepat cerdas. Tentu, ini suka berteman bisa berarti baik, tetapi mereka sering lupa bahwa itu tidak mudah untuk mengubah siapa Anda. Anggap saja dalam hal basket. Jika tim Anda tidak memiliki tinggi badan, Anda tidak berulang kali mencoba untuk masuk ke dalam. Tidak, Anda menggunakan kecepatan Anda, passing dan shooting luar untuk mengalahkan kompetisi. Sama halnya dengan kencan: bermain sampai kekuatan Anda, dan Anda akan meningkatkan peluang Anda untuk sukses romantis. Berikut adalah cara untuk melakukan hal itu.
2. Memberi Bantuan
Pastikan untuk memilih topik yang wanita akan merasa bahwa mereka dapat menawarkan bantuan. Dan anda akan menjadi pahlawanya hari ini.
3. Pilih Tempat
Ini jauh lebih mudah untuk bertemu dan berbicara dengan perempuan di tempat-tempat di mana ada sesuatu untuk dibicarakan. Itu sebabnya orang pemalu mungkin akan lebih baik melewatkan klub malam khas Anda atau kafe dan menghadiri tempat dengan percakapan-layak sekitarnya, namun lebih baik jika waktu dan tempat yang lebih indah dan romantis.
4. Hanya Menambahkan Tanda Tanya
Anda mulai mengenal wanita ini dan tiba-tiba Anda tidak bisa memikirkan harus berkata apa. Berikut ini adalah solusi yang mudah. Cobalah bertanya walaupun itu tak penting bagi anda karena hanya sekedar membuka pembicaraan saja.
5. Bawa Wingman/mak comlang Terbaik
Ada orang yang dapat membantu Anda bertemu perempuan ... dan ada pria yang akan melakukan hal yang sebaliknya.
6. Ambil Bertindak atau Kelas Improv
Pertemuan pertama sangat mirip dengan audisi. Dia memainkan perannya; Anda bermain Anda. Dan lebih nyaman dan mampu Anda, semakin baik Anda akan selama pertemuan ini.
7. Mendengarkan dgn perhatian
Apa konsep baru ini! Alih-alih berfokus pada "Apa yang akan saya katakan selanjutnya?" Atau "Bagaimana aku akan membuatnya tertawa?" Hanya memperhatikan apa yang dia bicarakan, dan kemungkinan besar bahwa Anda akan datang dengan respon yang relevan.
8. Mencari Yin untuk Anda Yang
Jika Anda tidak banyak pembicara, seseorang yang yak badai yang mungkin suka menghabiskan waktu dengan Anda. Anda tahu lama "berlawanan menarik" pepatah. Dan bagaimana Katy Perry gumam tentang dirinya Jadilah audiens terbaik yang pernah "potongan puzzle yang hilang.", Dan mempercayai kami, dia akan terus datang kembali untuk lebih.
Rating: 4.5
Senin, 19 Maret 2012
perkalian 9 jari
PERKALIAN SEMBILAN DENGAN JARI
1 s/d 10
Kenalilah jari-jari anda yaitu dengan cara:hitung dari ibu jari kiri dimulai dengan 1 diakhiri 10 tepat ibu jari kanan anda
Contoh perkalian: 1 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah ibujari kiri anda (sebagai angka 1)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 0 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 9 jari satuan)
5. hasil 1 x 9 adalah 0 puluhan + 9 satuan
6. jadi 1 x 9 = 9
Contoh perkalian: 2 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah telunjuk kiri anda (sebagai angka 2)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 1 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 8 jari satuan)
5. hasil 2 x 9 adalah 1 puluhan + 8 satuan
6. jadi 2 x 9 = 18
Contoh perkalian: 3 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari tengah kiri anda (sebagai angka 3)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 2 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 7 jari satuan)
5. hasil 3 x 9 adalah 2 puluhan + 7 satuan
6. jadi 3 x 9 = 27
Contoh perkalian: 4 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari manis kiri anda (sebagai angka 4)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 3 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 6 jari satuan)
5. hasil 4 x 9 adalah 3 puluhan + 6 satuan
6. jadi 4 x 9 = 36
Contoh perkalian: 5 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari kelingking kiri anda (sebagai angka 5)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 4 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 5 jari satuan)
5. hasil 5 x 9 adalah 4 puluhan + 5 satuan
6. jadi 5 x 9 = 45
Contoh perkalian: 6 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari kelingking kanan anda (sebagai angka 6)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 5 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 4 jari satuan)
5. hasil 6 x 9 adalah 5 puluhan + 4 satuan
6. jadi 6 x 9 = 54
Contoh perkalian: 7 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari manis kanan anda (sebagai angka 7)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 6 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 3 jari satuan)
5. hasil 7 x 9 adalah 6 puluhan + 3 satuan
6. jadi 7 x 9 = 63
Contoh perkalian: 8 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari tengah kanan anda (sebagai angka 8)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 7 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 2 jari satuan)
5. hasil 8 x 9 adalah 7 puluhan + 2 satuan
6. jadi 8 x 9 = 72
Contoh perkalian: 9 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari telunjuk kanan anda (sebagai angka 9)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 8 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 1 jari satuan)
5. hasil 9 x 9 adalah 8 puluhan + 1 satuan
6. jadi 9 x 9 = 81
Contoh perkalian: 10 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah ibu jari kanan anda (sebagai angka 10)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 9 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 0 jari satuan)
5. hasil 10 x 9 adalah 9 puluhan + 0 satuan
6. jadi 10 x 9 = 90
1 s/d 10
Kenalilah jari-jari anda yaitu dengan cara:hitung dari ibu jari kiri dimulai dengan 1 diakhiri 10 tepat ibu jari kanan anda
Contoh perkalian: 1 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah ibujari kiri anda (sebagai angka 1)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 0 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 9 jari satuan)
5. hasil 1 x 9 adalah 0 puluhan + 9 satuan
6. jadi 1 x 9 = 9
Contoh perkalian: 2 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah telunjuk kiri anda (sebagai angka 2)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 1 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 8 jari satuan)
5. hasil 2 x 9 adalah 1 puluhan + 8 satuan
6. jadi 2 x 9 = 18
Contoh perkalian: 3 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari tengah kiri anda (sebagai angka 3)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 2 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 7 jari satuan)
5. hasil 3 x 9 adalah 2 puluhan + 7 satuan
6. jadi 3 x 9 = 27
Contoh perkalian: 4 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari manis kiri anda (sebagai angka 4)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 3 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 6 jari satuan)
5. hasil 4 x 9 adalah 3 puluhan + 6 satuan
6. jadi 4 x 9 = 36
Contoh perkalian: 5 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari kelingking kiri anda (sebagai angka 5)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 4 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 5 jari satuan)
5. hasil 5 x 9 adalah 4 puluhan + 5 satuan
6. jadi 5 x 9 = 45
Contoh perkalian: 6 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari kelingking kanan anda (sebagai angka 6)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 5 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 4 jari satuan)
5. hasil 6 x 9 adalah 5 puluhan + 4 satuan
6. jadi 6 x 9 = 54
Contoh perkalian: 7 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari manis kanan anda (sebagai angka 7)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 6 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 3 jari satuan)
5. hasil 7 x 9 adalah 6 puluhan + 3 satuan
6. jadi 7 x 9 = 63
Contoh perkalian: 8 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari tengah kanan anda (sebagai angka 8)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 7 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 2 jari satuan)
5. hasil 8 x 9 adalah 7 puluhan + 2 satuan
6. jadi 8 x 9 = 72
Contoh perkalian: 9 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah jari telunjuk kanan anda (sebagai angka 9)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 8 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 1 jari satuan)
5. hasil 9 x 9 adalah 8 puluhan + 1 satuan
6. jadi 9 x 9 = 81
Contoh perkalian: 10 x 9
Langkah-langkah:
1. Bukalah tangan menghadap anda
2. Lipatlah ibu jari kanan anda (sebagai angka 10)
3. Sebelah kiri jari dilipat sebagai angka puluhan (dalam hal ini sebanyak 9 jari puluhan)
4. Sebelah kanan jari dilipat sebagai angka satuan (dalam hal ini sebanyak 0 jari satuan)
5. hasil 10 x 9 adalah 9 puluhan + 0 satuan
6. jadi 10 x 9 = 90
perkalian cepatddv
MATEMATIKA, ALJABAR, BERHITUNG, TRIK CEPAT BERHITUNG, ANGKA, NOMOR, PENJUMLAHAN, PEMBAGIAN, PERKALIAN, KUADRAT...
Bila ANDA pusing membaca kata-kata tersebut dan bingung bertemu soal dibawah ini :
1. 48 x 67 = ………… atau
2. 2187 / 36 = …………atau
3. 7 / 111 = ………… atau
4. (75)2 = ………… atau
5. 5% dari 444 = …………
BERAPA LAMA WAKTU YANG BISA ANDA KERJAKAN ………
BISAKAH BERHITUNG LEBIH CEPAT DARI KALKULATOR ………
Apakah ada cara mudah untuk berhitung ?
Saya yakin ANDA pernah menanyakan hal ini setidaknya sekali dalam hidup ANDA. Pernahkah ANDA membayangkan mengapa sebagian orang sangat pandai dengan angka sementara yang lain menemukan kesulitan untuk menjumlahkan angka dengan benar.
Tetap tenang dan tersenyumlah !
Karena kami akan memberitahukan sebuah rahasia Matematika Kilat.
Sebelum melangkah lebih lanjut, Kami beritahu ANDA sebuah fakta menarik tentang pikiran kita. Pikiran manusia dirancang untuk sangat malas (Setuja nggak ??) Hal ini membuat pikiran bekerja sangat efisien.
Bingung ? Lanjutkan ya.
Bila ANDA pusing membaca kata-kata tersebut dan bingung bertemu soal dibawah ini :
1. 48 x 67 = ………… atau
2. 2187 / 36 = …………atau
3. 7 / 111 = ………… atau
4. (75)2 = ………… atau
5. 5% dari 444 = …………
BERAPA LAMA WAKTU YANG BISA ANDA KERJAKAN ………
BISAKAH BERHITUNG LEBIH CEPAT DARI KALKULATOR ………
Apakah ada cara mudah untuk berhitung ?
Saya yakin ANDA pernah menanyakan hal ini setidaknya sekali dalam hidup ANDA. Pernahkah ANDA membayangkan mengapa sebagian orang sangat pandai dengan angka sementara yang lain menemukan kesulitan untuk menjumlahkan angka dengan benar.
Tetap tenang dan tersenyumlah !
Karena kami akan memberitahukan sebuah rahasia Matematika Kilat.
Sebelum melangkah lebih lanjut, Kami beritahu ANDA sebuah fakta menarik tentang pikiran kita. Pikiran manusia dirancang untuk sangat malas (Setuja nggak ??) Hal ini membuat pikiran bekerja sangat efisien.
Bingung ? Lanjutkan ya.
perkalian cepatdd
http://id.wikipedia.org/wiki/Aritmetika_cepat
Aritmetika cepat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Aritmatika cepat adalah suatu kemampuan untuk menghitung operasi-operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dengan cepat tanpa bantuan kalkulator bahkan untuk bilangan-bilangan yang nilainya cukup besar.
Daftar isi
[sembunyikan]
• 1 Klasifikasi
o 1.1 Ofensif
o 1.2 Defensif
o 1.3 Menghibur
• 2 Metode horisontal
• 3 Contoh-contoh
o 3.1 Perkalian 9
o 3.2 Perkalian 11
o 3.3 Kuadrat bilangan puluhan berakhir angka 5
o 3.4 Perkalian dan pembagian dengan 10
• 4 Rujukan
[sunting] Klasifikasi
Kemampuan berhitung cepat dapat dibagi ke dalam tiga kategori besar, yaitu:
[sunting] Ofensif
Kategori ini bertujuan untuk mendapatkan hasil dengan cepat, contoh:
perhitungan itu dapat diselesaikan dengan mengetahui bahwa
dan
sehingga
[sunting] Defensif
Kategori ini bertujuan secara cepat memeriksa apakah hasil perhitungan benar atau tidak, sebagai contoh:
Apakah jawaban ini benar? Jawaban tersebut tidak benar karena bilangan 18 habis dibagi 9 dan hasil perkalian dengan 18 juga harus habis dibagi 9. Akan tetapi 1538 tidak habis dibagi 9, hal ini dapat langsung dibuktikan karena penjumlahan bilangan-bilangan pembentuk 1538 tidak habis dibagi sembilan.
BIlangan 17 tidak habis dibagi 9. Jawaban yang benar adalah 1638.
[sunting] Menghibur
Dalam kategori ini aritmatika cepat bertujuan memukau dengan kemampuan untuk mendapatkan suatu hasil sebanyak dengan hasil itu sendiri. Ilustrasi: Pikirkan bilangan tiga digit. Tuliskan kebalikannya (abc --> cba). Dari kedua bilangan itu (bilangan asal dan kebalikannya) kurangkan yang lebih besar dengan yang lebih kecil. Tunjukkan dua digit pertama dari hasil pengurangan tersebut. Digit yang tersisa dapat ditampilkan/ditebak atas informasi ini..
[sunting] Metode horisontal
Metode horisontal adalah ilmu hitung dasar baru yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari metode tradisional/vertikal dan sempoa. Secara umum konsep yang mendasari baik metode horisontal dan metode sempoa adalah sama yaitu konsep asosiasi posisi.
Sebagai contoh:
708^2 = (7^2|| 2*7*8|| 8^2) = (49|| 112 || 64 ) = (49+1 || 12 || 64) = 501264
[sunting] Contoh-contoh
Beberapa contoh perhitungan aritmatika cepat, misalnya:
Perkalian 9.
[sunting] Perkalian 9
Dalam rentang 0 x 9 sampai 9 x 9 dapat dengan cepat diperiksa digit-digitnya apakah hasil yang diperoleh benar. Selain itu dengan menggunakan jari tangan dapat langsung divisualisasikan perkalian dengan sembilan.
[sunting] Perkalian 11
Perkalian bilangan dari 10 hingga 99 dengan 11 dapat dengan cepat diketahui dengan menjumlahkan digitnya dan diletakkan di tengah-tengah kedua digit. Contoh untuk 23 × 11. Penjumlahan kedua digit menghasilkan 5, jadi hasil 23 × 11 adalah 253.
[sunting] Kuadrat bilangan puluhan berakhir angka 5
Bilangan-bilangan seperti 5, 15, 25, .., 95 dapat dengan mudah dihitung hasil kuadratnya dengan menggunakan pola
di mana A = 0, 1, .., 9. Sebagai contoh misalnya
[sunting] Perkalian dan pembagian dengan 10
Perkalian dengan 10 dapat dilakukan dengan mengeser koma ke arah kanan, sedangkan pembagian dengan 10 dengan menggeser koma ke arah kiri. Bila telah sampai ke ujung, tinggal ditambahkan digit 0.
[sunting] Rujukan
Aritmetika cepat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Aritmatika cepat adalah suatu kemampuan untuk menghitung operasi-operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dengan cepat tanpa bantuan kalkulator bahkan untuk bilangan-bilangan yang nilainya cukup besar.
Daftar isi
[sembunyikan]
• 1 Klasifikasi
o 1.1 Ofensif
o 1.2 Defensif
o 1.3 Menghibur
• 2 Metode horisontal
• 3 Contoh-contoh
o 3.1 Perkalian 9
o 3.2 Perkalian 11
o 3.3 Kuadrat bilangan puluhan berakhir angka 5
o 3.4 Perkalian dan pembagian dengan 10
• 4 Rujukan
[sunting] Klasifikasi
Kemampuan berhitung cepat dapat dibagi ke dalam tiga kategori besar, yaitu:
[sunting] Ofensif
Kategori ini bertujuan untuk mendapatkan hasil dengan cepat, contoh:
perhitungan itu dapat diselesaikan dengan mengetahui bahwa
dan
sehingga
[sunting] Defensif
Kategori ini bertujuan secara cepat memeriksa apakah hasil perhitungan benar atau tidak, sebagai contoh:
Apakah jawaban ini benar? Jawaban tersebut tidak benar karena bilangan 18 habis dibagi 9 dan hasil perkalian dengan 18 juga harus habis dibagi 9. Akan tetapi 1538 tidak habis dibagi 9, hal ini dapat langsung dibuktikan karena penjumlahan bilangan-bilangan pembentuk 1538 tidak habis dibagi sembilan.
BIlangan 17 tidak habis dibagi 9. Jawaban yang benar adalah 1638.
[sunting] Menghibur
Dalam kategori ini aritmatika cepat bertujuan memukau dengan kemampuan untuk mendapatkan suatu hasil sebanyak dengan hasil itu sendiri. Ilustrasi: Pikirkan bilangan tiga digit. Tuliskan kebalikannya (abc --> cba). Dari kedua bilangan itu (bilangan asal dan kebalikannya) kurangkan yang lebih besar dengan yang lebih kecil. Tunjukkan dua digit pertama dari hasil pengurangan tersebut. Digit yang tersisa dapat ditampilkan/ditebak atas informasi ini..
[sunting] Metode horisontal
Metode horisontal adalah ilmu hitung dasar baru yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari metode tradisional/vertikal dan sempoa. Secara umum konsep yang mendasari baik metode horisontal dan metode sempoa adalah sama yaitu konsep asosiasi posisi.
Sebagai contoh:
708^2 = (7^2|| 2*7*8|| 8^2) = (49|| 112 || 64 ) = (49+1 || 12 || 64) = 501264
[sunting] Contoh-contoh
Beberapa contoh perhitungan aritmatika cepat, misalnya:
Perkalian 9.
[sunting] Perkalian 9
Dalam rentang 0 x 9 sampai 9 x 9 dapat dengan cepat diperiksa digit-digitnya apakah hasil yang diperoleh benar. Selain itu dengan menggunakan jari tangan dapat langsung divisualisasikan perkalian dengan sembilan.
[sunting] Perkalian 11
Perkalian bilangan dari 10 hingga 99 dengan 11 dapat dengan cepat diketahui dengan menjumlahkan digitnya dan diletakkan di tengah-tengah kedua digit. Contoh untuk 23 × 11. Penjumlahan kedua digit menghasilkan 5, jadi hasil 23 × 11 adalah 253.
[sunting] Kuadrat bilangan puluhan berakhir angka 5
Bilangan-bilangan seperti 5, 15, 25, .., 95 dapat dengan mudah dihitung hasil kuadratnya dengan menggunakan pola
di mana A = 0, 1, .., 9. Sebagai contoh misalnya
[sunting] Perkalian dan pembagian dengan 10
Perkalian dengan 10 dapat dilakukan dengan mengeser koma ke arah kanan, sedangkan pembagian dengan 10 dengan menggeser koma ke arah kiri. Bila telah sampai ke ujung, tinggal ditambahkan digit 0.
[sunting] Rujukan
prestasi
http://dasar-teori.blogspot.com/2011/10/pengertian-prestasi-belajar-matematika.html
Kamis, 20 Oktober 2011
Pengertian Prestasi Belajar Matematika
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 723) disebutkan bahwa, “Matematika adalah ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antara bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah mengenai bilangan”.
Terry Wood (1999: 171) menyatakan bahwa beberapa peneliti seperti Confrey dan Labinowicz telah memperoleh pandangan yang membangun dan berpendapat bahwa siswa akan memahami matematika dengan baik jika siswa dengan aktif terlibat dalam proses pembelajaran matematika.
Matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang harus dikuasai oleh semua siswa karena pelajaran lainnya tidak bisa terlepas dari matematika. (Mary Ann Huntley : 329). Purwoto (2003: 12-13) mengemukakan bahwa, “Matematika adalah pengetahuan tentang pola keteraturan pengetahuan tentang struktur yang terorganisasi mulai dari unsur-unsur yang tidak didefinisikan ke unsur-unsur yang didefinisikan ke aksioma dan postulat dan akhirnya ke dalil”.
Sedangkan R. Soejadi (2000: 11) mengemukakan bahwa ada beberapa definisi dari matematika, yaitu sebagai berikut:
1) Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak dan terorganisir secara sistematik.
2) Matematika adalah pengetahuan tentang bilangan dan kalkulasi.
3) Matematika adalah pengetahuan tentang penalaran logik dan berhubungan dengan bilangan.
4) Matematika adalah pengetahuan tentang fakta-fakta kuantitatif dan masalah tentang ruang dan bentuk.
5) Matematika adalah pengetahuan tentang struktur-struktur yang logik.
6) Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat.
Michael J. Lawson (2000: 26) menyatakan bahwa tujuan utama dari pembelajaran matematika adalah untuk menemukan jalan yang memberikan harapan siswa untuk melakukan banyak peranan dengan kecakapan, mengadakan percobaan dengan atau menggunakan ide-ide secara matematis dan prosedural yang dimasukkan dalam kurikulum sekolah.
Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak tentang bilangan, kalkulasi, penalaran, logik, fakta-fakta kuantitatif, masalah ruang dan bentuk, aturan-aturan yang ketat, dan pola keteraturan serta tentang struktur yang terorganisir.
Berdasarkan pengertian prestasi belajar dan matematika yang telah diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar matematika pada penelitian ini adalah hasil yang telah dicapai siswa dalam proses belajar matematika yang menghasilkan perubahan pada diri seseorang berupa penguasaan, ketrampilan, dan kecakapan baru yang dinyatakan dengan symbol, angka, atau, huruf
Kamis, 20 Oktober 2011
Pengertian Prestasi Belajar Matematika
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 723) disebutkan bahwa, “Matematika adalah ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antara bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah mengenai bilangan”.
Terry Wood (1999: 171) menyatakan bahwa beberapa peneliti seperti Confrey dan Labinowicz telah memperoleh pandangan yang membangun dan berpendapat bahwa siswa akan memahami matematika dengan baik jika siswa dengan aktif terlibat dalam proses pembelajaran matematika.
Matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang harus dikuasai oleh semua siswa karena pelajaran lainnya tidak bisa terlepas dari matematika. (Mary Ann Huntley : 329). Purwoto (2003: 12-13) mengemukakan bahwa, “Matematika adalah pengetahuan tentang pola keteraturan pengetahuan tentang struktur yang terorganisasi mulai dari unsur-unsur yang tidak didefinisikan ke unsur-unsur yang didefinisikan ke aksioma dan postulat dan akhirnya ke dalil”.
Sedangkan R. Soejadi (2000: 11) mengemukakan bahwa ada beberapa definisi dari matematika, yaitu sebagai berikut:
1) Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak dan terorganisir secara sistematik.
2) Matematika adalah pengetahuan tentang bilangan dan kalkulasi.
3) Matematika adalah pengetahuan tentang penalaran logik dan berhubungan dengan bilangan.
4) Matematika adalah pengetahuan tentang fakta-fakta kuantitatif dan masalah tentang ruang dan bentuk.
5) Matematika adalah pengetahuan tentang struktur-struktur yang logik.
6) Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat.
Michael J. Lawson (2000: 26) menyatakan bahwa tujuan utama dari pembelajaran matematika adalah untuk menemukan jalan yang memberikan harapan siswa untuk melakukan banyak peranan dengan kecakapan, mengadakan percobaan dengan atau menggunakan ide-ide secara matematis dan prosedural yang dimasukkan dalam kurikulum sekolah.
Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak tentang bilangan, kalkulasi, penalaran, logik, fakta-fakta kuantitatif, masalah ruang dan bentuk, aturan-aturan yang ketat, dan pola keteraturan serta tentang struktur yang terorganisir.
Berdasarkan pengertian prestasi belajar dan matematika yang telah diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar matematika pada penelitian ini adalah hasil yang telah dicapai siswa dalam proses belajar matematika yang menghasilkan perubahan pada diri seseorang berupa penguasaan, ketrampilan, dan kecakapan baru yang dinyatakan dengan symbol, angka, atau, huruf
perkalian cepatee
TERIK BERHITUNG
1. Perkalian 9, 99, atau 999
Mengalikan dengan 9 sebenarnya adalah mengalikan dengan 10-1.
Jadi, 9×9 sama saja dengan 9 x (10-1) = 9×10-9 = 90-9 = 81.
Ayo coba contoh yang lebih sulit:
46×9 = 46× (10-1) = 460-46 = 414.
Satu contoh lagi:
68×9 = 680-68 = 612.
Untuk perkalian 99, artinya kita mengalikan dengan 100-1.
Jadi, 46×99 = 46 x (100-1) = 4600-46 = 4554.
Kalo udah gitu, kalian semua pasti tahu bahwa perkalian 999 sama dengan perkalian 1000-1
38×999 = 38 x (1000-1) = 38000-38 = 37962.
Masih bisa ngikuti? ayo kita lanjut
2. Perkalian 11
Perkalian 11 artinya kita menjumlahkan sepasang angka, kecuali bagi angka yang ada di bagian ujung
Lebih jelasnya gw jelasin di bawah ini :
untuk perkalian 436 dengan 11 mulailah dari kanan ke kiri (selalu dari kanan ke kiri ya)
Pertama tulis 6 lalu jumlahkan 6 dengan angka di sebelahnya yaitu 3 sehingga didapatkan angka 9
Tuliskan 9 disebelah kiri 6.
Lalu jumlahkan 3 dengan 4 untuk mendapat angka 7. Tuliskan angka 7.
Terakhir tuliskan angka yang paling kiri yaitu 4.
Jadi, 436×11 = 4796.
Ayo kita buat contoh yang lebih sulit: 3254×11.
(3)(3+2)(2+5)(5+4)(4) = 35794.
Ingat selalu mulai dari kanan ke kiri yak!
Sekarang contoh yang lebih sulit lagi: 4657×11.
(4)(4+6)(6+5)(5+7)(7).
Mulai dari kanan tuliskan angka 7.
Lalu 5+7=12.
Tuliskan 2 dan simpan angka 1.
6+5 = 11, tambah 1 yang tadi kita simpan = 12.
Sekali lagi tuliskan 2 dan simpan 1.
4+6 = 10, tambah 1 yang tadi kita simpan = 11.
So, tuliskan 1 dan simpan 1.
Terakhir angka paling kiri, 4, tambahkan dengan 1 yang tadi kita simpan.
Jadilah, 4657×11 = 51227 .
Hehehe, mantepkan? ini masih ga terlalu sulit...ayo jalan lagi
3. Perkalian 5, 25, or 125
Perkalian dengan 5 sama saja mengalikan dengan 10 lalu di bagi 2, CATATAN : Untuk perkalian dengan 10 cukup tambahkan 0 di dibagian belakang angka
Contoh : 1000 x 5 = 5000
Lagi, 12×5 = (12×10)/2 = 120/2 = 60.
Contoh yang lain:
64×5 = 640/2 = 320.
Juga, 4286×5 = 42860/2 = 21430.
Untuk perkalian 25, sama saja kita kalikan dengan 100 (tambahkan dua angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 4. CATATAN : Untuk pembagian dengan 4, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak dua kali
64×25 = 6400/4 = 3200/2 = 1600.
58×25 = 5800/4 = 2900/2 = 1450.
Untuk perkalian 125, sama saja kita kalikan dengan 1000 (tambahkan tiga angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 8. CATATAN : Untuk pembagian dengan 8, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak tiga kali
32×125 = 32000/8 = 16000/4 = 8000/2 = 4000.
48×125 = 48000/8 = 24000/4 = 12000/2 = 6000.
Mudah kan? hehehe melangkah lagi!
4. Mengalikan dua bilangan yang mempunyai selisih 2, 4, atau 6
Untuk perkalian seperti ini gw langsung kasi contoh ya
Ambil contoh : 12×14. (14 - 12 = 2...jadi metode ini bisa dipakai)
Pertama kita cari angka tengah antara 12 dan 14...So,
12
13
14
(artinya 13 adalah angka tengah), berikutnya kita tinggal membuat perkalian 13 x 13 lalu di kurangi 1...
12×14 = (13×13)-1 = 168.
16×18 = (17×17)-1 = 288.
99×101 = (100×100)-1 = 10000-1 = 9999
Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 4, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya...buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 4,
Ok ini contohnya :
11×15 = (13×13)-4 = 169-4 = 165.
13×17 = (15×15)-4 = 225-4 = 221.
Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 6, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya...buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 9,
Ok ini contohnya :
12×18 = (15×15)-9 = 216.
17×23 = (20×20)-9 = 391.
Hehehe...trik ini bisa di pakai bukan hanya untuk belasan tapi bisa sampai ribuan...
Masih ada trik lagi....ntar gw sambung...
Tengkyu all
Naaah sudah makan...sudah kenyang...sekarang kita sambung lagi pelajaran kita....hehehehehe
5. Pemangkatan bilangan puluhan yang berakhiran 5
Untuk yang ini bener2 gampang kok..
Contoh kita mau ngitung berapakah 35 x 35
Kita tinggal mengalikan 3 x 4 = 12 (angka 4 di dapat dari 3 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 35 x 35 = 1225
Mudahkan?
Contoh lagi : 65 x 65
Kalikan 6 x 7 = 42 (angka 7 di dapat dari 6 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 65 x 65 = 4225
Dari situ kita tahu bahwa pemangkatan bilangan puluhan berakhiran 5 pasti angka belakangnya 25
So 85 x 85 = 7225 (tahukan dari mana dapetinnya?)
6. Perkalian puluhan dimana digit pertama adalah sama dan jumlah digit kedua adalah 10
Contohnya kita ingin mengalikan 42 x 48...
Disini terlihat bahwa digit pertama puluhan di atas adalah sama yaitu 4
sedangkan jumlah dari digit kedua adalah 2 + 8 = 10
Cara cepatnya sederhana saja :
Kita kalikan 4 dengan 4+1 Jadi gini hasilnya 4 x (4+1) = 4 x 5 = 20
Tuliskan angka 20
Lanjut lagi kalikan 2 dengan 8 Jadi gini hasilnya 2 x 8 = 16
Tuliskan angka 16
Jadilah 42 x 48 = 2016
Gampang kan? contoh lagi
64 x 66
Kita buat
6 x (6+1) = 6 x 7 = 42
6 x 4 = 24
Hasilnya
64 x 66 = 4224
Masih bingung?
Contoh lagi :
83 x 87
Rumusnya
8 x (8+1) = 8 x 9 = 72
3 x 7 = 21
Hasilnya
83 x 87 = 7221
Ok bro and sis? hehehehe ajarkan ini ke putra putri anda
Nah untuk yang berikut ini agak sedikit rumit...tapi kalo disimak bisa kok bro
7. Pemangkatan Puluhan
Ini perlu sedikit konsentrasi
Ambil contoh kita ingin melakukan pemangkatan 58 alias 58 x 58
Langkah 1 :
Kalikan 5 dengan 5, 5 x 5 = 25
Kalikan 8 dengan 8, 8 x 8 = 64
Tuliskan ke dua hasil tadi dan jadilah 2564
Langkah 2 :
Kalikan 5 dengan 8 = 40
Gandakan hasil tersebut, 40 x 2 = 80
Tambahkan 1 angka 0, jadilah 800
Langkah 3 :
Jumlahkan 2564 dengan 800, 2564 + 800 = 3364
Itulah hasilnya
58 x 58 = 3364
Hehehe....masih bingung?
yuk contoh lagi yuk
32 x 32
Langkah 1 :
3 x 3 = 9 ----> tapi tuliskan 09 ya supaya 2 digit bisa tercipta
2 x 4 = 4 ----> tapi tuliskan 04 ya supaya 2 digit bisa tercipta
Kedua hasil di tulis menjai 0904
Langkah 2 :
3 x 2 = 6 GANDAKAN 6 x 2 = 12
Tambahkan satu 0 dibelakangnya dan jadilah 120
Langkah 3 :
120 + 0904 ----> artinya 120 + 904 = 1024
Itulah hasilnya
32 x 32 = 1024
Mantep kan?
Mau coba lagi?
Boleh!
67 x 67
6 x 6 = 36
7 x 7 = 49
3649
6 x 7 x 2 = 84 tambah satu 0 jadi 840
3649 + 840 = 4489
Sehingga 67 x 67 = 4489
TOP!
Masih ada lagi ....
tapi gw kerja dulu ya coy...
hehehehe see ya
8. Kalikan dengan 2, bagi dengan 2
Kalau anak2 kita mengalami kesulitan pengalian yang besar kita bisa ajarkan ke mereka untuk membagi dengan 2 dan mengalikan dengan 2
Ini contohnya : kita ingin mengalikan 14 x 16
Maka yang kita lakukan adalah...kalikan salah satu (antara 14 atau 16) dengan 2, dan bagikan salah satu (14 atau 16) dengan 2, hingga kita mendapatkan perkalian yang mudah
14×16 = 28×8 = 56×4 = 112×2 = 224.
Contoh lain: 12×15 = 6×30 = 180
48×17 = 24×34 = 12×68 = 6×136 = 3×272 = 816.
Pada dasarnya lebih mudah menghitung 6 x 30 dari pada 12 x 15 kan?
Lebih mudah menghitung 122 x 2 dari pada 14 x 16
1. Perkalian 9, 99, atau 999
Mengalikan dengan 9 sebenarnya adalah mengalikan dengan 10-1.
Jadi, 9×9 sama saja dengan 9 x (10-1) = 9×10-9 = 90-9 = 81.
Ayo coba contoh yang lebih sulit:
46×9 = 46× (10-1) = 460-46 = 414.
Satu contoh lagi:
68×9 = 680-68 = 612.
Untuk perkalian 99, artinya kita mengalikan dengan 100-1.
Jadi, 46×99 = 46 x (100-1) = 4600-46 = 4554.
Kalo udah gitu, kalian semua pasti tahu bahwa perkalian 999 sama dengan perkalian 1000-1
38×999 = 38 x (1000-1) = 38000-38 = 37962.
Masih bisa ngikuti? ayo kita lanjut
2. Perkalian 11
Perkalian 11 artinya kita menjumlahkan sepasang angka, kecuali bagi angka yang ada di bagian ujung
Lebih jelasnya gw jelasin di bawah ini :
untuk perkalian 436 dengan 11 mulailah dari kanan ke kiri (selalu dari kanan ke kiri ya)
Pertama tulis 6 lalu jumlahkan 6 dengan angka di sebelahnya yaitu 3 sehingga didapatkan angka 9
Tuliskan 9 disebelah kiri 6.
Lalu jumlahkan 3 dengan 4 untuk mendapat angka 7. Tuliskan angka 7.
Terakhir tuliskan angka yang paling kiri yaitu 4.
Jadi, 436×11 = 4796.
Ayo kita buat contoh yang lebih sulit: 3254×11.
(3)(3+2)(2+5)(5+4)(4) = 35794.
Ingat selalu mulai dari kanan ke kiri yak!
Sekarang contoh yang lebih sulit lagi: 4657×11.
(4)(4+6)(6+5)(5+7)(7).
Mulai dari kanan tuliskan angka 7.
Lalu 5+7=12.
Tuliskan 2 dan simpan angka 1.
6+5 = 11, tambah 1 yang tadi kita simpan = 12.
Sekali lagi tuliskan 2 dan simpan 1.
4+6 = 10, tambah 1 yang tadi kita simpan = 11.
So, tuliskan 1 dan simpan 1.
Terakhir angka paling kiri, 4, tambahkan dengan 1 yang tadi kita simpan.
Jadilah, 4657×11 = 51227 .
Hehehe, mantepkan? ini masih ga terlalu sulit...ayo jalan lagi
3. Perkalian 5, 25, or 125
Perkalian dengan 5 sama saja mengalikan dengan 10 lalu di bagi 2, CATATAN : Untuk perkalian dengan 10 cukup tambahkan 0 di dibagian belakang angka
Contoh : 1000 x 5 = 5000
Lagi, 12×5 = (12×10)/2 = 120/2 = 60.
Contoh yang lain:
64×5 = 640/2 = 320.
Juga, 4286×5 = 42860/2 = 21430.
Untuk perkalian 25, sama saja kita kalikan dengan 100 (tambahkan dua angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 4. CATATAN : Untuk pembagian dengan 4, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak dua kali
64×25 = 6400/4 = 3200/2 = 1600.
58×25 = 5800/4 = 2900/2 = 1450.
Untuk perkalian 125, sama saja kita kalikan dengan 1000 (tambahkan tiga angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 8. CATATAN : Untuk pembagian dengan 8, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak tiga kali
32×125 = 32000/8 = 16000/4 = 8000/2 = 4000.
48×125 = 48000/8 = 24000/4 = 12000/2 = 6000.
Mudah kan? hehehe melangkah lagi!
4. Mengalikan dua bilangan yang mempunyai selisih 2, 4, atau 6
Untuk perkalian seperti ini gw langsung kasi contoh ya
Ambil contoh : 12×14. (14 - 12 = 2...jadi metode ini bisa dipakai)
Pertama kita cari angka tengah antara 12 dan 14...So,
12
13
14
(artinya 13 adalah angka tengah), berikutnya kita tinggal membuat perkalian 13 x 13 lalu di kurangi 1...
12×14 = (13×13)-1 = 168.
16×18 = (17×17)-1 = 288.
99×101 = (100×100)-1 = 10000-1 = 9999
Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 4, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya...buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 4,
Ok ini contohnya :
11×15 = (13×13)-4 = 169-4 = 165.
13×17 = (15×15)-4 = 225-4 = 221.
Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 6, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya...buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 9,
Ok ini contohnya :
12×18 = (15×15)-9 = 216.
17×23 = (20×20)-9 = 391.
Hehehe...trik ini bisa di pakai bukan hanya untuk belasan tapi bisa sampai ribuan...
Masih ada trik lagi....ntar gw sambung...
Tengkyu all
Naaah sudah makan...sudah kenyang...sekarang kita sambung lagi pelajaran kita....hehehehehe
5. Pemangkatan bilangan puluhan yang berakhiran 5
Untuk yang ini bener2 gampang kok..
Contoh kita mau ngitung berapakah 35 x 35
Kita tinggal mengalikan 3 x 4 = 12 (angka 4 di dapat dari 3 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 35 x 35 = 1225
Mudahkan?
Contoh lagi : 65 x 65
Kalikan 6 x 7 = 42 (angka 7 di dapat dari 6 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 65 x 65 = 4225
Dari situ kita tahu bahwa pemangkatan bilangan puluhan berakhiran 5 pasti angka belakangnya 25
So 85 x 85 = 7225 (tahukan dari mana dapetinnya?)
6. Perkalian puluhan dimana digit pertama adalah sama dan jumlah digit kedua adalah 10
Contohnya kita ingin mengalikan 42 x 48...
Disini terlihat bahwa digit pertama puluhan di atas adalah sama yaitu 4
sedangkan jumlah dari digit kedua adalah 2 + 8 = 10
Cara cepatnya sederhana saja :
Kita kalikan 4 dengan 4+1 Jadi gini hasilnya 4 x (4+1) = 4 x 5 = 20
Tuliskan angka 20
Lanjut lagi kalikan 2 dengan 8 Jadi gini hasilnya 2 x 8 = 16
Tuliskan angka 16
Jadilah 42 x 48 = 2016
Gampang kan? contoh lagi
64 x 66
Kita buat
6 x (6+1) = 6 x 7 = 42
6 x 4 = 24
Hasilnya
64 x 66 = 4224
Masih bingung?
Contoh lagi :
83 x 87
Rumusnya
8 x (8+1) = 8 x 9 = 72
3 x 7 = 21
Hasilnya
83 x 87 = 7221
Ok bro and sis? hehehehe ajarkan ini ke putra putri anda
Nah untuk yang berikut ini agak sedikit rumit...tapi kalo disimak bisa kok bro
7. Pemangkatan Puluhan
Ini perlu sedikit konsentrasi
Ambil contoh kita ingin melakukan pemangkatan 58 alias 58 x 58
Langkah 1 :
Kalikan 5 dengan 5, 5 x 5 = 25
Kalikan 8 dengan 8, 8 x 8 = 64
Tuliskan ke dua hasil tadi dan jadilah 2564
Langkah 2 :
Kalikan 5 dengan 8 = 40
Gandakan hasil tersebut, 40 x 2 = 80
Tambahkan 1 angka 0, jadilah 800
Langkah 3 :
Jumlahkan 2564 dengan 800, 2564 + 800 = 3364
Itulah hasilnya
58 x 58 = 3364
Hehehe....masih bingung?
yuk contoh lagi yuk
32 x 32
Langkah 1 :
3 x 3 = 9 ----> tapi tuliskan 09 ya supaya 2 digit bisa tercipta
2 x 4 = 4 ----> tapi tuliskan 04 ya supaya 2 digit bisa tercipta
Kedua hasil di tulis menjai 0904
Langkah 2 :
3 x 2 = 6 GANDAKAN 6 x 2 = 12
Tambahkan satu 0 dibelakangnya dan jadilah 120
Langkah 3 :
120 + 0904 ----> artinya 120 + 904 = 1024
Itulah hasilnya
32 x 32 = 1024
Mantep kan?
Mau coba lagi?
Boleh!
67 x 67
6 x 6 = 36
7 x 7 = 49
3649
6 x 7 x 2 = 84 tambah satu 0 jadi 840
3649 + 840 = 4489
Sehingga 67 x 67 = 4489
TOP!
Masih ada lagi ....
tapi gw kerja dulu ya coy...
hehehehe see ya
8. Kalikan dengan 2, bagi dengan 2
Kalau anak2 kita mengalami kesulitan pengalian yang besar kita bisa ajarkan ke mereka untuk membagi dengan 2 dan mengalikan dengan 2
Ini contohnya : kita ingin mengalikan 14 x 16
Maka yang kita lakukan adalah...kalikan salah satu (antara 14 atau 16) dengan 2, dan bagikan salah satu (14 atau 16) dengan 2, hingga kita mendapatkan perkalian yang mudah
14×16 = 28×8 = 56×4 = 112×2 = 224.
Contoh lain: 12×15 = 6×30 = 180
48×17 = 24×34 = 12×68 = 6×136 = 3×272 = 816.
Pada dasarnya lebih mudah menghitung 6 x 30 dari pada 12 x 15 kan?
Lebih mudah menghitung 122 x 2 dari pada 14 x 16
perkalian cepate
Originally Posted by Zainnuril
nih gan ane tambahin buat perkalian 9..
siapin 10 jari:
(IIIII) (IIIII) < anggap itu tangan, pas tuh 10 jari
misalkan ada perkalian 9 x 7=?
caranya gampangg!!!! cuma di tekuk jadi yang ke 7, karna 9 dikali 7, kalo 9 dikali 8, ya jari ke 8 yang ditekuk
(IIIII) (IIIII)
disebalah kiri jari yang ditekuk itu puluhan yang sebelah kanan satuan
jadi 9 x 7 = 63, nih liat
(IIIII) (IIIII)
yang merah puluhan.. yang biru satuan, yang ijo itu jari ke 7
-Update lagi - by Zainnuril
Quote:
Originally Posted by Zainnuril
Nih Gan Perkalian 9 Lagi, 1 Detik Langsung Bisa jawab!!!
Misalnyaaaa 9 x 7
Quote:
Cukup Liat angka yang dikalikan sama 9, dari soal diatas kan angka 7 tuh yang dikaliin 9.. jadi jawabnya kaya gini nih
Quote:
Jawab:
70 - 7 = 63 .. kok bisa 70 -7???? kan udah gue bilang kalo yang diliat angka yang di kali 9. kalo 9 x 5 = 50 - 5 . 9 x 2 = 20 - 2 . 9 x 9 = 90 - 9
gampaaang kaaann
Quote:
Originally Posted by Divine210
perkalian 11
misal
11x21=231
11x54=594
caranya jumlahin aja 2 angka yg di kaliin sama 11, trus hasilnya taro di tengah",
gini
11x21=231
jadi 2+1 dijumlahin=3
trus 3 nya taro di antara 2 sama 1= jadi 231 dehh
contoh lain:
11x54=594
5+4=9, taro ditengah" angka 5 sama 4,, ketemu deh hasilnya
mau share ajah,, mohon mangap kalo salah/ repost
tapi setau ane ni cuma berlaku sama angka2 yg kalo di jumlahin kurang dari 10
misal 3+2, 7+2, 6+1,.....dst
kalo yg dijumlahin lebih dr sepuluh ane gk tw dah bs ap gak,,
nih gan ane tambahin buat perkalian 9..
siapin 10 jari:
(IIIII) (IIIII) < anggap itu tangan, pas tuh 10 jari
misalkan ada perkalian 9 x 7=?
caranya gampangg!!!! cuma di tekuk jadi yang ke 7, karna 9 dikali 7, kalo 9 dikali 8, ya jari ke 8 yang ditekuk
(IIIII) (IIIII)
disebalah kiri jari yang ditekuk itu puluhan yang sebelah kanan satuan
jadi 9 x 7 = 63, nih liat
(IIIII) (IIIII)
yang merah puluhan.. yang biru satuan, yang ijo itu jari ke 7
-Update lagi - by Zainnuril
Quote:
Originally Posted by Zainnuril
Nih Gan Perkalian 9 Lagi, 1 Detik Langsung Bisa jawab!!!
Misalnyaaaa 9 x 7
Quote:
Cukup Liat angka yang dikalikan sama 9, dari soal diatas kan angka 7 tuh yang dikaliin 9.. jadi jawabnya kaya gini nih
Quote:
Jawab:
70 - 7 = 63 .. kok bisa 70 -7???? kan udah gue bilang kalo yang diliat angka yang di kali 9. kalo 9 x 5 = 50 - 5 . 9 x 2 = 20 - 2 . 9 x 9 = 90 - 9
gampaaang kaaann
Quote:
Originally Posted by Divine210
perkalian 11
misal
11x21=231
11x54=594
caranya jumlahin aja 2 angka yg di kaliin sama 11, trus hasilnya taro di tengah",
gini
11x21=231
jadi 2+1 dijumlahin=3
trus 3 nya taro di antara 2 sama 1= jadi 231 dehh
contoh lain:
11x54=594
5+4=9, taro ditengah" angka 5 sama 4,, ketemu deh hasilnya
mau share ajah,, mohon mangap kalo salah/ repost
tapi setau ane ni cuma berlaku sama angka2 yg kalo di jumlahin kurang dari 10
misal 3+2, 7+2, 6+1,.....dst
kalo yg dijumlahin lebih dr sepuluh ane gk tw dah bs ap gak,,
Langganan:
Komentar (Atom)
Catatan Yang Ditampilkan
Formulir
Formulir Daftar Peserta Didik Nama Lengkap: NIS: Kelas: Tambah Peserta Daftar Peserta Didik N...
-
Formulir Daftar Peserta Didik Nama Lengkap: NIS: Kelas: Tambah Peserta Daftar Peserta Didik N...
-
Sejarah Ilmu Matematika Kata "matematika" berasal dari kata μάθημα(máthema) dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai ...
-
Soal No. 1 Diberikan 4 buah garis dalam koordinat cartesius seperti terlihat pada gambar berikut. Tentukan gradien dari keempat garis ...