Jumat, 03 Februari 2012

kumpulan puisi-puisi


Temukan Cinta Anda


Bila anda tak mencintai pekerjaan anda,
maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana.
Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu.
Dan, pekerjaanpun menjadi menggembirakan.
Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda,
maka cintailah suasana dan gedung kerja anda
. Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerja
dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.
Bila toh anda juga tak bisa melakukannya,
cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja anda
. Perjalanan yang menyenangkan menjadi tujuan tampak menyenangkan juga.
Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana,
maka cintai apapun yang bisa anda cintai dari kerja anda :
tanaman penghias meja, cicak diatas dinding,
atau gumpalan awan dari balik jendela.
Apa saja. Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda,
maka mengapa anda ada di situ?
Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan.
Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai,
lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sekali.
Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.










Jika Tuhan Membawa Engkau Kepada Cinta...

Ce        : Mengapa kamu menyukai saya?
Co       : Saya tidak dapat menjelaskan alasannya Tetapi saya sungguh menyukai engkau
Ce        : Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan kepada saya Bagaimana kamu dapat berkata menyukai saya?
Bagaimana kamu dapat berkata kamumencintai saya?
Co       : Saya sungguh tidak tahu alasannya,tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya mencintai kamu.
Ce        : Bukti? Tidak!Saya mau kamu menjelaskan alasannya.Pacar kawan saya dapat berkata kepada kawan saya bahwa dia mencintai kawan saya, tetapi kamu tidak dapat!
Co : Ok ok!!!Hmm karena kamu cantik,karena suaramu enak didengar,karena kamu penuh perhatian,karena kamu mengasihi,
karena kamu bijaksana,karena senyummu,karena setiap gerakanmu
Sayangnya, beberapa hari kemudian,sang cewek mengalami kecelakaan dan mengalami koma.Sang cowok kemudian menaruh surat di sisinya,dan isinya sebagai berikut:
Kekasihku,
Karena suaramu yang merdu saya mencintaimu.
Sekarang dapatkah kamu berbicara?
Tidak!
Oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.
Karena kamu penuh perhatian dan peduli
maka saya menyukaimu.
Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya,
oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu
Karena senyummu, karena setiap gerakanmu
maka saya mencintaimu
Sekarang dapatkah kamu tersenyum?
Dapatkah kamu bergerak?
Tidak!
Karena itu saya tak dapat mencintaimu..
Jika cinta memerlukan alasan,
seperti sekarang,
maka tidak ada alasan lagi
bagi saya untuk mencintai engkau lagi.
Apakah cinta memerlukan alasan?
TIDAK!
Oleh karena itu, saya masih tetap mencintaimu
dan cinta tidak memerlukan alasan
Ketika mencintai seseorang
jangan pernah menyesal dengan apa yang pernah kamu lakukan
menyesallah terhadap apa yang tidak pernah kamu tidak lakukan.
Jika Tuhan membawa engkau kepada cinta..
Dia akan memampukan engkau untuk bisa mengatasinya

Love = Waiting 4 A Bus.

Cinta itu sama seperti orang yg sedang menunggu bisSebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh!
Aku tunggu bis berikutnya aja deh."Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,"Aduh bisnya kurang asik nih,
nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,
tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Waktu terus berlalu,
kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang,
kamu sudah tak sabar,
kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang ss tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.
Moral dari cerita ini :
sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal'
untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.
Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai
keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon',
tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di
depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.
Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.
tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,
semuanya bergantung pada keputusanmu.
Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu,
dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti,
kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong,kamu sukai dan bisa kamu percayai,dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,
kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di
depanmu,
agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.Karena menemukan yang seperti itu
adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.
Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)

Laki-Laki Sejati

Aku bertanya pada Bunda, bagaimana memilih Lelaki Sejati ?
Bunda menjawab, Nak..........
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat
bekerja,
Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
Tetapi dari hati yang ada dibalik itu
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja,
Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari barbel yang dibebankan,
Tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,
Tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca
-          So Jangan Sampai Salah Memilih Yach!!! –

Cinta Dan Waktu


Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda
abstrak : ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya.
Mereka hidup berdampingan dengan baik.
Namun suatu ketika, datang badai menghempaspulau kecil itu dan air lauttiba-tiba naik
dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau
cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan
karena ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di
tepi pantai dan mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin
naik membasahi kaki Cinta.
Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
”Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta.
”Aduh! Maaf, Cinta!” kata Kekayaan.
“Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu
serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di
perahuku ini”.
Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali,
namun dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.
“Kegembiraan! Tolong aku!”, teriak Cinta.
Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga
ia tak mendengar teriakan Cinta.
Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin
panik. Tak lama lewatlah Kecantikan.
“Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!”, teriak Cinta
“Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti
kamu mengotori perahuku yang indah ini”, sahut Kecantikan.
Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu
lewatlah Kesedihan.
”Oh, Kesedihan. Bawalah aku bersamamu”, kata Cinta.
Cinta putus asa. Ia merasakan air semakin naik dan akan
menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara.
”Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!”
Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan
perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air
menenggelamkannya.
Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.
Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui
siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya
kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.
”Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu” kata orang itu.
”Tapi mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan temanteman
yang mengenalku pun enggan menolongku” tanya Cinta heran.
”Sebab” kata orang itu
”Hanya Waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu...”

Apakah Cinta Itu ?

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan
untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa
tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang
kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa
ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesagesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita
tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang
memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan
diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau
singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu
mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan
penantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan
pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun
bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu,
karena alasan yang penting



Cintailah Cinta

Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang namun ia tak
membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai
seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk
mengungkapkan perasaan kita kepadanya.
Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan
seseorang, yang sangat berarti bagi kita hanya untuk mengetahui pada
akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita,
sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.
Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulutkan
perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan,
sebuah kata yang tak tepat, mungkin juga mampu menambah beban batin
seseorang, dan ... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin
menyembuhkan dan memberikan berkah.
Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, kemudian tumbuh dengan sebuah
kecupan, dan berakhir dengan air mata. Ketika kita dilahirkan, kita
menangis begitu kerasnya sementara orang-orang disekeliling kita
tersenyum bahagia. Ketika kita menanggalkan hidup maka, kita adalah
pihak yang tersenyum begitu bahagia... sementara orang diseliling kita menangis

Kekuatan Api Cinta

Alkisah suatu ketika, Kapak, Gergaji, Palu dan Nyala Api sedang
mengadakan perjalanan bersama-sama. Di suatu tempat perjalanan mereka
terhenti karena terdapat sepotong besi baja yang tergeletak menghalangi
jalan. Mereka berusaha menyingkirkan baja tersebut dengan kekuatan
yang mereka miliki masing-masing.
”Itu bisa aku singkirkan”, kata Kapak.
Pukulan-pukulannya keras sekali menghantam baja yang kuat dan keras
juga itu. Tapi tiap bacokan hanya membuat kapak itu lebih tumpul sendiri
sampai ia berhenti.
”Sini, biar aku yang urus,” kata Gergaji.
Dengan gigi-gigi yang tajam tanpa perasaan, iapun mulai menggergaji. Tapi
ia kaget dan kecewa, semua giginya jadi tumpul dan rontok.
”Apa kubilang,” kata Palu
”Kan aku sudah ngomong, kalian tak bisa. Sini, sini aku tunjukkan caranya”.
Tapi baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri, dan baja tetap
tidak berubah.
“Boleh aku coba?” tanya Nyala Api
Dan iapun melingkarkan diri, dengan lembut menggeluti, memeluk dan
mendekapnya erat-erat tanpa mau melepaskannya. Baja yang keras itupun
meleleh cair.
Renungan
Ada banyak hati yang cukup keras untuk melawan kemurkaan dan amukan
kemarahan demi harga diri. Tapi jarang ada hati yang tahan melawan nyala
api cinta kasih yang hangat.
Betapa arif dan bijak ada dalam sebuah kelembutan dan kehangatan,
seperti api yang mencairkan hati yang dingin. Ah, tak ada yang tahan
menampik nyala api cinta kasih.
Open Your Heart

Banyak orang bilang, cinta begitu sulit ditebak. Ia bagaikan burung yang
menari-nari disekeliling kita, mengepakkan sayapnya yang penuh warna,
memikat dan menarik hati kita untuk menangkapnya. Saat kita begitu
menginginkan cinta dalam genggaman, ia terbang menjauh. Namun saat kita
tidak mengharapkan, cinta hadir tanpa diundang. Kitapun tidak bisa
memaksakan cinta sekehendak hati kita. Memang, cinta adalah fenomena
hati yang sulit dimengerti.
Sebenarnya kita tidak perlu memeras otak terlalu keras untuk mengerti
cinta. Bahkan semakin keras kita memikirkan cinta, maka semakin lelah
pula kita. Cinta adalah untuk dirasakan, bukan dipikirkan. Yakinlah bahwa
cinta yang kita inginkan akan datang pada saat yang tepat. Namun bukan
berarti kita hanya duduk menanti cinta.
Sebarkanlah cinta pada keluarga, sahabat-sahabat kita dan sesama.
Dengan memberikan cinta, maka kita telah ”mengundang” cinta untuk
datang. Kita hanya perlu membuka hati. Biarkan kecantikan hati kita
memancar, mempesona cinta-cinta yang terbang disekeliling kita hingga
akhirnya hinggap dan bersemayam di hati selamanya.
Open your heart, then it will find its own way

Cinta
Tuhan.....
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir
Tuhan.....
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi
Tuhan.....
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu
Tuhan.....
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Tuhan.....
Ketika aku berucap aku cinta padamu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu
Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya
Belajar Cinta Dari Cicak
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokkan
tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok
yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan
seekor cicak yang terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya
melekat pada sebuah surat.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat
itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun yang lalu ketika
rumah itu pertama kali dibuat.
Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi
terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun,
tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak
masuk akal.
Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama
10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada
surat itu! Bagaimana ia makan?
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu.
Apa yang dilakukan dan dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian,
tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan
di mulutnya.....AHHH !!!.
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain
yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta, cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan
pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. Apa yang dapat dilakukan
oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, cicak itu tidak pernah
menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama
10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia
yang begitu mengagumkan.
Bahasa Cinta
Bila cinta memanggilmu, turutlah bersamanya.
Kendati jalan yang mesti engkau lalui sangat keras dan terjal.
Ketika sayap-sayapnya merangkulmu,maka berserah dirilah padanya.
Sekalipun pedang-pedang yangbersemayam di balik sayap-sayap itu
mungkin akan melukaimu.
Ketika iabertutur kepadamu,
maka percayalah padanya.
Walaupun suaranya akanmemporak porandakan mimpi-mimpimu
laksana angin utara yang meluluhlantakkantetanaman.
Cinta akan memahkotai dan menyalibmu.
Menyuburkan dan mematikanmu
.Membumbungkanmu terbang tinggi,
mengelus pucuk-pucuk rerantinganmu
yang lentik dan menerbangkanmu ke wajah matahari.
Namun cinta jugaakan mencekik dan
menguruk-uruk akar-akarmu sampai tercabut dariperut bumi.
Serupa dengan sekantonggandum,
cinta menyatukan dirimu dengan dirinya.
Meloloskanmu sampai engkau bugil bulat.
Mengulitimu sampai engkauterlepas dari kulit luarmu.
Melumatmu untuk memutihkanmu.
Meremukkanmu sampai engkau menjelma liat
.Lantas,Cinta akan membopongmu ke kobaran api sucinya. Sampai engkau berubahmenjadi roti yang disuguhkan dalam suatu jamuan agung kepada Tuhan.Cinta melakukan semua itu hanya untukmu sampai engkau berhasil menguakrahasia hatimu sendiri. Agar dalam pengertian itu engkau sanggup menjadibagian dari kehidupan. Jangan sekali-kali engkau ijinkan ketakutanbersemayam di hatimu. Supaya engkau tidak memperbudak cinta hanyademi meraup kesenangan. Sebab memang akan jauh lebih mulia bagimu.Untuk segera menutupi aurat bugilmu dan meninggalkan altar pemujaancinta. Memasuki alam yang tak mengenal musim. Yang akan membuatmubebas tersenyum, tawa yang bukan bahak, hingga engkau pun akanmenangis, air mata yang bukan tangisan.Cinta takkan pernah menganugerahkan apa pun kecuali wujudnya sendiri.Dan tidak sekali-kali menuntut apapun kecuali wujudnya sendiri itu pulaCinta tidak pernah menguasai dan tidak pernah dikuasai. Lantaran cintaterlahir hanya demi cinta.
Manakala engkau bercinta, jangan pernah engkau tuturkan, "Tuhanbersemayam di dalam lubuk hatiku". Namun ucapkanlah, "Aku tengahbersemayam di lubuk hati Tuhan". Jangan pula engkau mengira bahwaengkau mampu menciptakan jalanmu sendiri Sebab hanya dengan seijin cintalah jalanmu akan terkuak.Cinta tidak pernah mengambisikan apapun kecuali pemuasan dirinya sendiriTetapi bila engkau mencintai dan terpaksa mesti menyimpan hasrat, makajadikanlah hasratmu seperti ini :Melumatkan diri dan menjelma anak-anak sungai yang gemericikmengumandangkan tembang ke ranjang malam Memahami nyerinya rasakelembutan Berdarah oleh pandanganmu sendiri terhadap cintaMenanggung luka dengan hati yang penuh tulus nan bahagia Bahagia dikalafajar dengan hati mengepakkan sayap-sayap Dan melambaikan rasa syukuruntuk limpahan hariyang berbalur cinta Merenungkan muara-muara cintasambil beristirahat di siang hari. Dan kembali dikala senja dengan pujayang menyesaki rongga hati.Lantas,Engkaupun berangkat ke peraduanmu dengan secarik doa. Yangdisulurkankepada sang tercinta di dalam hatimu Yang diiringi seuntai irama pujianyang meriasi bibirmu...
Kue Pernikahan Islami
Bahan :
1 lelaki sehat,
1 perempuan sehat,
100% komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.
Bumbu :
1 potong besar humor,
25 gr rekreasi,
1 bungkus doa,
2 sdt saling menelepon,
5 kali ibadah/hari
(Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang).
Cara Memasak :
1. Laki-laki dan perempuan dicuci bersih, buang semua masa lalunya
sehingga tersisa niat yang murni.
2. Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang
tua secara merata.
3. Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan api
merata sekitar 30 menit di depan penghulu.
4. Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya.
5. Kue siap dinikmati.
Tips memasak :
1. Pilih lelaki dan perempuan yang benar-benar matang dan seimbang.
2. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena
dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba
bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya
terjamin.)
3. Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena
walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu
konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusakkesehatan.
4. Gunakan Kasih sayang cap "DAKWAH" yang telah mendapatkan
penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.
Catatan :
Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak
dinikmati dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan
lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa
potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek "Tempat Ibadah".
Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.
Selamat mencoba, dijamin semuanya halal kok
Mencintai Yang Tidak Sempurna
Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu
bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah
kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan
segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang
terjadi, itu adalah pilihan.
Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih
menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih
untuk mencintainya, itulah pilihan. Perasaan cinta, simpatik, tertarik,
datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan dari film yang mungkin
sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung
pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil"
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada
seseorang yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu.
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk
mendapatkannya, atau tidak...
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan
tetap bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita lakukan.
Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk
dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna
dengan cara yang sempurna.
Percakapan malam
persetubuhan malamku terkoyak-kan sebuah impian
yang entah sampai kapan ‘kan berlanjut
dalam hati ‘ku-menghitung nafas satu-satu
hingga pancaran nur pertama menghiasi tubuh
dan membuat jiwaku tenggelam
dalam kenyataan-impian yang memperlihatkan
percakapan antara dedaun dan rerumputan
antara angin malam yang membelai hangat
dalam kecupan sinar ke-emasan rembulan
dan semuanya berlangsung dalam satu waktu
dimana kita sadar dan tidak – pun menjalaninya

dik….

tidakkah kau nikmati suasana malam ini

begitu indah; langit cerah tak ada mendung

tak ada awan

pandangilah sekeliling; tebarkanlah
akan kau lihat bulan bersinar;
nikmatilah semburat cahayanya
perhatikanlah bayang-bayang yang tercipta
dari pantulannya
tidakkah kau rasakan kenikmatan ini?
ayo, …..buatlah dada lapang
buatlah hatimu senang
dan biarkan suasana hatimu tenang sejenak

peganglah tanganku, hangatkanlah

ya…. begitu lebih baik
 apabila angin telah menyebut sebuah nama
maka sari-pun terurai genggam perlahan
dalam dekapan si-putik
hingga kuncup-kuncup Jayakusuma mengembang
dalam tatap nanar ribuan pasang mata
dan kumbang-pun segera terbang
menemu inangnya
maka kujawab:
‘’Salam’’Prolog

selamanya kau akan melihat

air itu tetap air
karena kau tidak pernah memahaminya
dan selama itu pula ka tak’kan pernah
sampai kepada-Nya
jika dirimu hanyalah raga

entah seberapa juta aku terlempar

di dimensi nurani
hitam…..hitam
mengadili sendiri
merasa bersalah
terpaksa mencari hakim sendiri
di antara aku dan aku yang salah
tapi tak ada

Hidup

biarkanlah hidup ini mengalir seperti adanya

janganlah kau rusak; jangan
saksikan dan teliti
bagaimana hidup telah memberikan
berbagai macam pelajaran
tentang burung yang terbang rendah
dan terkadang terbang tinggi
tentang bunga-bunga
tentang matahari
tentang kita
tentang semuanya
maka biarkanlah hidup ini terus mengalir
seperti apa adanya

kau mungkin tak ‘kan pernah tahu

bahwa aku berlari melebihi suara,
cahaya dan bahkan diriku sendiri
kau mungkin tak ‘kan pernah mengerti
bahwa ada teritorial dimana logika-pun
harus menghaturkan ijin padanya
namun; kulihat ribuan laskar monyet
berhamburan ‘tuk dapatkan lady shinta kembali

dan kini kuharus berjibaku

karena nurani menuntun logika
dik…
pernahkah bumi menolak cahaya matahari
bukankah malam dan hujan akan segera berlalu
bahkan gerhana-pun berganti siluet-siluet keemasan
yang bertebaran di sela mega-mega
jadi, pernahkah bumi menolak cahaya matahari?!
kupikir semua itu hanyalah mimpi
tanpa bingkai yang berujung
hingga dalam gelap-pun
terasa pengap menghampa
dan mencuatlah sebuah doa
kumbang itu tlah menunggu di sana
bercerita tentang kisah penghuni rumah kayu
yang dihiasi dengan canda
dan rimbun kasih; namun adakah hadirku
masih berarti tatkala dirimu meraih
semua asa yang kau cita

salam kepada bunga
sampaikan salamku kepada bunga-bunga di taman itu
sebab kepada merekalah aku pernah tersenyum
sampaikan salamku kepada bunga-bunga di taman itu
sebab ‘pabila mereka merekah. . . .kulihat begitu indah
sampaikan salamku kepada bunga-bunga di taman itu
sebab ‘pabila patah skuntum tangkainya
terasa begitu menusuk sukma
cobalah kau lihat riwayat skuntum bunga di pagi hari
dimana; angin sejuk menerpa setiap lekuk tubuhnya
dimana; embun pagi jatuh perlahan dalam dekapan bunda
dan kuntum bunga itu-pun merekah perlahan
dengan begitu indahnya; dan tanpa satu keluhan
dua kuncup kembang mekar
serbuk sari terombang-ambing angin
mengapung diam; bisu
akhirnya luruh dan pasrah dalam bimbang
bersama debu
diantara kepasrahan
dan hidupku  yang hanya sesaat ini
masih sanggupkah aku meraih setetes
kebahagiaan bersama orang
yang aku cintai ………
pada mulanya aku benci dengan kebisuan
namun entah mengapa justru di tengah-tengah
kebisuan dan kesunyian yang panjang
aku mulai merasakan kenikmatan-kenikmatan
dan ternyata dalam diam-pun
embun pagi telah mengajariku
‘tuk berlaku sabar
maka; aku atas nama hati dan ibunda
menyapa nuranimu ……
terkadang hidup ini membuatku benar-benar
terbuai dalam dunia imajiner
yang tek pernah ada putusnya
semuanya kulihat kembali pada samudra
yang selalu menggulungkan ombaknya menuju pantai
perlahan kucoba memapaki lentera yang redup
namun; dalam hatiku terpercik sebuah asa
bahwa aku bisa menemukan kembali
titik ambang cakrawala realitas
jika kau mencintai sesuatu
ambil-lah jarak
niscaya kau akan dapat merasakan
betapa manisnya cinta
sebab kumbang-pun tergetar
menahan malu
Aku ingin
aku ingin hidup
dalam cahaya cinta dan keagungan Tuhan
karna keduanya merupakan pengejawantahan
hidup dan keindahan
aku takkan mungkin sanggup
hidup tanpa cinta dan Tuhan
karna dengan wahyu yang terpancar
aku dapat menyatukan jiwa
dalam cinta di atas kalimat Tuhan

Ketika kupejamkan mata
pacarku. . . . .
lembar demi lembar perjalanan hidup
tlah kita lalui bersama;
terkadang ada hal-hal yang menggembirakan
namun terkadang ada juga yang kurang
ibarat roda, perjalanan ini-pun telah
menggerakkan ruji-ruji episodenya
pacarku. . . . .
tahukah engkau betapa sangat mencinta-nya aku;
betapa sangat merindu dan menyayang-nya aku
dalam setiap gerak-langkah sang waktu
aku tak peduli; walaupun sang mentari
tak menyertaiku dan rembulan enggan
menemaniku. Aku tetap mencintaimu
karena itulah aku tetap akan mendoakan keselamatan
dan kebahagiaanmu
bahkan sampai saat-saat terakhir dimana kupejamkan
mata
. . . . . . .Selamat Malam pacarku . . . . . .

setiap belai lembut dan kecup manis
kasih adalah ungkapan jiwa
yang mendamba cinta
dimana jiwa-cinta bertahta
di situlah semesta agung tercipta
dalam kata, gerak dan pesona
sang pecinta
terkadang kita lupa
bahwa tanpa cinta hidup hanyalah
skumpulan hampa raga tanpa daya
namun; cinta tanpa hidup
hanyalah skumpulan skenario
tanpa nyawa

Embun
titik embun jatuh dalam dekapan
fajar; tatkala smua masih terlena
lihatlah, bagaimana rerumputan yang senantiasa
menyambut-genggam panggilan- nya
dalam cinta dan kerinduan; dalam cita dan asa
yang menjingga
bagi kami; embun adalah anugerah
yang menjadikan kami tabah menjalani hari
bagi kami; embun adalah pesona
dalam cinta yang mendamba
embun; telah membuat kami tabah
embun juga yang telah mengajari kami
tentang arti kesetiaan cinta
 
Orchestra
dengarlah suara jangkrik yang bernyanyi
riang di padang rumput sana
dengarlah suara katak yang bergembira
senantiasa sambil berjingkrak menanti datangnya
curahan hujan yang menyirami dan mendinginkan
bumi dari panasnya sengatan dan pancaran
sang mentari . . . .
smua menjalaninya dalam irama orchestra
sandiwara kecil kehidupan dunia
Memo: . . . . .
kekasihku
engkaulah getar pertama yang
menuntunku mengenal hidup
engkaulah tetes embun yang
menyejukkan langkahku
aku mencintaimu dan
akan selalu begitu
entah mengapa???!Memo II
tatkala nutfah pertama terpancar
ke alam raya; bukan berarti
sukma sedia menuju fana
bukan berarti jiwa melambung
dalam peluk-genggam gemerlap
raga; sebab jika dikau
terlena; seribu duka dan pesona
terangkai dalam satu rajutan mozaik
cinta akan dunia

Nasihat buat pacarku
kematian adalah pintu bagi smua yang bernama
kehidupan; mati adalah akhir bagi yang hidup
tetapi bukan akhir dari skenario besar
mati juga merupakan awal bagi kehidupan
kekal; dimana pun jua kita mencoba
‘tuk menghindar ajal pasti mejemput-gilir
sesuai ketetapan-Nya
kesehatan yang baik bukan jaminan bahwa ajal
tidak akan menjemputmu
karena ketika Ia datang; maka tak ‘kan dapat diundur-majukan
walau hanya dalam tempo sekejapan
ingatlah akan Ia selalu
karena dengan begitu; engkau tak ‘kan terlena
manis-rayu bujuk madu dunia
ingatlah selalu; maka engkau akan berupaya
hidupmu lebih bermakna
ingatlah; Ia pasti menyambangimu
kapan dan dimana pun engkau berada
gelak tawa dan canda ria terkadang
melenakan kita akan-Nya
gemerlap dan gemregahnya dunia membuat
kita terpedaya, hingga saatnya tiba. . . . . .
kita hanya menyisakan kecewa yang teramat nyata
 
Tetirah
di saat bayang-bayang mencapai
ujungnya; perlahan ia
menghilang kerna ditelan
panjangnya.
itulah pertanda bahwa bulan
siap dengan masa-nya
yang sampurna
memancarkan pantulan cahya
sang surya dengan anggun-nya
menyajikan suasana khidmat
penuh makna; menampilkan
pesona-cinta Yang Maha
Sempurna; dalam satu alunan
irama debur ombak di samudra
yang mengiringi segenap makhluk
‘tuk tetirah bermunajat pada
Sang Pencipta
 
Jika
jika tiba saat mencinta
maka; segeralah engkau menyapa:
wahai Kama pinjamkanlah daku
sebusur panah yang bermakna
agar dapat kunikmati indahnya
hidup yang penuh dengan gelora
sehingga Ratih-pun menyambutnya
dengan segenap rasa
lalu, berteriaklah mereka berdua:
-         biarkan kami bercinta –
sebab dengan-nya kami bisa memaknai
hidup yang sampurna dalam satu
dekapan rasa asmara Ratih dan Kama
 
Galau
nurul, . . . . . .
mengapakah dikau terdiam dan tenggelam
dalam gelombang kebisuan? bukankah
selama ini dikau selalu tersenyum
walau dalam kepucatan; dalam keterasingan
hadirmu selalu didamba setiap
insan di jagad raya
senyummu
selalu di tunggu semua
jiwa yang merindu
nurul; kembalilah
seperti hari-hari dimana kita bisa bersuka


 
 toek : nurul

bahkan seluruh apa yang hidup di bumi
mengucapkan salam sejahtera
dengarkan debur ombak dalam dada-Nya
adalah nyanyian surgawi
inilah hari dimana segalanya mekar semerbak
bersama mereguk sari madu kehidupan
yang telah Allah sediakan se-mesjid
jangan biarkan skuntum bunga itu
layu; sbelum matahari membelainya
dengan menggemakan semburat jingga
ultra; dalam irama nuansa cinta-semesta
lihatlah bagaimana alam begitu perkasa
memainkan peran-Nya
dalam rindu-dendam yang terbungkus
kasihsayang memberi semburat
makna seribu pesona

malam

rembulan yang terkapar di sudut hari
menghitung nafas satu-satu
hingga lenyap dalam sunyi
yang teramat nyata
…….Dalam doa-ku
pada suatu hari nanti
di hamparan sajadah
ragaku terkapar; jiwaku melayang
suaraku kian senyap; menggema
dzikir yang bersitahankan
rasa gejolak yang entah batasnya
namun; aku terfakur dalam kemasyukan
cinta; yang tak’kan pernah selesai
dengan kalimat:
……..Amieen………..

Lagu kematian
mati bagiku hanyalah istilah
sementara esensinya sama saja
karna hidup-mati tiada beda
yang beda; mampu-tidak kita
memaknai hidup dalam mati
dan mati dalam hidup
sebab :
manusia terlalu sibuk
mempeributkan simbol
ketuhanan; tanpa merengkuh
sejatine makna Tuhan
 
Kumbang

adalah sebuah kejahatan
‘pabila seekor kumbang menghalangi bunga-bunga
‘tuk menjalani proses penikmatan cahya
mentari pagi; kerna hidup akan menentukan
sendiri jalan yang akan ditempuhnya
terkadang hidup terkesan kejam
namun; itu sifat yang teramat natural
untuk mempertahankan agar hidup
tetap bernama hidup
dan kumbang-pun tetap setia
menanti bunga-Nya
sebab; kumbang yakin bunga-Nya
akan selalu hidup karna
mekar semerbak itu milik-NKalau “masih” itu ada
“masih”
adakah tempat ?
untuk seorang pelarian
seorang pengecut
seorang pembohong…?
………….di sini!!!….
Tuhanku,
kalau KAU “masih” iba,
ajari aku,
seperti ENGKAU ajari,
Yunus,
tentang sebuah peran
di bumi INI.

biarkan daku sendiri
menatap bayang hari-hari
yang tlah menepi
di sini
tenggelam bersama waktu
yang menghilang
di antara peristiwa
hidup yang membalut semua
cerita suka-duka
manusia
aku termangu dalam diam
hanya bisa menggelayuti
potret-potret hitam
yang bersimpangan
lalu hinggap sesaat
dalam kening yang dingin
meneteskan keringat-duka
dan degup jantung
yang memburu nafas
tersengal
maka; biarkan aku terdiam
menafakuri jejak-jejak hidup
yang tlah kulewati
dalam alam sadar ini
Tuhan…..
bolehkah aku bertanya kepada-Mu
perihal nafsu yang selalu membalut
tipis jiwa
Tuhan….
akankah ada dimana jiwa-jiwa
dapat melihat nelangsa jingga
menganga terluka mendekap
dosa
Tuhan…..
dapatkah kembali aku sejenak
‘tuk menyaksikan prosesi hidup
yang berjalan melambat
dalam sketsa
Tuhan…..
kalau saja semua itu boleh
dan memungkinkan
aku akan sangat berterima
pada-Mu
Sekian
Wassalam –

Nurul ... Kepada Yang  Kucintai

baik kalau demikian! harus kukatakan
bahwa aku menyukaimu
bahwa aku mencintaimu
dengan sepenuh hati ini
bahwa akupun banyak menderita
dan banyak mengucurkan airmata
hingga tak lagi terdera
dan dalam ratap tangis aku memintamu
aku meminta dan menyebut namamu
atas nama impian.
kupahami kemudian bahwa ciumanmu
tidak lagi untukku;
kusadari lalu bahwa di matamu
aku bukan lagi diriku;
dan dengan kegilaan aku mencintaimu
dengan nyala gelora
aku panggang peremehanmu
kusukai penolakanmu
ketimbang cintaku berkurang
kau saksikan cintaku kian mengembang
segenap asa yang tercurah untukmu
sejenak hentikan gemuruh ombak
bahtera di tujuh samudra
lalu kenangkan saat-saat indah
bersamamu
Tuhan….
bila waktu tiada lagi yang tersisa
perkenankanlah aku ‘tuk lebih mencintainya
sekali ini saja
kerna; kasih sayang
yang tercurah di hati menjadikan
kami seperti satu jiwa
yang mengizinkan ‘tuk berbagi cinta
dan memberi kami kekuatan
‘tuk melewati lebih dari seribu malam

Cerita Spasang Kupu

spasang kupu itu berkejaran
di antara perdu dan rimbunnya
pepohonan; di sela-sela
gemercik air yang membelai
bebatuan
di tengah rimbunnya pohon
nampaklah sbuah hunian kecil
dimana kupu saling berbagi cerita
tentang bunga; tentang serbuk sari
dan madu
namun; masihkah berarti sentuhan
lentik jemariku pada dirimu

Purnama

cahya purnama merasuk ke jendelamu
dan jendelaku; menjamah nuraniku
sejenak ‘tuk kenangkan
saat-saat indah
yang pernah kita lalui
bersama
akankah dirimu rasakan
apa yang kucitakan
Cipta Mendamba
tak pernah kuhentikan
rasa cinta yang mengalir
dalam setiap hembus nafas
dan degup nadi
karna aku tak pernah bisa
menghentikannya;
aku dan kau
hanya bisa menjalani
tanpa bisa menciptanya
karna hati kita takmampu ciptakan
cinta; tapi cintalah yang mampu
cipta-satu jiwa mendamba
berharap kau kembali mengisi
segala nelangsa di jiwa
menjaga api cinta; membakar ragu
ku kan slalu setia hingga
saat tiba
 
Poetry of the day

jangan kaupatahkan skuntum bunga itu
jangan; lihat dan saksikan
bagaimana matahari memoleskan warna
sambil diam-diam membunuhnya
dalam kasih-sayang; dalam rindu-dendam alam
ia-pun terkulai perlahan-lahan
dengan indah sekali; tanpa satu keluhan
please don’t crush that piece of flower
please don’t; wacth and observe
how the sun paint the colour
while quietly kill her
in love; in missing nature
she’s dying slowly
with beautiful sight; without complain

Mengalir adanya
terkadang
aku takmampu m’anugrahi
cinta kasih
hati yang sepadan dengan
kehormatannya; sesuai dengan keikhlasan
dan kebaikannya
padaku
padahal kebahagiaan
seorang perempuan
justru terletak pada ketulusan
kasih hati sang
suami
namun; terkadang aku
takmampu
aku sudah berusaha
mempelajarinya
tapi; cinta bukanlah
pelajaran
karna cinta adalah kekuasaan
yang menciptakan
hati kita dan hati kita
tak mampu menciptakan
cinta; maka biarkan
mengalir apa adanya
 
Izinkan aku mencintaimu
izinkan aku mencintaimu walau hanya sesaat
seperti matahari yang senantiasa memberi
sinarnya pada sesama
izinkan aku mencintaimu walau hanya sekejap
seperti embun yang selalu
membasahi dedaunan

 

Percakapan Air Mata

satu-persatu penduduk menangis
tersendat dengan kata; yang terucap
hanyalah duka airmata
‘’Kapan pula derita ini mula?’’ katanya
‘’Mengapa pula harus kami yang disiksa?’’ jeritnya
perlahan benjolan tumbuh di kepala
dan di sukujur tubuh kami
‘’Inikah kutukan yang harus kami terima?’’
kami tak pernah bisa makan
dengan tenang; karena
ikan pergi meninggalkan karang
kalaupun ada ikan di dalam karang
pastilah ia sudah mati terpanggang raksa – Jepang
haruskan minamata terulang
dalam hitungan jaman
kembali kami terdiam; hanya airmata
yang terus bercerita tentang derita kami
di pulau seberang

Mahkota Dewa

Mahkota Dewa
namamu sebanding dengan sosokmu;
daun nan rimbun menghijau
dihiasi sebentuk warna merah;
menyeruak di rimbunnya dedaun-mu
saat lara melanda;
engkau adalah secercah harapan
saat jiwa menghiba
sosokmu mampu sembuhkan luka
Mahkota Dewa
hadirmu bagaikan setetes embun
yang menyapa insan;
sirnakan lara

Just for:  Nurul
Nurul ….
Janganlah kau menjadi pucuk pohon cemara
yang tua dan rapuh
kerna Aa khawatir angin kencang
akan merobohkan-moe
Janganlah kau menjadi rumput di pinggir lapangan
kerna Aa khawatir kaki-kaki bersepatu
akan menginjak-injak diri-moe
maka dari itu……. Nurul
jadilah diri-moe sendiri
kerna dengan begitu
kau akan dapat lebih menghayati
apa yang dinamai:
- H.I.D.U.P -
 
Nurul …..yang berbahagia
Nurul …..hari ini genap sudah ‘dua-dua’ tahun
kau hirup udara – bebas di alam dunia ini
waktu yang berlalu laksana anak panah
yang melesat dari busur-Nya
menuju sbuah titik pelabuhan harapan-Nya
dimana kebenaran dan kejujuran akan menjadi
penunjuk arah laju-Nya
dimana keberanian akan menjadi pelita
yang menerangi jalur kehidupan-Nya
dimana kemauan yang keras akan terus menjadi
daya penopang-Nya
maka aku atas nama hati
menyapa nurani-moe:
 
Belenggu
matahari yang tlah terpancar semenjak pertama kali dunia tercipta
tak ‘kan pernah tenggelam untuk selamanya sampai akhir nanti
Ia selalu setia ‘tuk memberikan cahya-Nya bagi semua kehidupan.
kehidupan slalu mendambakan-Nya; karna ia adalah harapan
ia tidak pernah pilih kasih; ia selalu hadir bagi yang membutuhkannya
bahkan dalam kegelapan, ia masih membagi cahya-Nya pada rembulan
agar bisa memberikan kedamaian bagi siapa saja yang melihat-Nya
dan bulan ‘pun tak segan menampakkan kesempurnaan-Nya
bagi yang mendamba kasih dan cinta yang mulia
kasih…..
hidup yang telah ada, banyak memberi makna bagi kesempurnaan-Nya
hingga kadang kita terlena dalam bayang-bayang maya
kita kadang terlalu cepat ‘tuk mengambil sebuah putusan
yang seharusnya tak kita lakukan
maka, nikmatilah hidup…..rasakanlah gerakan dan arusnya yang terus
mengalir. Jangan kau terlalu merindu-dendam terhadap apa-pun
kerna, perasaan yang terlampau kuat sering kali membelenggu kerja akal
percayalah….
 
Kangen
: diilhami oleh rasa sakit, bimbang, cinta, keraguanku kepada
seorang perempuan
kau tak kan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna cinta telah sembunyikan pisaunya
membayangkan wajahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
engkau telah menjadi racun bagi darahku
apabila aku dalam kangen dan sepi
itu berarti:
- Aku tungku tanpa api -
 
Rembulan Dini Hari
angin malam, berilah kesejukan dalam
tubuhnya. belaian diniginmu memberi
suksma dalam dirinya
berilah dia gairah baru untuk melewati
perjalanan waktu…..
pandangilah sekeliling, tebarkanlah
akan kau lihat bulan bersinar
nikmatilah cahaya-Nya
perhatikanlah bayang-bayang yang tercipta
dari pantulannnya
hingga kau dapat merasakan hatimu tenang
sejenak; dan peganglah tanganku
hangatkanlah……
sebab aku akan selalu merindukanmu
Aku, Matahari dan Bayang-bayang
Aku berjalan ke Barat
di waktu pagi; Matahari
mengikutiku di belakang
Aku berjalan
mengikuti bayang-bayangku
sendiri
Aku dan matahari
tidak bertengkar
tentang siapa di antara kami
yang telah
menciptakan bayang-bayang
Aku dan Bayang-bayang
tidak bertengkar
tentang siapa
di antara kami
yang harus berjalan
di depanTiada Kuasa
Lihatlah...
Bulan likat di ini jantungku;
dan juga di riak air
telah lebur di kanvas malam-mu
maka; jangan tangisi
kesalahan
sebab; kumbang
tak akan pernah sampai
hati ’tuk membunuh skuntum:
-         m a w a r   

Ingin Ku...
teriring mentari yang beranjak
keperaduannya; dan burung
camar yang mengepakkan
sayap-Nya
ingin kubisikkan salam
kehidupan
ingin kusampaikan seuntaian
doa keselamatan
ingin kualunkan segenggam
harapan
hingga kusaksikan kembali
rona fajar esok hari
TAMAN
Taman punya kita berdua
tak lebar luas, kecil saja
satu tak kehilangan lain dalamnya.
Bagi kau dan aku cukuplah
Taman kembangnya tak berpuluh warna
Padang rumputnya tak berbanding permadani
halus lembut dipijak kaki.
Bagi kita bukan halangan.
Karena
dalam taman punya berdua
Kau kembang, aku kumbang
aku kumbang, kau kembang.
Kecil, penuh surya taman kita
tempat merenggut dari dunia dan ‘nusia
LAGU BIASA
Di teras rumah makan kami kini berhadapan
Baru berkenalan. Cuma berpandangan
Sungguhpun samudra jiwa sudah selam berselam
Masih saja berpandangan
Dalam lakon pertama
Orkes meningkah dengan “Carmen” pula.
Ia mengerling. Ia ketawa
Dan rumput kering terus menyala
Ia berkata. Suaranya nyaring tinggi
Darahku terhenti berlari
Ketika orkes memulai “Ave Maria”
Kuseret ia ke sana…
PEMBERIAN TAHU
Bukan maksudku mau berbagi nasib,
nasib adalah kesunyian masing-masing.
Kupilih kau dari yang banyak, tapi
sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring.
Aku pernah ingin benar padamu,
Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali,
Kita berpeluk cium tidak jemu,
Rasa tak sanggup kau kulepaskan.
Jangan satukan hidupmu dengan hidupku,
Aku memang tidak bisa lama bersama
Ini juga kutulis di kapal, di laut tak bernama!

Maaf Untuk Kekasih

Fajar baru saja menyingsing kala itu
Mentari juga masih enggan memberikan nur-nya
Segalanya amsih gelap dan pengap
Begitu juga hatiku yang masih ragu dalam senyap
Kulangkahkan kakiku menjauh dari masa laluku yang suram
Pergi menuju kehidupan baru yang kuharap akan cemerlang
Ragaku melayang pergi tapi hatiku masih tertinggal
Hatiku masih bersemayam di masa laluku
Dimana disana telah kutinggalkan kekasih hatiku yang terindah
Kekasih pujaan hati sepanjang usiaku belum terhenti
Di hati ini masih tersimpan sejuta rindu tak bertepi
Maaf yang belum kuungkap
Dan cinta yang masih membara me,bakar jiwa
Maafkan aku kekasihku
Maaf karena aku telah meninggalkanmu
Maafkanlah aku
-Jujur ku katakan kepada mu
aku sayang kamu
Aku mencintaimu setulus hati ku
Bagi ku hanya kaulah penerang hidupku
T’lah berulang kali ku coba
Mencari pengganti dirimu
Membuka hati untuk yang lain
Namun semua sia-sia
Dan ternyata cinta ini hanya untuk mu
Mungkin memang aku yang bersalah
Karna ku tak pernah menjadi seperti apa yang kau mau
Andai ku memahami dirimu lebih dari segalanya
Pasti kau dan aku akan bersama selamanya
Tapi kini kau pergi tinggalkan aku
Kasih………….
Salah kah aku tak bisa menjaga hatimu di hati ku
Salah kah aku tak memahami dirimu
Kasih…………
Kini aku kan melupakan mu
Aku kan mencoba membuka hati tuk yang lain
Aku terus mencoba dan terus mencoba melupakanmu
Namun aku tetap tak bisa
Karma Hanya hati mu yang kini ada dihatiku
Sampai kapanpun kau kan selalu dihati ku
Dan sampai kapan pun aku tak kan bisa melupakanmu

- Puisi Cinta Kahlil Gibran

“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”
“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”
“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”
“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”
“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
-ku tercipta hanya untukmu
seluruh jiwa ini milikmu
tak ada yang bisa mengambilnya
selain dirimu..
ku terlahir hanya untukmu
raga ini tak kumiliki namun semua milikmu
kau hanya kau yang ku mau
tak ada yang lain yang kuingini..
kau
hanya kau yang bisa buat ku begini
kau
hanya kau yang mampu miliki diri ini
kau
untukmu kupersembahkan
seluruh jiwa,rasa,dan pengorbanan
-mengapa ku terbakar
saat kau tersenyum untuk yang lain
mengapa ku terhenyak
saat kau duduk di dekatku
mengapa ku marah
saat kau coba raih tanganku
mengapa ku menghindar
saat dirimu mendekat
apa yang salah
apa yang berbeda
aku tak mengerti
mengapa ini terjadi
aku tak tahu
kegalauan apa yang ada di hatiku
cinta kah?
atau justru benci?
jika cinta mengapa ku harus menghindarimu
jika benci
mengapa ku merindumu?
hati..
yak ada yang tahu
apa sebenarnya yang ia mau
jika pemiliknyapun tak mengerti
keterngan ap yg bisa dicari?
-saat cinta menggugah rasa
asmara membara dalam jiwa
membakar hati yang sunyi..
kau hadir berikan warna
dalam kelam jiwa yang putus asa
bagaikan penyejuk di keringnya hati…
ku kejar coba tuk raih hatimu..
ingin ku miliki sepenuhnyaaaa
tapi satu salah ku
rasaku melewati anganku
tak sengaja kuteteskan noda
yang menghancurkan semua
membuat mu tenggelam dalam duka
yang seharusnya tak ada
maafkan keegoisanku
maafkan semua salahku’
maafkan hanya itu kata yang tersisaaa
ku harap dengan ini
kita mampu belajar
tuk perbaiki diri
dan menjadi lebih baik
--apa yang kau rindu dengan hatimu
menanti rindu kan berakhir pilu
apa yang kau harap dari cinta?
mengharap cinta hanya menghadirkan luka….
mencintai bukan untuk dicintai..
mencintailah tanpa harapan
mencintailah dengan ketulusan
jangan mencintai dengan harapan
karena hanya asa yang kan kau raih..
belajarlah mencintai dengan hati
bukan dengan ego
atau dengan nafsu..
karena cinta dengan hati adalah yang abadi
-CINTA……
Karta ini memiliki berjuta makna…
dan makna itu muncul ketika hati kita merasakan sesuatu..
antah sayang,takut,benci….
tapi….
Inilah CINTA….
yang terkadang redup diterpa aingin….
dan terkadang bagai nyala sebuah lilin ditengah hembusan angin…
meskipun kecil..,,,
Tapi,…,
Mampu tuk menerangi kebekuan di sudut hatimu…….
-Mungkin rasa it tak ada dihatimu. . .
Mungkin drasnya aliran darah ini tak ada dnadimu. . .
Mungkin kau tak dapat mrasakan hembusan nafas yg menggebu ini. . .
Tp dapatkah kau temukan seseorang yg mrasakan it smwa dhatimu. . ?
-disaatku dilanda gundah..kau ada…
disaatku ditabrak bajaj…kau setia disisiku…
disaat kuingin engkau pergi… kau selalu kembali…
oo.. upilku… menjauhlah dari ku….
-Hembusan angin lirih menyapa

Ku coba merasakan
smilir kehadiran dirimu kasih
Sedingin udara di hujan terakhir
membuat diri ini
merindukan sosokmu
wahai bianglala ku..
Ku selalu akan berjanji
untuk terus menyayangimu
kan sellalu ku Kirim
sejuta puisi untukmu
Hanya untukmu..
-Cinta………..
Cinta Adalah.?
perasaan yang di penuhi dengan banyak Misteri
dia datang tanpa di sadari…
Mencintai adalah hal yang paling sulit untuk di lakukan
tapi
dicintai adalah hal yang harus di jaga,.,.,
cinta membutuhkan
kejujuran
keikhlasan
rasa sayang
dan kepercayaan
Anugrah cinta mungkin sangat berat untuk di terima
karna dalam perjalanan cinta terdapat berbagai macam halangan
yang dapat membuat ukiran luka yang sulit disembuhkan
dan di lupakan.
Tapi tanpa cinta hidup akan terasa hampa..
Cobalah jalani hidup dengan Memiliki sebuah CINTA yang
dapat menerima apa ada nya..
-Kau kn slalu d’hatiku..
andaikn malam ini kau ada d’sini menemani.. Mungkin aku akan lebih bahagia.. Tapi aku tahu kalau itu tak mungkin terjadi n walaupun kau tak bisa d’dekatku..
tapi namamu akan slalu dhati ku, bayanganmu d’pikiran ku dan kau kan slalu d’dekatku

-DIMANA CINTAMU ?
bersembunyi
cinta entah dimana
rasanya seperti mengajak bermain
tak kutemukan
entah bagaimana
aku menemu
betapa sulit menerkam
isi hatimu
-malam yang sunyi …
tanpa bintang - bintang yang biasa bersinar terang …
seperti hati ku yang kini sedang kelam …
di rundung mendung yang sangat tebal …
wahai angin laut disana…
pahami jeritan hati ku yang sunyi …
tolonglah aku dari derita yang tak kunjung selesai ….
tariklah aku darikelamku ….
ada kah seorang kekasih yang sunguh mencintaiku ….
bukan kekasih yang tinggalkan ku disaat kegundahan ….
adakah cinta yang abadi untuk ku …
bukan cinta yang selalu menghilang dalam suramnya hati …
aku hanya ingin ketulusan …
aku hanya mendamba kebahagiaan dari cinta …
aku hanya berharap kesetiaan yang abadi …
datang pada ku hari ini, esok, dan seterusnya ….
Cinta
s`ptah kata
b’juta makna
s’buah rasa
indah tak t’kira
cinta
untuk m’beri
bukan memiliki
s’buah pengorbanan
bukan k’egoisan
apa arti cinta
bila m’nyiksa
apa arti cinta
bila m’bawa duka
tak apa ku t’luka
bila kau bahagia
tak apa ku s’diri
bila kau tak lg sepi
jangan p’nah sedih
jangan p’nah terluka
karna ku hanya
ingin kau slalu bahagia
adakah rasamu
sama s’perti rasaku
adakah rindumu
sama s’perti rinduku
adakah cintamu
untuk aku?
adakah ruang kosong di hatimu
untuk aku?Aku cinta kamu
dengan setulus jiwaku
Resah di hati kian mendera.Gelisah merengkuh jiwa.Panah cinta menghujam raga.Asmara meracuni,mengikis dinding logika.Yg terasakan telah terasakan,kerinduan selimuti mimpi.Seakan terhanyut oleh alunannya.Ketika sang maharaja atas cinta telah bertitah.Diri ini terasa terpnjara dlm kata yang tak pernah terasakan sebelumnya.Dari dada sang malam dia hadir.Memabukan bagi pengagumnya.Itulah cinta.Satu kata yg takkan prnah terungkapkan oleh apapun.Sebuah rasa tanpa umpama.Cinta adlah cinta
perpisahan bukan akhir dari segalanya
mungkin di kemudiab hari dan suatu saat perpisahan akan membawa kita kedalam kebahagiaan yang tak bertepi.
Tuhan maha tau segalanya
tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,
mengapa kau sembunyikan cinta yg aq berikan tak seperti yg kuharapkan cintamu pdku tak sampai keht kini jd luka didlm perjalanan.ternyata yg kuharapkan hanyalah penderitaan bila tak cìnta katakan saja agar tak berharap dan tak kumenunggu hilang hasrat sukma terbang bagai debu.kerinduan kukepadamu jd kegelisahan terucap kt penyesalanku dipenghujung rindu.cinta yg aq pny ternyata tak,kau hiraukan cinta yg aq rasa terendam dlm impian bunga yg hilang dipelukan mewujudkan rasa dlm penderitaan.
terbang menuju bumi, meratap angkasa penuh makna
jatuh menuju angkasa, tertawa dibayang lautan membiru
jauh beratap singgasana
dekat bermahkotan rembulan
terasa asma menggelayut sayup - sayup
terasa kata menanti kerapuhan asa
bila tercanggung diantara hidup
bila terpikir diantara hati
suasana berharap kias
kenyataan berjatuh angan
cinta tak membutuhkan manisnya kata di bibir
cinta tak membutuhkan rayuan manis pemujanya
cinta tak memandang harta
cinta tak memandang derajat
cinta hanya membutuhkan pembuktian dan pengorbanan dari para pelakunya….
Saat malam mulai merambat dunia,
Saat itulah aku merindukan
Sang rembulan pasti bias menerangi
Gelapnya malam, saat itulah saat
Yang paling indah untuk merangkai
Kata – kata . . .
Betapapun hati ini rindu untuk bertemu,
Memandang wajahmu yang selalu
Bermain dipelupuk mataku,
Tak henti namamu selalu
Ku sebut dalam setiap hela nafasmu.
Hanya satu kata yang bias ku ucapkan
Dari satu kata yang bias ku ucapkan
Dari hati yang paling terdalam !!!
“Aku menyayangimu dan akan selalu mencintaimu”
TAK PERNAH
engkau yang laksana embun
wajah indah selembut kabut
selalu bersinar laksana bintang
yang selalu berpijar dihatiku
kau pernah buatku berarti
isi lembaran hati dengan bahagia
taburkan semerbak harap
namun kini harus kutepikan bayangmu
meski berontak hasrat di jiwa
jiwaku menangis
meski lirih meski terisak
suarakan bagian jiwa
yang mencari diantara debu dan kenangan
meski tertatih
meski merintih
kulanjutkan langkah ini
Ijinkan aku rindukan kamu.
Seperti yang selalu dilakukan malam kepada pagi.
Ingin ini datang tanpa bisa dicegah.
Terbawa angin tanpa bentuk.
Menggumpal di tepian hati.
Memaksa nadi berdetak lebih cepat.
Selamat malam rindu
Lelah aku dengan detakmu yang tak tentu
Datang dan pergi sesukamu
Tak cukupkah waktu mengejarmu
Maka hentikan larimu
Lalu… biarkan aku merengkuhmu…
Bulan pucat tersisa di langit
Merajut tirai temaram jendela kamar
Meniti waktu dalam sunyi
Gapai mimpi yang tertinggal
Tidurlah… sampai asa baru membangunkanmu…
Kabut bergelayut manja di langit yang hitam
Menyelimuti lelah menyenandungkan buaian
Merayu bumi yang merajuk seharian
Seribu peri menarikan ucapan selamat tidur…
Kamar yang sunyi
Lampu yang redup
Malam bersandar pada pintu yang terbuka
Angin berhembus bebas
Dan hatiku berdetak dalam tanya
Bilakah rindu bersua…
Satu waktu dibawah bulan biru…
Harumnya tanah berembun
Menggeliat di hangatnya matahari
Disela aroma malam yang enggan pergi
Sayap-sayap kecil mulai dikepakkan
Seisi alam ucapkan salam…
Pagi yang indah … !
Ketika nafas tak lagi ciptakan kata…
Kemana sajak mesti dicari …?
Bibirku hanya mampu teriak bisu !!!,
Ditepian hasrat dilalunya waktu….
Kembalikan padaku…..
Yang ada diujung rindu…
Selamat malam untukmu ..
Dari pelangi berembun yang mengatup ke bisikan lelah
Dari kesadaran yang menguap dalam tarikan nafas sang kantuk
Semoga asa baru sapa mimpimu….
Selamat tidur……
Aku rindu pada hujan…
Pada denting air yang turun,
Pada aroma tanah yang becek karena air,
Kabut yang tipis berbalut dingin….
Lalu khayalku kan berlari…
Bersama rinduku untukmu…
Bulan, coklat dan keju…..
Adalah sepotong mimpi yang berenang diatas laut malam
Laut malam yang hitam tapi manis
Bahkan lebih manis dari segelas air gula
Selaksa aroma hutan datang dari seberang langit
Segar….
sesegar mint… Harum… seperti harumnya coklat….
Kenapa kamu membisu…
Seperti malam kelam yang menelan cahaya….
Gelap tanpa satupun bintang…
Sunyi seperti bisikan hening…
Tak inginkah mengucapkan asa..
Demi sepotong rindu yang tertinggal ditepian hati..
Setitik embun yang tertinggal,
Adalah rindu yang menggumpal di tepian asa.
Mengendap dari kabut yang berpacu dengan waktu
Sedikit tersamar… tapi tak cukup pudar… untuk bisa dilupakan…
Karena suka akan panggilkan….
Sebait bayu tuk temukan kamu…

Kiat Mendidik Anak

Akhir-akhir kita patut waspada dengan kehidupan anak-anak, yang berada di tengah arus globalisasi, dengan perkembangan iptek serta informasi yang pesat. Di satu sisi, perkembangan iptek memberi kemudahan dan mendukung aktualisasi peran kehidupan kita, akan tetapi dampak buruknya pun begitu terasa. Sebut salah satu contohnya ‘benda mungil’ televisi, yang bagi sebagian anak seolah sudah menjadi – sesuatu yang amat menarik dan istimewa-.
Melalui televisi, anak mencontoh dan menginginkan dirinya seperti apa yang ada di dalam televisi. Mungkin tidak masalah kalau acara yang ditontonnya bermanfaat dan bersifat mendidik. Akan tetapi kenyataannya, banyak tayangan televisi yang sesungguhnya dapat merusak dan membahayakan perkembangan serta perilaku mereka. Tayangan fim yang berbau kekerasan, percintaan, kesyirikan, sifat hidup hedonisme sering kita jumpai termasuk pada acara kartun yang paling digemari anak-anak. Kadang televisi bagi sebagian anak lebih ditaati ketimbang guru atau orang tuanya.
Belum lagi pergaulan anak dan remaja saat ini yang amat mengkhawatirkan, sebagai imbas dari modernisasi budaya barat. Nampaknya kebiasaan dan pergaulan mereka sudah jauh dari norma, baik agama maupun norma masyarakat. Pergaulan bebas, penggunaan narkoba, perkelahian pelajar dan pacaran sudah menjadi budaya remaja saat ini.
Selayaknya berbagai kenyataan tersebut, mendapat perhatian para orang tua. Mengapa? Karena peran orang tua amat besar pengaruhnya dalam mendidik anak, yang apabila tidak serius menanganinya anak bisa terjebak dan jatuh didalamnya. Harapan agar anak tumbuh cerdas dan sholih akan menjadi sirna.
Keberadaan anak dalam Islam
Islam merupakan agama yang begitu indah dan sempurna, didalamnya telah diatur bagaimana mengarungi kehidupan ini termasuk tentang anak. Ternyata, Islam begitu memperhatikan masalah yang satu ini.
Dalam Al Qur’an surat An-nisa ayat 9, Allah SWT berfirman yang artinya
‘ Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka, anak-anak yang lemah dan mereka (orang tua) khawatir terhadap (kesejahteraan). Oleh karena itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan mereka mengucapkan perkataan yang benar.’
Bunyi ayat tersebut menunjukkan bahwa setiap orang tua perlu memikirkan sekaligus mempersiapkan agar anak-anaknya berada dalam keadaan baik atau sejahtera. Jangan sampai anak-anaknya nanti menjadi lemah. Lemah dalam apa? Lemah dalam keimanan, ekonomi, ilmu pengetahuan, keterampilan, akhlaq dan lemah fisiknya.
Beberapa hal mendasar tentang keberadaan anak patut kita pahami,
Pertama, anak merupakan perhiasan dunia dan penyenang hati. Maksudnya bahwa hadirnya anak bagi orang tua menjadi kebanggaan dan akan membawa kebahagiaan.
Kedua, anak juga sebagai ujian dan amanah. Dalam hal ini anak menjadi tanggung jawab orangtua untuk mengurus dan mendidiknya. Anak merupakan titipan yang akan dimintai pertanggungjawaban di akherat kelak.
Ketiga, mendidik anak merupakan perbuatan yang sangat mulia. Barang siapa yang berhasil mendidik anak, maka pahalanya melimpah dan akan dimasukkan dalam surga.
Keempat, ketika mendidik anak, para orang tua akan dihadapkan pada berbagai masalah, tantangan dan ujian yang berat terlebih di era saat ini. Maka orang tua perlu memiliki ilmu yang memadai, di samping kesabaran dan keikhlasan semata-mata hanya mengharap ridlo Allah SWT.
Kiat mendidik anak
Mendidik bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi mendidik anak sendiri yang setiap harinya berada di tengah-tengah keluarga. Mau tidak mau segala kelebihan dan kekurangan orang tua akan dengan mudah dilihat dan diketahui mereka.
Beberapa kiat yang perlu dilakukan dalam rangka mendidik anak adalah,
Pertama, mendidik dengan sifat keteladanan. Sifat ini merupakan faktor terpenting dan utama. Mengapa? Karena akan membekas pada diri anak. Sikap lemah lembut, kejujuran, tanggung jawab dan menghargai merupakan teladan yang harus diberikan orang tua. Jangan harap anak akan bersikap ramah kalau orang tuanya suka marah. Begitu pula, tak mungkin anak rajin ke masjid kalau orangtuanya sering terlambat atau bahkan meninggalkan sholat.
Kedua, mendidik dengan nasehat. Melalui nasehat akan membuka mata, hati dan pikiran anak akan kesadaran tentang hakikat sesuatu. Dalam memberi nasehat perlu dilakukan dengan ramah dan tepat. Ramah dalam penyampaiannya dan tepat waktunya.
Ketiga, mendidik dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Pada hakikatnya setiap anak butuh perhatian dan kasih sayang orang tua. Persoalannya, ketika orang tua sibuk dengan pekerjaan, maka menjadi terabaikan atau bahkan tak peduli sama sekali. Biasanya anak akan mengalami broken home dan akhirnya lari ke tempat atau lingkungan yang buruk. Perhatian yang penuh dan kasih sayang tulus kepada anak merupakan keniscayaan.
Keempat, dalam mengajarkan sesuatu perlu memperhatikan situasi kondisi yang tepat serta sesuai dengan kemampuan. Anak-anak bukan orang dewasa, mereka terkadang masih senang bermain. Butuh kesabaran ketika mengajarnya jangan sampai ketika mereka belum bisa, lantas orang tua memarahi. Sifat ini tentu tidak tepat di samping anak akan menjadi frustasi.
Kelima, hendaklah orang tua bersikap adil dan tidak membeda-bedakan terhadap anak-anaknya. Tidak boleh dalam keluarga ada anak emas dan menganaktirikan yang lain. Semua diperlakukan sama dan mendapat perhatian serta kasih sayang. Kalau orang tua pilih kasih timbul iri dengki dan bisa menimbulkan persaingan bahkan permusuhan.
Keenam, berikan pendidikan yang mampu mengembangkan akal dan hati secara terpadu dan seimbang. Tidak hanya akal (kecerdasan) yang diperhatikan tetapi kalbunya juga. Sehingga akan tumbuh anak yang cerdas dan sholeh, kaya dan tawadlu, rajin sholat dan pekerja keras.
Ketujuh, tegakkan aturan di rumah dengan benar dan disiplin. Aturan sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan seluruh anggota keluarga. Misalnya kapan boleh nonton televise?, Tayangan apa? Kapan waktunya belajar dsb. Bila ada yang melanggar maka secara konsekuen diberi sanksi yang bersifat mendidik. Sanksi tidak hanya berlaku bagi anak tetapi juga orang tua sendiri.
Kedelapan, orang tua perlu mengetahui teman atau lingkungan, di mana anak bermain dan bergaul. Jangan sampai mereka berada di lingkungan dan pergaulan yang buruk. Namun usahakan tidak kaku dan terlalu membatasi pergaulan mereka.
Kesembilan, berikan pujian (reward) ketika anak berhasil menunjukkan prestasi atau perilaku yang baik. Anak yang rajin sholat tidak salah diberi hadiah, prestasi belajarnya meningkat dibelikan sepeda/mainan yang sesuai keinginan. Sebaliknya, ketika anak melakukan kesalahan, perlu ditegur dan diberi nesehat secara bijak. Walau salah, anak tetap ingin dihargai dan dimaklumi kesalahannya, tidak lantas dimarahi secara berlebihan.
Kesepuluh, budayakan untuk gemar membaca. Alangkah baiknya apabila di rumah ada perpustakaan keluarga sehingga seluruh anggota termotivasi untuk senang membaca dan mengkaji ilmu.
Demikian sepuluh kiat praktis berkenaan dengan mendidik anak. Perlu diingat, bahwa terjadinya fenomena anak yang nakal, berani menentang orang tua dan senang hura-hura salah satunya disebabkan kegagalan orang tua dalam mendidik mereka.
Mendidik anak membutuhkan ilmu, kesabaran dan keiklasan. Mungkin dirasa berat, akan tetapi apabila kita mengetahui bahwa salah satu investasi pahala yang tidak terputus ketika seseorang meninggal dunia adalah anak sholeh yang mendo’akan orang tuanya. Semoga dengan perjuangan dan didikan orang tua, akan tampil anak-anak yang sholih, cerdas dan bermanfaat bagi sesamanya.
Walahu ‘a lam bhisshowab

Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Menarik untuk dicermati, sajian data yang dihimpun oleh Pusat Pengujian Balitbang Depdiknas menunjukkan, bahwa rata-rata NEM SD untuk beberapa mata pelajaran masih rendah (Matematika: 5,2, IPA : 6,17). Untuk SLTP ternyata lebih rendah lagi (Matematika: 5,2 dan IPA: 4,85). Begitu pula laporan dari Reading Literacy Study (1994) sungguh mengejutkan, bahwa kemampuan membaca siswa SD kelas IV di Indonesia berada di urutan kedua dari bawah dari sekitar 30 negara, sementara kemampuan IPA SLTA berada di urutan ke-33 dari 39 negara. (The Third International Mathematics and Science Study – Report, 1995).
Mengkritisi berbagai data dan laporan di atas, maka timbul beberapa pertanyaan dalam benak kita. Bagaimana proses pembelajaran yang selama ini berlangsung? Dan bagaimana pula action ‘sang guru’ kita saat di kelas? Pertanyaan ini mungkin menjadi otokritik, tentang sejauhmana para guru telah melakukan inovasi dalam pembelajarannya.
Ditengarai selama ini, masih banyak guru yang belum melaksanakan tugas mengajarnya dengan optimal. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Dr. Soebagyo Brotosedjati mengatakan, “Hingga kini masih banyak guru yang belum memenuhi standar kualifikasi pendidikan. Padahal salah satu kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru”. Menurut beliau masih ada sekira 47,5 % yang belum memenuhi standar kualifikasi sebagai guru.” (Suara Merdeka : 2002). Kenyataan ini begitu memilukan dan menjadi semacam “pil pahit” bagi dunia pendidikan. Sehingga tentu menjadi wajar sajian data di atas bahwa mutu pendidikan kita masih rendah.
Keberadaan guru dalam suatu proses pembelajaran sesungguhnya memiliki peran dan kedudukan yang signifikan. Dr. George Lozanov, seorang peneliti pendidikan dan tokoh Metode Pembelajaran Cepat dari Bulgaria berujar,” Pengaruh guru sangat jelas dalam kesuksesan siswa” (Lozanov : 1980). Pendapat yang hampir senada dikemukakan oleh pencetus Metode Belajar Quching (quantum teaching), Bobbi de Porter (2002) yang berpendapat bahawa guru itu sebagai penggubah keberhasilan belajar siswa.
Kedua pendapat tokoh tersebut barangkali ada benarnya, siswa akan lebih terkembangkan potensi, bakat dan minatnya manakala guru mampu membimbing dan mengarahkannya. Ketika di kelas, sebenarnya guru dituntut tidak hanya sebagai pen-transfer of knowledge ansich tetapi juga mampu memerankan diri sebagai pewaris nilai, pembimbing, fasilitator, rekan belajar, model, direktur dan motivator (Oemar Hamalik : 2001).
Pemahaman di atas bukan berarti guru sebagai sosok segala-galanya dan amat mendominasi. Siswa tetap diperlakukan sebagai subjek belajar yang memiliki kedudukan penting dalam proses pembelajaran.
Dengan berbagai atribut yanng sedemikian mulia namun sekaligus berat ini, maka menjadi sebuah keniscayaan (sine qua-non) bagi para guru untuk senantiasa melakukan berbagai inovasi dalam pembelajarannya. Kemampuan untuk melakukan inovasi ini tentu saja mensyaratkan sosok guru yang kreatif, produktif, cerdas, komitmen tinggi dan tidak merasa puas dengan keadaan yang sudah ada.

Inovasi Pembelajaran

Ketika mendengar kata inovasi, yang muncul di benak kita barangkali sesuatu yang baru, unik dan menarik. Kebaruan, keunikan dan yang menarik itu pada akhirnya membawa kemanfaatan. Pendapat tersebut nampaknya tidak salah, dalam arti manusia sebagai makhluk sosial yang dinamis dan tak puas dengan apa yang sudah ada akan selalu mencoba, menggali dan menciptakan sesuatu yang ‘ baru ‘ atau ‘ lain ‘ dari biasanya, Begitu pula masalah inovasi yang erat kaitannya dengan proses pembelajaran. Di mana proses pembelajaran melibatkan manusia (baca : siswa dan guru) yang memiliki karakteristik khas yaitu keinginan untuk mengembangkan diri, maju dan berprestasi.
Kamus Besar Bahasa Indonesia memberi batasan, inovasi sebagai pemasukan atau pengenalan hal-hal yang baru, penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya baik berupa gagasan, metode atau alat (KBBI, 1990 : 330). Dari pengertian ini nampak bahwa inovasi itu identik dengan sesuatu yang baru, baik berupa alat, gagasan maupun metode. Dengan berpijak pada pengertian tersebut, maka inovasi pembelajaran dapat dimaknai sebagai suatu upaya baru dalam proses pembelajaran, dengan menggunakan berbagai metode, pendekatan, sarana dan suasana yang mendukung untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Hasbullah (2001) berpendapat bahwa ‘baru’ dalam inovasi itu merupakan apa saja yang belum dipahami, diterima atau dilaksanakan oleh si penerima inovasi.
Menurut Gagne (1975), setidaknya ada empat fungsi yang harus dilakukan guru kaitannya sebagai motivator. Pertama, arousal function atau membangkitkan dorongan siswa untuk belajar. Kedua, expectancy funtion yaitu menjelaskan secara kongkret kepada siswa apa yang dapat dilakukan pada akhir pengajaran. Ketiga, incentive function maksudnya guru memberikan ganjaran untuk prestasi yang dicapai dalam rangka merangsang pencapaian prestasi berikutnya dan keempat, disciplinary function bahwa guru membantu keteraturan tingkah laku siswa.
Keempat fungsi tersebut, selayaknya diperankan dengan tepat oleh guru dalam sebuah proses pembelajaran, sehingga diharapkan motivasi belajar siswa semakin lama akan semakin meningkat dan tinggi.

Contoh dan Bentuk Inovasi yang Sederhana

Perlu disadari bahwa pembelajaran merupakan suatu interaksi yang bersifat kompleks dan timbal-balik antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa. Selayaknya siswa diberi kesempatan yang memadai untuk ikut ambil bagian dan diperlakukan secara tepat dalam sebuah proses pembelajaran.
Ditengarai bahwa dunia anak (baca : TK dan SD) merupakan dunia bermain, tetapi acapkali guru melupakan hal ini. Semestinya setiap guru dalam setiap proses pembelajarannya menciptakan suasana yang menyenangkan (fun), menggairahkan (horee), dinamis (mobile), penuh semangat (ekpresif) dan penuh tantangan (chalenge).
Oleh karena itu berbagai inovasi dapat dicoba untuk dikembannngkan walaupun amat sederhana. Beberapa bentuk inovasi yang sempat penulis cobakan, diantaranya:

Pembuatan yel-yel

Yel-yel ini biasanya dilakukan sebelum pembelajaran dimulai, guru mengajak siswa untuk bersama-sama mengucapkan beberapa yel yang telah diajarkan kepada mereka.
Tujuannya :
1. menumbuhkan semangat belajar siswa.
2. menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
3. mewujudkan hubungan yang akrab antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa.
Berbagai variasi yel dapat diciptakan oleh guru, dengan mengubah lagu tertentu yang sudah dihapal siswa serta menggunakan kepalan tangan, suara yang bersemangat, mimik muka serta kekompakan siswa dalam pengucapannya.
Penulis membagi pembuatan yel ini dalam dua bagian, yaitu yel-yel kelas, yang memberi semangat untuk pengkondisian kelas sehingga siswa siap belajar (apersepsi dan motivasi), dan yel-yel mata pelajaran yaitu memberi semangat untuk mengikuti pelajaran tertentu.
Di bawah ini, contoh-contoh yel yang telah dibuat dan dilakukan ketika akan dimulai proses pembelajaran.
Contoh Yel-yel kelas
KELASKU….KELASKU….KELASKU
YANG TERBAIKK… OK ! ALLOHU AKBAR !
AKU ANAK SHOLEH !!!!!!! ……………..
DEDEED….DEDEED…..DEDEED……….ALLOHU AKBAR !
Contoh yel-yel mata pelajaran
Pelajaran Matematika
MATE… MATE… MATIKU……MATEMATIKA
AKU SENANG BEL-LAJAR MATEMATIKA
YES !!!! ALLOHU AKBAR !
Pelajaran IPA
IPAAA….IPAA….IPAAA I PE A
ILMU,,,, PENGETAHUAN,,,, ALAM
IS THE BEST , OH YEE… ALLOHU AKBAR !
Pelajaran IPS
IPSSSSSS… IPSSSSSSSSSS…IPSSSSSSSSSSSS…
I LIKE IT …. I LIKE IT, OH LALA…. OH LALA
ALLOHU AKBAR !
Pelajaran Bahasa Indanesia
BI……….BI…………..BI…………………
WOW KERREEEN………ALLOHU AKBAR !
Semua yel-yel selalu diakhiri dengan lafadz takbir, sambil mengepalkan tangan kanan ke atas. Hal ini dimaksudkan untuk menanamkan nilai kepada siswa bahwa semua yang ada di dunia ini adalah kecil, yang maha besar dan maha angung hanyalah Alloh azza wa zalla, pemilik alam semesta dan pemberi ilmu pengetahuan.
Pemberian Reward
Berdasarkan pangalaman di lapangan, anak kelas bawah (baca : SD) amat senang apabila usaha belajarnya dihargai dan mendapat pengakuan dari guru, walaupun amat sederhana. Oleh karena itu, para guru nampaknya jangan terlalu pelit untuk menberikan penghargaan, selama dilakukan dengan memperhatikan waktu dan cara yang tepat. Penghargaan itu sendiri dapat dimaknai sebagai alat pengajaran dalam rangka pengkondisian siswa menjadi senang belajar.
Tujuannya:
1. mendorong siswa agar lebih giat belajar.
2. memberi apresiasi atas usaha mereka.
3. menumbuhkan persaingan yang sehat antar siswa untuk meningkatkan prestasi
Pemberian penghargaan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara dan sesuai kesempatan yang ada. Penulis membaginya dalam beberapa macam, yakni dalam bentuk ucapan, tulisan, barang/benda dan penghargaan khusus. Seyogyanya penghargaan ini dapat menjadi kebanggaan siswa akan eksistensi dirinya, yang nantinya meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi diri.
Penghargaan berupa ucapan.
Pemberian penghargaan ini dapat dilakukan dengan direncanakan terlebih daluhu atau bersifat spontan saja. Yang terpenting bahwa setiap siswa yang menunjukkan suatu usaha, maka layak dihargai. Pemberian pujian bagi siswa yang berpatisipasi aktif dalam proses pembelajaran, seperti kata-kata YESS ! (sambil mengancungkan jempol tangan), Excelent (dua jari membentuk huruf V), Thankyou Very Much (kedua tangan diacungkan ke atas) dll.
Penghargaan berupa tulisan.
Hal ini dapat dilakukan setiap hari, ketika siswa mengerjakan tugas atau PR. Penghargaan ini diberikan dengan cara guru menuliskan di buku catatan atau tugas siswa, berupa kata pujian, terutama bagi siswa yang berhasil mendapat nilai bagus (80-100). Kalimat pujian tersebut diantaranya “ selamat, you are the best student “ , “ Alhamdulillah, kamu anak pintar “ , “ pacu terus prestasimu “ ,
Penghargaan berupa barang/benda
Berbagai benda sebenarnya dapat dijadikan alat penghargaan, baik benda yang sudah ada maupun yang telah dimodifikasi/disiapkan.
Penulis misalnya memberikan penghargaan berupa bintang, terbuat dari kertas karton/asturo berukuran kecil bagi siswa yang mendapat nilai tinggi (80-100) baik latihan soal, tugas maupun PR.
Kalung medali pelajaran, terbuat dari gabus yang menyerupai sebuah medali dengan menggunakan tali warna. Medali dibuat khusus untuk setiap mata pelajaran, dan diberikan kepada siswa setiap selesai ulangan harian. Siswa yang mendapat nilai tertinggi dalam ulangan harian berhak menerima medali.
Sewaktu-waktu tidak ada salahnya apabila guru memberikan penghargaan berupa uang jajan, walaupun dengan nilai nominal yang relatif kecil. Bagi siswa terkadang bukan besar kecilnya uang tetapi kebanggaan mendapatkannya dari guru yang dicintainya.
Penghargaan khusus
Penghargaan ini sifatnya spontan dan insidental, di mana siswa yang berhasil menjawab dengan tepat pertanyaan dari guru dimungkinkan untuk istirahat atau pulang terlebih dahulu.
3. Pemberian sanksi
Dalam sebuah proses pembelajaran perlu ada semacam aturan main (rule of the game). Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik, termasuk perlu adanya sanksi yang disepakati bersama antara guru dengan siswa. Tetapi diupayakan dalam pemberian saknsi ini betul-betul bersifat pedagogis (mendidik).
Tujuannya :
1. terwujudnya kelas yang tertib, namun diupayakan tetap menyenangkan.
2. penanaman disiplin kepada anak.
3. mendidik siswa untuk bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukan.
Kotak Soal
Dibuat dari bekas wadah susu atau makanan lain, yang berbentuk segi empat, kemudian dibungkus kertas kado, dengan warna yang menarik ditempel di dinding kelas sejumlah mata pelajaran, sehingga setiap mapel memiliki kotak soal tersendiri.
Tujuannya :
mendorong siswa agar senang mempelajari soal sesuai keinginannya setiap saat.
Memberi kesempatan memanfaatkan waktu luang untuk mempelajari soal-soal.
Soal ini dibuat dengan berbagai bentuk, seperti soal cerita, kuis, siapa aku, tanya jawab, dll. Di tulis di kertas asturo atau kertas lain dengan bentuk yang menarik.

Pokjar (Kelompok Belajar)

Siswa dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa, setiap kelompok dipilih satu ketua yang mampu memimpin dan membantu anggotanya.
Tujuannya :
Matih kerjasama antara siswa
Menanamkan jiwa kepemimpinan dan saling membantu
Terjadi pertukaran pengetahuan dan memungkinkan siswa yang sudah paham mengajari teman lainnya .
Dalam pelajaran tertentu, guru memberikan masalah kemudian siswa mendiskusikanya dalam kelompok. Adapun tempat pengerjaannya diserahkan sepenuhnya pada mereka, asal waktunya ditetapkan dengan jelas. Mereka boleh mengerjakan di kelas (in-door) atau diluar kelas (out-door) seperti perpustakaan, halaman sekolah, aula atau mushola.
Bagi kelompok yang berhasil meraih nilai tertinggi dan paling cepat, akan diberi penghargaan berupa bintang kelompok, yang nantinya ditempel di dinding dengan menggunakan gabus berukuran 100 cm x 75 cm. Gabus tersebut diberi tulisan “ Alhamdulillah, Mamah….. Mamah……….. inilah bintang kelompokku………”.
6. Perpustakaan Kelas
Penanaman kebiasaan membaca harus selalu ditumbuhkan. Kehadiran perpustakaan kelas merupakan salah satu strategi yang dapat dilakukan. Berbagai buku yang bersifat ringan dan dapat menggugah kreativitas siswa bisa dijadikan referensi. Majalah Bobo, Annida, Anak Sholeh, buku cerita, kisah sahabat dan petualangan hewan merupakan pilihan bagi mereka.
Tujuannya :
Menanamkan kebiasaan membaca sejak dini, karena membaca adalah kunci pengetahuan.
Memanfaatkan waktu luang secara baik.
Adapun sumber bukunya dapat diperoleh dari sumbangan siswa sendiri yakni membawa buku bacaan bekas dari rumah, membeli atau sumbangan.

Mading Kelas

Kehadiran majalah dinding (mading) kelas menjadi satu terobosan yang cukup baik. Diantara siswa ada yang dipilih menjadi pengurus mading. Mereka ada yang bertugas sebagai pimpinan redaksi, reporter, ilustrasi atau pencari berita.
Tujuannya :
Menampung hasil karya siswa berupa gambar, cerita/karangan, puisi, atau pengalaman pribadi.
Membiasakan siswa untuk menulis, segala ide, impian dan harapan dapat ditumpahkan dalam karya tulis.
Menumbuhkan semangat belajar dan membaca.
Biasanya siswa akan senang, apabila karyanya dilihat oleh teman-temannya. Hasil karya yang ditempel bisa saja sengaja dibuat oleh siswa di rumah atau hasil tugas mata pelajaran tertentu.
8. Setting Kelas
Untuk sekolah yang full day school kemungkinan besar siswa akan merasa jenuh dan capek berada terus di sekolah atau kelas. Oleh karena itu bagaimana menciptakan ruangan dan suasana kelas yang meminimalisir kejenuhan mereka.
Setting kelas dapat dilakukan oleh guru dengan cara penataan ruangan, pemasangan gambar, tulisan yang memotivasi, warna-warni yang menyolok, hiasan yang menggugah poster dll. Contohnya poster dapat ditempel di dinding kelas. Bunyi poster misalnya, “ BELAJAR ITU MUDAH DAN MENYENANGKAN “, “ MEMBACA MENJADI KEBUTUHANKU “, AKU INGIN MENJADI ANAK PINTAR DAN SHOLEH “, “ BELAJAR ITU IBADAH, BERPRESTASI ITU INDAH.”
Setiap minggu sekali, siswa diperbolehkan untuk berpindah tempat duduknya, sesuai keinginan mereka. Papan tulis, setiap semester sekali dapat dirubah posisinya, sesuai kesepakatan dengan siswa.
Mencatat dengan Peta Pikiran
Hasil temuan mutakhir menunjukan bahwa otak manusia memiliki kehebatan yang luar biasa, ada otak kiri dan otak kanan. Untuk mengembangkan kemampuan otak kanan yang penuh dengan imajinasi, siswa diajarkan cara menulis dengan menggunakan peta pikiran.
Tujuannya :
Mempermudah mengingat/menghapal materi pelajaran.
Menulis sambil menggambar disertai warna akan lebih menarik dan tidak jenuh.
Mengembangkan daya imajinasi dan kreatifitas anak.
Guru harus menyusun terlebih dahulu materinya yang sesuai. Siswa diberi kebebasan untuk mewarnai, menggambar dan membuatnya sendiri.
Penggunaan alat peraga
Alat peraga boleh dikatakan sebagai salah satu pendukung kesuksesan pembelajaran, karena dengan media ini biasanya pembelajaran menjadi lebih menarik. Berbagai media dapat dibuat guru walaupun sederhana.
Tujuannya :
Memperjelas materi yang disampaikan, karena siswa melihat secara langsung.
Menarik siswa sehingga penbelajaran lebih hidup dan dinamis.
Sebagai sarana untuk menambah pemahaman siswa tentang materi mata pelajaran, terutama media yang berupa permainan.
Media yang dapat dibuat misalnya kartu permainan perkalian. pembagian dan pengurangan. Angka gabus berwarna (matematika), fuzel IPA, PP IPA, kartu permainan IPA (IPA), PP IPS, mata angin, gambar, denah (IPS), kartu berpasangan, papan sinonim/antonim (B. Indonesia). Prinsip utama dari pembuatan alat peraga adalah dengan media maka pembelajaran lebih bermakna dan menggairahkan.
Pembelajaran sambil bermain
Kegiatan ini amat tergantung pada gurunya. Pembelajaran tidak harus selalu serius, siswa duduk manis semua di meja, mendengarkan ceramah guru dengan tidak boleh melirik kiri dan kanan. Sebenarnya dimungkinkan pembelajaran dengan mengadopsi berbagai permainan yang sering dilihat oleh anak-anak di TV seperti kuis siapa aku, tebaklah, siapa berani dll.
Selain itu guru bisa mengembangkan metode ini berdasarkan pengalaman di lapangan. Contohnya dalam pelajaran B. Indonesia, mengadakan permainan tebak kata, di mana setiap siswa menyiapkan kata yang telah dipahami artinya, kemudian dia mengemukakan huruf awal sambil menyebutkan ciri-cirinya. Permainan peribahasa, dengan cara melanjutkan peribahasa yang telah diucapkan siswa lain, apabila ada yang salah maka, dia maju ke depan untuk bernyanyi (nasyid).
Begitu banyak bentuk permainan yang dapat dilakukan oleh guru, dan kesemuanya bertujuan untuk lebih menarik siswa dalam pembelajaran.
PENUTUP
Inovasi pembelajaran merupakan sesuatu yang penting dan mesti dimiliki atau dilakukan oleh guru. Hal ini disebabkan karena pembelajaran akan lebih hidup dan bermakna. Berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi kepada siswa agar lebih giat dan senang belajar.
Seperti yang telah dipaparkan, pada hakekatnya sifat inovasi itu amat relatif, dalam arti inovasi yang kita lakukan sebenarnya barangkali sudah tidak asing bagi orang lain. Tetapi sebagai seorang guru yang setiap hari berinteraksi dengan anak, maka tidaklah salah apabila terus-menerus melakkukan inovasi dalam pembelajaran.
Kemauan guru untuk mencoba menemukan, menggali dan mencari berbagai terobosan, pendekatan, metode dan sistem pembelajaran merupakan salah satu penunjang akan munculnya berbagai inovasi-inovasi baru yang segar dan mencerahkan.
Penulis memandang, tanpa dibarengi kemauan dari guru untuk selalu berinovasi dalam pembelajarannya, maka dimungkinkan pembelajaran akan dirasa menjenuhkan oleh siswa. Di samping itu, guru tidak akan terkembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal. Inovasi akhirnya menjadi sesuatu yang harus dicoba untuk dilakukan, sesederhana apapun.

Mudahnya Belajar Bilangan Bulat dengan Petak Pintar


Salah satu materi yang membuat siswa kelas V SDN 7 Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Lombok Timur kesulitan dalam belajar matematika adalah materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Guru selama ini mengajar dengan menggunakan garis bilangan, namun hal tersebut masih belum mampu membuat siswa memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat tersebut.

Belajar bilangan bulat dengan menggunakan petak pintar
Ahmadin, guru di kelas itu berusaha untuk mencari jalan keluar agar siswa-siswanya senang belajar matematika dan mudah memahami konsep tersebut.   Setelah berdiskusi dengan Kepala Sekolah dan fasilitator, akhirnya ditemukan sebuah alat untuk mempermudah dan membuat siswa senang mempelajari konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.  Alat itu diberi nama Petak Pintar. Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat alat peraga ini adalah: Kertas HVS, spidol untuk membuat garis petak, dan batu krikil minimal 20 atau daun-daunan atau biji-bijian.
Berikut langkah-langkah yang telah dilakukan Pak Ahmadin bersama siswa di kelasnya:
  • Secara berpasangan siswa membuat petak-petak sebanyak dua kolom di atas kertas HVS yang disediakan.  Satu kolom untuk bilangan positif, dan satu kolom lagi untuk bilangan negatif. Jumlah petak dalam satu kolom minimal sepuluh dan maksimal tidak ada batasnya, tergantung ukuran petak dan panjang kertas.
  • Siswa mencari alat bantu seperti batu kerikil atau daun-daunan, atau biji-bijian.
  • Siswa mengambil dua macam benda yang berbeda dan menentukan benda mana yang akan dijadikan bilangan positif dan mana yang akan dijadikan bilangan negatif.
  • Guru memberikan soal kepada siswa, misalnya 5 + (-3).  Siswa menyimpan 5 bunga (representasi bilangan positif) dan menyimpan 3 kerikil (representasi bilangan negatif).
  • Siswa diinformasikan bahwa apabila satu bunga bertemu dengan satu kerikil hasilnya akan nol.
  • Siswa mengambil pasangan benda yang hasilnya nol dan menghitung yang tersisa.  Maka akan diperoleh sisa 2 bunga, yang berarti hasilnya adalah 2.
  • Selanjutnya guru memberi soal yang berbeda.
Cara menggunakan alat peraga ini dalam pembelajaran:
  1. Guru memberikan contoh cara penggunaan alat peraga ini.
  2. Secara berkelompok siswa diberikan tugas menghitung hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan alat peraga ini.
  3. Hasil penghitungan tiap kelompok dibuktikan kebenarannya di depan kelas secara bergilir.
Hasil belajar penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan alat peraga ini membuat siswa senang belajar dan lebih mudah memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.



Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SDN 7 Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Lombok Timur
Tingkat pendidikan
:
SD/MI
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:
Salah satu materi yang membuat siswa kelas V SDN 7 Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Lombok Timur kesulitan dalam belajar matematika adalah materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Guru selama ini mengajar dengan menggunakan garis bilangan, namun hal tersebut masih belum mampu membuat siswa memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat tersebut.
Tujuan praktik yang baik
:
Meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat
Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Secara berpasangan siswa membuat petak-petak sebanyak dua kolom di atas kertas HVS yang disediakan.  Satu kolom untuk bilangan positif, dan satu kolom lagi untuk bilangan negatif. Jumlah petak dalam satu kolom minimal sepuluh dan maksimal tidak ada batasnya, tergantung ukuran petak dan panjang kertas.
  • Siswa mencari alat bantu seperti batu kerikil atau daun-daunan, atau biji-bijian.
  • Siswa mengambil dua macam benda yang berbeda dan menentukan benda mana yang akan dijadikan bilangan positif dan mana yang akan dijadikan bilangan negatif.
  • Guru memberikan soal kepada siswa, misalnya 5 + (-3).  Siswa menyimpan 5 bunga (representasi bilangan positif) dan menyimpan 3 kerikil (representasi bilangan negatif).
  • Siswa diinformasikan bahwa apabila satu bunga bertemu dengan satu kerikil hasilnya akan nol.
  • Siswa mengambil pasangan benda yang hasilnya nol dan menghitung yang tersisa.  Maka akan diperoleh sisa 2 bunga, yang berarti hasilnya adalah 2.
  • Selanjutnya guru memberi soal yang berbeda.
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:
Pemahaman siswa terhadap konsep dasar penjumlahan dan pengurangan menjadi lebih baik.
Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:
Selamet Riyadi
Fasilitator pendamping SDN 7 Selebung Ketangga
Kecamatan Keruak,kabupaten Lombok Timur
Kontak: Moderator

6 tanda siswa senang belajar dengan kita


1. Siswa mengatakan begini kepada kita sebagai gurunya, “Pak, dirumah saya coba-coba lakukan hal yang kita lakukan di kelas kemarin itu lho..!”
2. Siswa bertemu dengan kita dan langung ingat hari ini ada pelajaran kita di kelasnya.
3. Siswa bertanya dengan tidak sabar kepada kita sebagai gurunya sebelum pelajaran berlangsung, ” Pak kalo hari ini kita akan belajar apa ya?”

4. Ada siswa dari kelas lain yang satu paralel dengan kelas yang kita ajar lebih dahulu, tiba-tiba datang dan bilang ” Pak, kelas saya mau juga belajar seperti itu..!”
5. Kita sedang sibuk berceramah atau menerangkan sesuatu pembukaan kegiatan di depan kelas tiba-tiba ada siswa yang bilang, “Pak ..kapan kita mulai?” atau “Pak ..ayo kerjakan sekarang!”
6. Saat kita masuk ke kelas,siswa langsung mengatakan setengah berteriak, “Pak, saya mau belajar seperti kemarin..!”

Guru Berprestasi Mampu Buat Siswa Senang Belajar


Wamendiknas Prof. Dr. Fasli Jalal saat buka acara, Jumat (12/8).
Jakarta (Dikdas): Guru dapat dikatakan berprestasi bila mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Suasana yang terbangun tersebut pada gilirannya membuat murid dengan sendirinya terpanggil, senang, dan aktif untuk belajar. “Tugas guru yang pertama adalah menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang mampu membuat siswa senang belajar,” kata Prof. Dr. Fasli Jalal, Wakil Menteri Pendidikan Nasional di Jakarta, Jumat sore (12/8).

Fasli Jalal berkata demikian saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan Pemberian Penghargaan Guru Daerah Khusus dan Guru Pendidikan Khusus Berdedikasi Serta Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tahun 2011 yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta. Hadir dalam acara pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemdiknas, guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tutor undangan.     

Lebih lanjut Fasli Jalal bercerita, di banyak negara, jika waktu libur tiba, anak-anak membuat resah orangtua. Mereka gelisah, bertanya-tanya kapan bisa kembali ke sekolah dan kenapa libur sekolah begitu lama. “Karena mereka menemukan kebahagiaan di sekolah,” ungkapnya. Guru-guru di sana mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.   

Keberhasilan guru itu, tambah Fasli Jalal, ditopang oleh kemampuan ilmu pengetahuan, kompetensi, moralitas, akhlak, iman, takwa, dan kepribadian guru yang tangguh. “Pada akhirnya mendapatkan hasil belajar yang luar biasa,” jelasnya.

Guna mecapai tujuan ke arah sana, Pemerintah tak akan henti-hentinya memberi semangat kepada guru-guru yang berjuang di garda terdepan dalam bentuk pemberian penghargaan tunjangan. Tunjangan khusus satu kali lipat gaji pokok bagi guru-guru di daerah khusus.

Tunjangan tak hanya diberikan kepada guru negeri. Guru swasta juga dapat. “Kepada mereka guru-guru di daerah khusus, yang berjalan kaki berkilo-kilo, masuk sungai, berlayar ke pulau-pulau, dan melayani anak-anak di dalam hutan dan pegunungan, mari kita beri tepuk tangan yang hangat pada mereka!” seru Fasli Jalal diikuti riuh tepuk tangan hadirin.

Fasli Jalal menekankan bahwa aktivitas guru memberi harapan dan manfaat besar pada bangsa, yang akan terasa untuk berpuluh-puluh tahun ke depan. “Karena yang kita sasar adalah sebuah tujuan besar,” tuturnya, “menyiapkan anak-anak kita sehingga ia beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia tapi kokoh kepribadiannya, cerdas secara holistik untuk semua kecerdasan jamak yang dimiliki sesuai bakat dan minat potensinya tapi dia juga sehat, mempunyai tanggung jawab sebagai warga negara, dan demokratis.”


Peserta
Dalam laporannya, Hamid Muhammad, Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Non-Formal dan Informal (PAUDNI) Kemdiknas, mengatakan, acara pemberian penghargaan merupakan kerja bareng Ditjen Pendidikan Dasar, Ditjen Pendidikan Menengah, dan Ditjen PAUDNI. Acara akan berlangsung tujuh hari, 12-18 Agustus 2011.    

Acara diikuti oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikaan (PTK) berprestasi dan berdedikasi sebanyak  506 orang dari unsur guru, kepala sekolah, pengawas, dan tutor se-Indonesia. Selama di Jakarta mereka akan mengikuti berbagai kegiatan. “Baik kegiatan seleksi melalui penilaian portofolio, tes tertulis, presentasi, dan wawancara, hingga mengikuti acara-acara kenegaraan dan ceramah dari berbagai nara sumber,” urai Hamid Muhammad.* (Billy Antoro)  

BELAJAR SENANG DAN SENANG BELAJAR

Di dalam al-Qur’an disebutkan, bahwa manusia merupakan makhluk yang mempunyai sifat cinta kepada kesenangan. Sifat itulah yang membuat manusia mengerahkan seluruh tenaga dan waktunya untuk memburu kesenangan. Meskipun secara umum kesenangan itu diidentikkan dengan harta dan kekuasaan, tetapi ada beberapa orang yang memiliki kesenangan yang dianggap orang lain bukan kesenangan. Contohnya adalah belajar. Bagi kebanyakan orang, belajar bukanlah sebuah kesenangan, tetapi ada beberapa orang yang menganggapnya sebagai kesenangan.
Mengapa hal itu bisa terjadi ? Jawabannya adalah belajar itu sendiri. Artinya, seseorang bisa senang kepada sesuatu karena dia belajar menyenangi hal itu. Keinginan belajar untuk menyenangi itu kemudian menjadikan hal yang tidak disenangi menjadi sebuah kesenangan.
Dalam hal ini, faktor yang menjadi penentu keberhasilan dari proses ini adalah adaptasi. Seseorang yang mampu beradaptasi  dengan cepat, maka dia mampu menyenangi sesuatu dengan cepat.
Ketika seorang siswa memasuki sebuah lembaga pendidikan, hal pertama kali yang harus dilakukan adalah adaptasi terhadap lingkungan sekolah. Adaptasi sangat penting, karena hal ini sangat berkaitan erat dengan kenyamanan siswa dalam belajar. Selain beradaptasi dengan teman dan guru yang tidak kalah pentingnya adalah siswa harus beradaptasi dengan kegiatan belajar. Dalam proses adaptasi ini peran guru sangat krusial, yaitu membantu siswa agar bisa belajar menyenangi kegiatan belajar di sekolah. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membua suasana kelas yang menyenangkan.

Salah satu cara menciptakan suasana kelas yang menyenangkan adalah bermain. Johan Huizinga, seorang profesor, teoritisi budaya dan sejarawan Belanda mengatakan bahwa  bahwa manusia adalah homo lendus (makhluk yang suka bermain). Untuk memenuhi hasrat bermainnya itu manusia menciptakan aneka permainan mulai dari yang paling sederhana hingga berteknologi tinggi.  Begitu pula dengan siswa, mereka membutuhkan permainan dalam belajar. Pengabaian terhadap insting bermain ini dalam belajar akan membuat siswa tidak akan mampu menyenangi kegiatan belajar .
Apabila kita  membuat angket kemudian disebarkan pada siswa yang berisi pertanyaan pelajaran apa yang disenangi, maka jawaban yang diperoleh adalah : Olahraga, Seni Budaya dan TIK. Mengapa pelajaran-pelajaran itu paling disukai siswa ?. Jawabannya adalah karena ke tiga pelajaran paling banyak mengandung permainan .  Namun, apabila permainan dalam tiga pelajaran tersebut dihilangkan (misalnya dibuat hanya teori saja tanpa praktek), yang terjadi adalah siswa menjadi tidak senang terhadap pelajaran tersebut. Berangkat dari kenyataan itu, sangat diperlukan guru-guru yang terampil membuat permainan serta mampu mengaplikasikannya dalam belajar.
Guru tidak harus menciptakan suatu permainan yang baru untuk bisa diaplikasikan di kelas. Guru bisa mencontoh dan memodifikasi ragam bentuk permainan yang sudah dikenal. Misalnya, monopoli, ular tangga dan TTS.  Selain itu, model-model kuis yang banyak ditayangkan di televisi dapat dimodifikasi dan  diterapkan dalam pembelajaran.  Permainan dalam bentuk digital seperti game dan animasi adalah  yang paling bagus dan menarik. Tetapi pembuatannya tidak mudah,  karena membutuhkan ketrampilan khusus dari guru. Membuat permainan dalam belajar tidaklah sulit bagi guru. Yang menjadi masalah adalah maukah dan sempatkan guru membuatnya dalam keadaan beban mengajar yang sangat tinggi akibat sertifikasi ?.
Adalah hak siswa untuk mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan ketika belajar di kelas. Terpenuhinya hak ini akan  membawa dampak yang positif,  yaitu siswa akan senang belajar. Prilaku ini akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan tujuan pendidikan kita semua.

cara agar anak rajin belajar

Banyak papa dan mama mengeluh dan bingung mencari cara agar anak rajin belajar. Rajin belajar? Coba anda ingat-ingat ketika anda masih kecil, apakah anda sendiri juga rajin belajar? :) Apakah anda juga langsung menurut begitu disuruh untuk belajar oleh papa dan mama? Pertanyaan diatas merupakan satu input balik agar kita sebagai papa dan mama tidak menekan terlalu keras pada anak untuk rajin belajar. Ingin anak rajin belajar itu baik, tapi pahamilah dan sadarilah juga kalau anak anda juga seperti anda waktu kecil dulu.
Nah, bagaimana cara sederhana agar anak rajin belajar?

Mulai segala sesuatu dengan pikiran

Dalam sebuah seminar, pembicara mengatakan kalau sebuah karakter atau sifat, misalnya sifat yang rajin belajar, itu tidak otomatis terbentuk. Semua anak dilahirkan sama, dari bayi, belajar berdiri, belajar berjalan, belajar berbicara, belajar membaca dan akhirnya mereka sekolah. Semua sama.
Yang berbeda adalah bagaimana mereka menghabiskan waktu 24 jam sehari itu.
Dimulai dari pikiran, dilakukan setiap hari sehingga menjadi kebiasaan dan kebiasaan itu menjadi karakter seseorang.
Anak kami suka melihat princess, dia ingin menjadi seperti princess. Papa dan mama memberikan masukan tiap saat, “Princess itu pintar membaca, pintar menulis, kalau ditanya jawabnya cepat dan keras”. Satukan keinginan anak anda dan keinginan anda, ucapkan sesering mungkin pada anak anda karena disitu pikiran mereka dibentuk.

Pelajaran dari les matematika

Kami mendapatkan konfirmasi tentang cara agar anak rajin belajar ini dari sebuah les matematika anak kami yang setiap hari memberi PR. Setelah bertanya dan konsultasi dengan guru pembimbing les tersebut, tujuan PR itu bukanlah untuk menjadikan anak itu pintar dan hafal, tapi lebih mengarahkan pada kebiasaan tiap hari mengerjakan PR.
Kebiasaan tiap hari mengerjakan PR itu yang kami ingat. Memang tidak mudah pada awalnya. Anak kami juga mengeluh capek, ngantuk dsb kalau disuruh kerjain PR, namun sebagai papa mama teruslah mendorongnya. Kami memberikan point, “Oh, kamu sudah pintar 1 kali ya” bila dia mengerjakan PR hari itu… “Bila pintar sampai 10 kali, nanti papa dan mama belikan boneka”, beri penghargaan.
Setelah terbiasa dengan 1 PR matematika, kami menambahkan PR membaca tiap hari, beri point juga dan beri reward juga. Sekarang PR anak kami menjadi matematika, membaca, menulis dan itu dilakukan setiap hari.
Perlu kesabaran dari papa dan mama dalam membimbing anak melewati masa-masa bosan dan masa-masa jenuh. Beri sedikit PR bila anak mengalami masa itu, bukan tidak ada PR, tapi sedikit PR.
Tips tambahan dari:
  • bintangtimur.blogdetik.com:  “Papa dan mama ikut juga memegang buku atau koran disekitar anak”. Tentu ini akan menciptakan ’suasana’ belajar di dalam rumah.
Thanks bintangtimur.
Ada tips lain agar anak rajin belajar? Share bersama kami agar berguna bagi papa dan mama yang lain.

Catatan Yang Ditampilkan

Formulir

Formulir Daftar Peserta Didik Nama Lengkap: NIS: Kelas: Tambah Peserta Daftar Peserta Didik N...