Senin, 30 Mei 2011

sPENERAPAN PENYELESAIAN SOAL SECARA SISTEMATIS ( PS 3 ) DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPOSITORI PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN DI KELAS VIII SMP RAKYAT PANCUR BATU


TAHUN AJARAN 2008 / 2009
Leny Farida Yanti (NPM 7105050202)
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan penerapan PS3 dengan menggunakan metode ekspositori, (2) mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan PS3 dan (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan PS3 menggunakan metode ekspositori.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Subjek dalam penelitian
ini adalah siswa kelas

SMP-RAKYAT Pancur Batu sebanyak 36 orang. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan PS3 pada pembelajaran matematika dengan menggunakan metode ekspositori pada pokok bahasan Lingkaran.

Indikator keefektifan penerapan PS3 dengan menggunakan metode ekspositori pada penelitian ini adalah (1) tingkat penguasaan siswa minimal sedang terpenuhi, (2) ketuntasan belajar secara klasikal terpenuhi, (3) ketuntasan pencapaian TPK terpenuhi, (4) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran terpenuhi.

Berdasarkan hasil analisa data diperoleh bahwa dari 36 siswa terdapat 30 siswa (83,3%) yang memperoleh nilai lebih besar atau sama dengan 65% (tuntas belajar) dan 6 siswa (16,7%) tidak tuntas belajar. Ketercapaian TPK sebanyak 5 (67,44%) dari 6 TPK telah tuntas. Dari hasil observasi (3,11) disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran termasuk dalam kategori baik.

Berdasarkan indikator keefektifan pada penelitian ini, disimpulkan bahwa penerapan PS3 dengan menggunakan metode ekspositori efektif diterapkan pada pokok bahasan Lingkaran di kelas VIII SMP-RAKYAT Pancur Batu T.A 2008/2009.

Tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan PS3 yaitu (1) kemampuan menganalisa soal sebesar 68,5% (kategori sedang), (2) kemampuan merencanakan penyelesaian soal sebesar 65,2% (kategori sedang), (3) kemampuan menyelesaikan soal sebesar 66,4% (kategori sedang), (4) kemampuan mengevaluasi kembali hasil penyelesaian soal sebesar 66,1% (kategori sedang). Dari keempat tingkat kemampuan tersebut, siswa SMP-RAKYAT Pancur Batu memiliki tingkat kemampuan sedang dalam menyelesaikan soal dengan PS3

Scribd
Upload a Document
Search Documents
document collections icon
publishers icon
documents icon
scribd pages icon
users icon
Explore
Tri_11x6
Documents

* Books - Fiction
* Books - Non-fiction
* Health & Medicine
* Brochures/Catalogs
* Government Docs
* How-To Guides/Manuals
* Magazines/Newspapers
* Recipes/Menus
* School Work
* + all categories
*
* Featured
* Recent

People

* Authors
* Students
* Researchers
* Publishers
* Government & Nonprofits
* Businesses
* Musicians
* Artists & Designers
* Teachers
* + all categories
*
* Most Followed
* Popular

* Sign Up
* |
* Log In

1
First Page
Previous Page
Next Page
/ 110
Sections not available
Zoom Out
Zoom In
Fullscreen
Exit Fullscreen
Select View Mode
View Mode
BookSlideshowScroll
Readcast
Add a Comment
Embed & Share
Reading should be social! Post a message on your social networks to let others know what you're reading. Select the sites below and start sharing.
Readcast this DocumentTransparent
Login to Add a Comment
Share & Embed
Add to Collections
Download this Document for Free
Auto-hide: on
Quantcast
PENERAPAN PENYELESAIAN SOAL SECARA SISTEMATIS(PS3)
DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPOSITORI PADA

POKOK BAHASAN LINGKARAN DI KELAS VIII
SMP RAKYAT PANCUR BATU
TAHUN AJARAN 2008 / 2009
SKRIPSI

Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan
Memenuhi Syarat untuk Mencapai
Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh

LENY FARIDA YANTI
Nomor Pokok : 7105050202
Program Studi Pendidikan Matematika

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN
2009
FK IP
PENERAPAN PENYELESAIAN SOAL SECARA SISTEMATIS(PS3)
DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPOSITORI PADA

POKOK BAHASAN LINGKARAN DI KELAS VIII
SMP RAKYAT PANCUR BATU
TAHUN AJARAN 2008 / 2009
SKRIPSI

Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan
Memenuhi Syarat untuk Mencapai
Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh

LENY FARIDA YANTI
Nomor Pokok : 7105050202
Program Studi Pendidikan Matematika
PEMBIMBING I
PEMBIMBING II
Mulyono,S.Si, M.Si
Muliawan Firdaus,S.Pd, M.Si

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN
2009
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
BERITA ACARA BIMBINGAN SKRIPSI
Nama
:
LENY FARIDA YANTI
NPM
:
7105050202
Program Studi
:
Pendidikan Matematika
Dosen Pembimbing I
:
Mulyono, S.Si, M.Si
Dosen Pembimbing II
:
Muliawan Firdaus, S.Pd, M.Si
Tgl. Penunjukkan Pembimbing :
24 November 2008
Tgl. Persetujuan Judul
:
14 November 2008
Judul Skripsi
:
PENERAPAN
PENYELESAIAN

SOAL SECARA SISTEMATIS (PS3) DENGAN MENGGUNAKAN

METODE EKSPOSITORI PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN DI KELAS VIII SMP RAKYAT PANCUR BATU TAHUN AJARAN 2008/2009.
Uraian Pelaksanaan Pembimbing
Pembimbing I
Pembimbing II
No
Materi Bimbingan
Tanggal
Paraf
Tanggal
Paraf
1. Pengajuan Judul
14-11-2008
14-11-2008
2. ACC Judul
14-11-2008
14-11-2008
3. Pengajuan Proposal
31-01-2009
31-01-2009
4. ACC Proposal
18-02-2009
18-02-2009
5. Pengajuan Skripsi
30-05-2009
30-05-2009
6. Perbaikan I
02-06-2009
02-06-2009
7. Perbaikan II
03-06-2009
03-06-2009
8. Perbaikan III
08-06-2009
08-06-2009
9. ACC Skripsi
09-06-2009
18-06-2009
Medan,

Juni 2009
Ketua Program Studi
Pendidikan Matematika
(Drs. Syahwin, M.Si)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
PENGESAHAN SKRIPSI
Nama
: Leny Farida Yanti
Nomor Pokok
: 7105050202
Program Studi
: Pendidikan matematika
Jenjang Program
: Strata Satu (S1)
Judul skripsi

: PENERAPAN PENYELESAIAN SOAL SECARA
SISTEMATIS (PS3) DENGAN MENGGUNAKAN
METODE EKSPOSITORI PADA POKOK BAHASAN
LINGKARAN DI KELAS VIII SMP RAKYAT PANCUR
BATU TAHUN AJARAN 2008/2009
Medan,
2009
Panitia Ujian
Ketua
Sekretaris
______________
_______________
Pembimbing I
Pembimbing II
Mulyono, S.Si,M.Si
Muliawan Firdaus,S.pd,M.Si

PENERAPAN PENYELESAIAN SOAL SECARA SISTEMATIS ( PS 3 )
DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPOSITORI PADA
POKOK BAHASAN LINGKARAN DI KELAS VIII
SMP RAKYAT PANCUR BATU
TAHUN AJARAN 2008 / 2009
Leny Farida Yanti (NPM 7105050202)
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan penerapan PS3 dengan menggunakan metode ekspositori, (2) mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan PS3 dan (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan PS3 menggunakan metode ekspositori.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Subjek dalam penelitian
ini adalah siswa kelas

SMP-RAKYAT Pancur Batu sebanyak 36 orang. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan PS3 pada pembelajaran matematika dengan menggunakan metode ekspositori pada pokok bahasan Lingkaran.

Indikator keefektifan penerapan PS3 dengan menggunakan metode ekspositori pada penelitian ini adalah (1) tingkat penguasaan siswa minimal sedang terpenuhi, (2) ketuntasan belajar secara klasikal terpenuhi, (3) ketuntasan pencapaian TPK terpenuhi, (4) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran terpenuhi.

Berdasarkan hasil analisa data diperoleh bahwa dari 36 siswa terdapat 30 siswa (83,3%) yang memperoleh nilai lebih besar atau sama dengan 65% (tuntas belajar) dan 6 siswa (16,7%) tidak tuntas belajar. Ketercapaian TPK sebanyak 5 (67,44%) dari 6 TPK telah tuntas. Dari hasil observasi (3,11) disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran termasuk dalam kategori baik.

Berdasarkan indikator keefektifan pada penelitian ini, disimpulkan bahwa penerapan PS3 dengan menggunakan metode ekspositori efektif diterapkan pada pokok bahasan Lingkaran di kelas VIII SMP-RAKYAT Pancur Batu T.A 2008/2009.

Tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan PS3 yaitu (1) kemampuan menganalisa soal sebesar 68,5% (kategori sedang), (2) kemampuan merencanakan penyelesaian soal sebesar 65,2% (kategori sedang), (3) kemampuan menyelesaikan soal sebesar 66,4% (kategori sedang), (4) kemampuan mengevaluasi kembali hasil penyelesaian soal sebesar 66,1% (kategori sedang). Dari keempat tingkat kemampuan tersebut, siswa SMP-RAKYAT Pancur Batu memiliki tingkat kemampuan sedang dalam menyelesaikan soal dengan PS3.
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis hingga penelitian dapat diselesaikan dengan baik sesuai dngan waktu yang direncanakan.

Skripsi dengan judul “Penerapan Penyelesaian Soal Secara Sistematis (PS3) Dengan Menggunakan Metode kspositori Pada Pokok Bahasan Lingkaran Di Kelas VIII SMP-RAKYAT Pancur Batu Tahun Ajaran 2008/2009” disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada : Bapak Mulyono,M.Si dan Bapak Muliawan Firdaus,M.Si sebagai dosen pembimbing skripsi,Kepada Ibu Suryati Tanjung yang telah memberikan bimbingan, saran, kritikan serta masukkan kepada penulis sejak awal sampai selesainya penulisan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ibu Sri Faizah Lisnasari (PD I), Bapak Nulus Sembiring (PD II), Bapak Rusdi Nasution (PD III). Ucapan terima kasih disampaikan kepada ibu Drs.Derlina Nasution M.Si selaku dosen Pembimbing Akademik dan kepada Bapak Drs.Syahwin,M.Si selaku ketua Program Studi pendidikan Matematika UISU serta kepada Bapak dan Ibu Dosen beserta staf Pegawai jurusan matematika FKIP UISU. Ucapan terima kasih juga kepada Bapak Pinter Sinulingga selaku Kepala sekolah SMP-RAKYAT Pancur Batu yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian dan Ibu Umi Kalsum selaku guru matematika di kelas penulis mangadakan penelitian.

Teristimewa penulis sampaikan terima kasih banyak kepada Ayahanda Dan Ibunda
tercinta : Legiman / Rita.S yang telah memberikan bantuan doa, moral dan materil,
dan motivasi, yang tak dapat penulis balas, kepada : Nenek Surtinah yang

tercinta atas semua doa dan bantuan moral selama ini. Kepada Kakakku : Risca Andriani,S.ST dan Abangku Serda Kiswanto, Kakakku Dhesy Itaman,A.Md Adikku Rina Andriana yang selalu memberikan dukungan dan bantuan moral, materil, mencukupkan dana dari awal kuliah sampai selesai kuliah di UISU, dan tak lupa untuk keponakanku yang lucu dan imut : Dimas Akmal Prathama Nugraha dan Kamila Dwi Athifah yang selalu memberikan semangat baru bagi penulis, kepada seluruh keluarga besar penulis ucapkan terima kasih banyak. Ucapan terima kasih juga disampaikan untuk sahabat-sahabatku : Rina, Uma, Neni, Anita, Evi, Walida, Ryan, Candra, Agustia, Dian, Kobes Team, temen -temen seperjuangan di kampus khususnya Mat’05. Terima kasih juga buat sobatku Irma dan Winda serta temen- temen PPL-T MMA-UISU yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Penulis tidak dapat membalas budi baik dari semuanya. Allah yang kiranya membalas kepada Bapak, Ibu, dan Saudara/i sekalian.

Penulis telah berupaya dengan semaksimal ungkin dalam penyelesaian skripsi ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya isi skripsi ini dapat bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu pendidikan.
Medan,
Juni 2009
Penulis,
Leny Farida Yanti
NPM. 7105050202
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN
…………………….
i
ABSTRAK
………………………..
ii
KATA PENGANTAR
………………………….
iii
DAFTAR ISI
……………………………
v
DAFTAR TABEL
……………………………
ix
DAFTAR LAMPIRAN
………………………………
x
BABI
PENDAHULUAN
1
1.1. Latar Belakang
……………………………….
1
1.2. Identifikasi Masalah……………………………….
3
1.3. Pembatasan Masalah……………………………….
4
1.4. Rumusan Masalah……………………………….
4
1.5. Tujuan Penelitian
……………………………….
5
1.6. Manfaat Penelitian……………………………….
5
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
6
2.1. Kerangka Teoritis……………………………….
6
2.1.1. Pengertian Belajar……………………….
6
2.1.2. Pengertian Mengajar
……………….
7
2.1.3. Kesulitan Belajar
………………………
8
2.1.4. Pengertian Hasil Belajar dan Faktor yang
Mempengaruhi……………………………..
9
2.1.5. Kemampuan Memecahkan Masalah………...
11
2.1.6. Keefektifan Dalam Belajar…………………
12
2.1.7.
Penyelesaian soal secara Sistematis…………
14
2.1.8. Kelebihan dan Kelemahan PS3……………
16
2.1.9. Metode Ekspositori………………………….
17
2.1.10.Kelebihan dan Kelemahan Metode Ekspositori
20
2.1.11.Tinjauan Tentang Lingkaran………………….
21
2.2. Kerangka Konseptual……………………..……….
25
2.3. Hipotesis……………………………………………...
26
BAB III
METODE PENELITIAN
27
3.1. Lokasi Penelitian
………………………
27
3.2. Subjek dan Objek Penelitian
………………….. 27
3.3. Jenis Penelitian
…………………………. 27
3.4. Prosedur Penelitian………………………………….. 27

3.5. Alat Pengumpul Data………………………………….. 28 3.5.1. Validitas Tes…………………………………….. 29 3.5.2. Reliabilitas Tes…………………………………… 29 3.5.3. Daya Pembeda Soal……………………………… 30 3.5.4. Tingkat Kesukaran Soal…………………………. 31
3.6. Teknik Analisa Data

……...………………….. 31 3.6.1. Menghitung Tingkat Penguasaan Siswa…………. 31 3.6.2. Menghitung Ketuntasan Belajar Siswa……………. 32 3.6.3. Mencari Tingkat Ketercapaian TPK…………….. 33 3.6.4. Menganalisa Hasil Observasi………………… 33 3.6.5. Menganalisis Kemampuan PS3 Siswa…………… 34
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN………………..
35
4.1. Hasil Penelitian………………………………………..

35 4.1.1. Deskripsi Tingkat Penguasaan siswa……………. 35 4.1.2. Deskripsi Ketuntasan Siswa…………………….
36
4.1.3. Deskripsi Ketuntasan Ketercapaian Tujuan

Pembelajaran khusus atau Indikator……………. 36 4.1.4. Hasil Observasi………………………………….. 37 4.1.5. Deskripsi Kemampuan PS3……………………… 41
4.2. Pembahasan…………………………………………….. 44
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN………………………………... 46 5.1. Kesimpulan…………………………………………….. 46 5.2. Saran……………………………………………………. 46
DAFTAR PUSTAKA
47
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 4.1
Tingkat Penguasaan Siswa Pada Tes Akhir
35
Tabel 4.2
Data Ketuntasan Belajar Siswa
36
Tabel 4.3
Data hasil Observasi
37
Tabel 4.4
Pencapaian Efektifitas Penerapan PS3 menggunakan
41
metode ekspositori
Tabel 4.5
Kemampuan Menganalisa Soal
41
Tabel 4.6
Kemampuan Merencanakan Penyelesaian Soal
42
Tabel 4.7
Kemampuan Menyelesaikan Soal
43
Tabel 4.8
Kemampuan mengevaluasi Kembali Hasil
Penyelesaian Soal
44
skripsi Pendidikan Matematika
Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document
Report this document?

Please tell us reason(s) for reporting this document

Spam or junk

Porn adult content

Hateful or offensive

If you are the copyright owner of this document and want to report it, please follow these directions to submit a copyright infringement notice.

Report Cancel
This is a private document. Question_small
Info and Rating
Reads:
27,478
Uploaded:
07/30/2009
Category:
Uncategorized.
Rated:
1 Rating()
Copyright:
Attribution Non-commercial
Attribution_noncommercial

skripsi ini khusus untuk pendidikan matematika
skrpsi
kripsi pendidikan
efektifitas penerapan
dan metode
lingkaran dikelas
pustaka efektifitas
(more tags)
skrpsi
kripsi pendidikan
efektifitas penerapan
dan metode
lingkaran dikelas
pustaka efektifitas
skripsipendidikan matematika
matematika keliling
penulisan skripsi
ppl
(fewer)
Follow
balkono
Share & Embed
Related Documents
PreviousNext

1.
p.
p.
p.
2.
p.
p.
p.
3.
p.
p.
p.
4.
p.
p.
p.
5.
p.
p.
p.
6.
p.
p.
p.
7.
p.
p.
p.
8.
p.
p.
p.
9.
p.
p.
p.
10.
p.
p.
p.
11.
p.
p.
p.
12.
p.
p.
p.
13.
p.
p.
p.
14.
p.
p.
p.
15.
p.
p.
p.
16.
p.
p.
p.

More from this user
PreviousNext

1.
110 p.

Recent Readcasters
Patma Sari
Reza De Lavega
Add a Comment
Submit
Characters: 400
Dhanny Kaka FaRiz

Dhanny Joe Al-palestienleft a comment

a

11 / 11 / 2010
Reply
محمد واهونو الهدى

محمد واهونو الهدىleft a comment

Senin, 09 Mei 2011

8 Teknik Memulai Malam Pertama


8 Teknik Memulai Malam Pertama

Malam pertama adalah saat yang paling ditunggu oleh setiap pasangan yang baru bergelar raja sehari. Capek dan lelah disiang harin akan hilang begitu terbayang layanan yang akan diberikan oleh pasangan masing-masing.

Namun begitu tidak semua pasangan yang akan menyambut malam pertama dengan gembira, sebaliknya ada yang belum “siap” melayani pasangan karena cemas dan lain sebagainya.

Namun, kita juga ga boleh terburu-buru, karena sedikit “kesalahan”, keindahan dan kenikmatan malam pertama bisa lenyap dan bisa berubah menjadi suatu malam yang menyakitkan...

1. Jangan Terburu-buru. Malam pertama seyogyanya akan menjadi malam yang akan diingat oleh pasangan masing-masing sehingga ke akhir hayat, maka kita harus melakukan dengan penuh kesabaran kerana perlu kamu ingat bahwa kalian berdua masih dalam masa ‘perkenalan’ satu sama lain.

2. Tidur Secukupnya. Tidurlah secukupnya 3 hari sebelum malam pertama itu untuk mengumpulkan tenaga yang cukup dan jangan melakukan kerjaan yang berat.

3. Jaga Kesehatan. Jagalah kesehatan kamu sebulan sebelum hari “H” anda. Minumlah vitamin-vitamin dan jaga menu harian kamu. Vitamin yang cukup akan membuatkan kamu lebih ceria dan dapat menghindarkan kita daripenyakit. Siangnya jangan makan terlalu banyak, sebab kalau sampai kamu sakit perut di malam hari, Rugi sendiri doonk….

4. Pastikan Pasangan kamu telah siap. Pada malam pertama nanti pastikan pasangan kamu betul-betul telah siap dan sekiranya pasangan kamu tidak bisa melayani sebaiknya kamu berusaha memahaminya. Karena jika dipaksakan, keindahannya tidak akan bisa dinikmati oleh kalian berdua.

5. Bangun Suasana Romantis. Wujudkan suasana yang romantis di malam pertama. Suami boleh mulakan dengan mengucapkan kata-kata romantis pada pasangannya. Isteri boleh mewujudkan suasana yang romantis dengan boleh mengenakan pakaian yang “indah“.

6. Jangan Menggunakan Obat. Jangan mengosumsi obat yang bertujuan untuk meransangkan pasangan, lakukanlah dengan kesabaran dan penuh kasih sayang.

7. Jaga Kebersihan Diri. Pastikan mulut dan badan anda tidak berbau. Bersihkan diri kamu, jangan lupa pakai wangi-wangian untuk membangkitkan ghairah pasangan. Jangan gunakan wangian yang tidak disukai oleh pasangan, kerana ini akan menghilangkan gairah untuk bersama.

8. Kurangkan Percakapan. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan pesta di siang hari dan masalah-masalah yang berlaku sebelumnya. Kamu haruslah memberikan fokus dan kurangi percakapan dengan pasangan anda. Sebaiknya gunakan sentuhan,rabaan,ciuman,kucupan dan sebaganinya untuk membangkit gairah pasangan.

sumber: infogue.com
Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia


Jumat, 06 Mei 2011

UPAYA MENINGKATKAN MINAT SISWA KELAS XI ILMU SOSIAL PADA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PEMBERIAN MOTIVASI DAN PENERAPAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN


Tugas Kelompok


UPAYA MENINGKATKAN MINAT SISWA KELAS XI ILMU SOSIAL PADA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PEMBERIAN MOTIVASI DAN PENERAPAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN
(Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Problematika Pendidikan Matematika)




DOSEN PEMBINA
PROF. DR. SURADI, MS.
DRS. AHMAD TALIB, M.Si.














PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2008


I. PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang Masalah
            Matematika sebagai salah satu ilmu pengetahuan ilmu dasar harus diajarkan pada setiap jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Pada jenjang pendidikan SMA, siswa dijuruskan pada tiga bidang ilmu yaitu Ilmu Alam (I.A), Imu Sosial (I.S) dan Ilmu Bahasa (I.B) pada waktu kenaikan dari kelas X ke kelas XI. Namun penjurusan tersebut tergantung dari kondisi sekolah dan minat serta kemampuan siswa. Umumnya, di sekolah-sekolah baik negeri ataupun swasta hanya terdapat dua jurusan yaitu Ilmu Alam (I.A) dan Ilmu Sosial (I.S) sedangkan jurusan Ilmu Bahasa (I.B) hanya terdapat pada sekolah-sekolah tertentu. Penjurusan tersebut didasarkan pada kemampuan siswa, Jurusan I.A adalah siswa yang memiliki kemampuan di bidang Ilmu Eksak (Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi), Jurusan I.S adalah siswa yang memiliki kemampuan di bidang Ilmu Sosial (Ekonomi, Akuntansi dan Geografi) dan jurusan I.B adalah siswa yang memiliki kemampuan di bidang  Ilmu Bahasa (B.Inggris dan B.Indonesia).
Siswa yang mengambil jurusan Ilmu Sosial (I.S) pada umumnya ingin menghindari pelajaran Eksak (hitung-hitungan) terutama Matematika, namun  mereka kembali mendapat pelajaran Matematika di kelas, sehingga mereka kurang bergairah dan malas dalam mengikuti pelajaran matematika. Padahal matematika sangat dibutuhkan terutama pada pelajaran ekonomi dan akuntansi dalam materi yang berkaitan dengan perhitungan. Disini guru  dituntut lebih kreatif dalam memberikan materi kepada siswa agar mereka tidak merasa bosan dan  mudah dalam memahami materi yang diajarkan
SMA Negeri 1 Sukamaju adalah salah satu sekolah yang  terletak di pusat kota Luwu Utara, yang lokasinya berada di tengah-tengah kota. Siswa yang diterima di sekolah ini hampir semuanya adalah siswa-siswa yang cukup pintar dan favorit ataupun umumnya kemampuan akademisnya agak kurang. Selain itu, tapi keadaan ekonomi orang tua siswa umumnya menengah kebawah, sehingga ada beberapa siswa yang kerja sambilan agar bisa membayar melanjutkan sekolah.
Di SMA Negeri 1 Sukamaju hampir semua guru merasa kesulitan dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Guru harus mengulang beberapa kali agar siswa bisa mengerti materi yang diajarkan tetapi itupun hanya sebagian kecil siswa yang mampu menyerap dan mengerti penjelasan yang telah diberikan oleh guru, mungkin ini terjadi karena kemampuan akademis mereka yang rendah. Kondisi tersebut diperparah dengan suasana kelas yang ramai dan gaduh, minat belajar siswa yang rendah, sikap malas dan cuek dalam mengikuti pembelajaran, sehingga memang diperlukan kreativitas yang luar biasa oleh seorang guru agar materi yang diberikan bisa diterima dan dipahami oleh siswa. Para guru biasanya memberikan hukuman fisik (lari, push-up, Skot-jam) kepada siswa yang tidak mengerjakan tugas, siswa yang jajan ke kantin pada waktu proses kegiatan belajar mengajar  dan yang melakukan pelanggaran tata tertib sekolah lainnya
Penulis sendiri baru mengajar selama setahun di sekolah SMA Negeri 1 Sukamaju yang merupakan sekolah swasta pinggiran di kota Gresik, dimana kemampuan (intelegensi) siswanya pada umumnya rendah, berasal dari keluarga menengah ke bawah dan agak sulit diatur dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Diantara semua kelas yang ada, kelas XI.IS adalah kelas yang siswanya paling sulit diatur dan kemampuan intelegensinya paling rendah (berdasarkan informasi guru-guru yang mengajar di kelas XI.IS). Apalagi mereka masih menerima pelajaran matematika, pelajaran yang mereka takuti selama di kelas X. Menemukan fakta ini, penulis mencoba memecahkan masalah ini, dengan memberikan motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran yang menyenangkan kepada siswa yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan minat  siswa terhadap pelajaran matematika. Namun yang perlu ditegaskan,makalah ini bukan hasil penelitian tetapi hanya merupakan kiat atau usaha yang dilakukan guru dalam upaya meningkatkan minat siswa dalam pelajaran matematika
B.     Rumusan Masalah
Berdasar latar belakang masalah, maka rumusan masalah yang diajukan adalah :“Apakah pemberian motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa kelas XI.IS SMA Negeri 1 Sukamaju pada pelajaran matematika”
C.     Tujuan Penulisan
Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat siswa pada pelajaran matematika setelah pemberian motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran

D.     Manfaat Penulisan
Manfaat yang diharapkan dari penulisan ini adalah dapat memberikan informasi kepada guru tentang bagaimana cara meningkatkan minat siswa khususnya kelas X.I IS pada pelajaran matematika  terutama di sekolah-sekolah pinggiran. 

E.      Batasan Istilah
Dalam tulisan ini, istilah yang dibatasi adalah sebagai berikut:
1.       Definisi minat pada tulisan ini adalah suatu sikap yang memperlihatkan perhatian terhadap obyek minatnya
2.       Definisi motivasi pada tulisan ini adalah dorongan dasar yang menggerakkan seseorang untuk memenuhi suatu keinginan atau tujuan tertentu
3.       Definisi metode pembelajaran pada tulisan ini adalah cara guru dalam menyampaikan materi dalam proses kegiatan belajar mengajar
4.       Peningkatan minat siswa dilihat dari respon siswa dan angket.

II. PEMBAHASAN
A.     Pengertian Minat, Motivasi dan Metode
Ada beberapa pendapat yang dikemukan oleh para ahli mengenai definisi minat. Beberapa definisi minat adalah: “Kemauan yang terdapat dalam hati atas sesuatu; gairah; keinginan.” (Salim & Salim, Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer (1995) dalam Purnawan (2001)), “Satu sikap yang berlangsung terus menerus yang memolakan perhatian seseorang, sehingga membuat dirinya jadi selektif terhadap objek minatnya.” (Chaplin, Kamus Lengkap Psikologi (1975) dalam Purnawan (2001)). Reber (1995) (dalam Purnawan (2001)) menambahkan bahwa minat memiliki berbagai implikasi yang berhubungan dengan atensi, keingintahuan, motivasi, fokus, perhatian, pengarahan tujuan, kesadaran, keberartian dan hasrat. Berdasarkan beberapa pendapat diatas penulis mencoba mendefinisikan minat yaitu suatu sikap yang memperlihatkan perhatian terhadap obyek minatnya. Dalam penulisan ini yang dimaksud minat adalah sikap siswa yang cenderung memperhatikan dan mengikuti proses kegiatan belajar mengajar di kelas dengan baik.
Menurut Woolfolk (1998) (dalam Nur (2003)) motivasi didefinisikan sebagai suatu keadaan internal yang mendorong seseorang untuk mempertahankan suatu prilaku. Sedangkan menurut Morgan, et.al (1986) (dalam Nur (2003)), motivasi dapat didefinisikan sebagai tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku kearah suatu tujuan tertentu. Baron dan Schunk (1990) (dalam Nur(2003)) mendefinisikan motivasi sebagai suatu proses internal yang mengaktifkan, membimbing dan mempertahankan perilaku dalam rentang waktu tertentu (Nur, 1990). Berdasarkan beberapa definisi diatas penulis mendefinisikan motivasi adalah dorongan dasar yang menggerakkan seseorang untuk memenuhi suatu keinginan atau tujuan tertentu, dalam penulisan ini motivasi yang diberikan ke siswa bertujuan untuk meningkatkan minat siswa pada pelajaran matematika dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Menurut Sudrajat (2007) metode adalah cara dalam menyajikan (mengurai-kan, memberi contoh, dan mem-beri latihan) isi pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi pengertian metode dalam tulisan ini adalah cara guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa
B.     Kondisi sekolah SMA Negeri 1 Sukamaju
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa siswa SMA Negeri 1 Sukamaju  berasal dari keluarga yang kurang mampu  dan rata-rata tingkat intelegensinya rendah. Namun dari segi sarana dan prasarana yang ada, cukup memadai. Misalnya, terdapat Lab Bahasa, Ruang Komputer, Ruang AVA, lapangan olahraga dan sebagainya. Kualitas guru pengajar pun tidak kalah dengan sekolah swasta yang lainnya, beberapa diantaranya adalah tutor LBB SSC dan PRIMAGAMA, staf pengajar di SMA N 1 Sukamaju yang merupakan Sekolah Bertaraf  Internasional (SBI), dan juga ada tiga orang yang sudah bergelar Magister Pendidikan (M.Pd). Untuk mengatasi siswa yang melakukan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah, pada umumnya guru menerapkan hukuman fisik berupa lari keliling lapangan, Push-Up, berjemur di lapangan dan sebagainya. Meskipun mereka tahu bahwa hukuman fisik tersebut kadang tidak membuat jera siswa, mereka tetap melakukannya sebab mereka tidak tahu harus berbuat apalagi agar siswa SMA Negeri 1 Sukamaju bisa berbuat baik dan tidak melanggar peraturan sekolah. Sejauh ini belum ada keberatan dari siswa maupun wali murid mengenai hukuman fisik tersebut.

C.      Proses pembelajaran di Kelas XI.IS
Kelas XI.IS SMA Negeri 1 Sukamaju mendapatkan pelajaran matematika selama lima jam dalam seminggu yaitu hari jum’at (2 jam) dan hari sabtu (3 jam) yang semuanya pada jam-jam terakhir pembelajaran. Penulis menyadari bahwa tidak mudah mengajar siswa kelas XI.IS, apalagi mengajarkan  matematika yang dianggap menakutkan oleh mereka. Berikut, akan disampaikan hal-hal yang telah dialami dan dilakukan oleh penulis selama dua bulan dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar di kelas:
   i.       Masalah yang dihadapi selama proses kegiatan belajar mengajar
a.     Beberapa siswa sering tidur, dikarenakan lelah akibat tadi malam bekerja dan pelajaran matematika disampaikan di akhir pelajaran
b.    Beberapa siswa sering ijin ke kamar kecil namun setelah itu mereka mampir ke kantin untuk membeli makanan kecil
c.     Beberapa siswa malas dalam mencatat pelajaran yang telah disampaikan
d.    Beberapa siswa sering mainan HP dalam kelas
e.     Beberapa siswa kadang main sepak bola dalam kelas
f.      Umumnya siswa sering mengobrol sendiri dengan temannya sewaktu guru menerangkan.


 ii.       Pemberian motivasi
Tujuan guru dalam memberi motivasi kepada siswa adalah untuk membangkitkan minat siswa agar bersemangat dalam mengikuti pembelajaran matematika .Motivasi yang diberikan kepada siswa Dalam memberikan motivasi kepada siswa guru melakukan tiga hal yaitu
a.       Motivasi melalui pemberian penghargaan
      Motivasi melalui pemberian penghargaan yang dimaksud disini adalah siswa akan mendapatkan reward berupa medali emas, perak dan perunggu yang nantinya akan ditukarkan dengan nilai 5 untuk emas, nilai 3 untuk perak dan nilai1 untuk perunggu sebagai nilai tambahan ulangan harian, ulangan tengah semester ataupun ulangan akhir semester berdasar kriteria yang telah ditetapkan. Untuk memperoleh medali tersebut siswa dapat melakukan hal-hal  sebagai berikut:
1.)    Mencatat materi yang telah disampaikan
2.)    Mengerjakan LKS
3.)    Mengerjakan soal yang diberikan oleh guru
4.)  Membantu menjelaskan materi atau jawaban soal kepada siswa yang belum bisa/paham
     Melalui pemberian penghargaan berupa medali sebagai tambahan nilai, merangsang siswa untuk rajin mencatat dan mengerjakan soal yang diberikan sehingga diharapkan mereka semakin berminat untuk mengikuti proses pembelajaran matematika dengan baik
b.       Motivasi secara umum
            Motivasi secara umum artinya penyampaianya diberikan kepada seluruh siswa atau sekelompok siswa yang sering membuat suasana kelas gaduh. Motivasi yang diberikan antara lain:
1.)    Menceritakan orang-orang yang berasal dari keluarga yang kurang mampu tentang perjuangannya dalam meraih kesukesan. Bahwa untuk mencapai kesuksesan diperlukan kerja keras, pantang menyerah dan doa. Kesuksesan tidak dapat diraih secara instant namun  bertahap dan membutuhkan waktu yang lama
2.)    Perjuangan penulis dalam melanjutkan pendidikan pada jenjang SMA maupun kuliah yaitu berjualan koran, berjualan majalah di sekolah, berjualan kue dan lain-lain
3.)    Menyadarkan pada semua siswa bahwa biaya sekolah itu mahal, mereka harus menghargai perjuangan orang tua yang bekerja keras untuk mencari uang demi membiayai mereka untuk tetap sekolah, sedangkan disekolah mereka malas-malasan dalam belajar dan acuh tak acuh dalam mengikuti proses pembelajaran
4.)    Bagi mereka yang bekerja sambilan setelah pulang sekolah, uang yang mereka peroleh untuk membayar biaya sekolah akan terasa sia-sia bila mereka tidak semangat dan malas dalam bersekolah
5.)    Menjelaskan pentingnya matematika untuk saat ini maupun kelak mereka lulus
c.       Motivasi pribadi
      Pemberian motivasi pribadi yang dilakukan penulis yaitu dengan cara memanggil siswa satu persatu untuk diberikan pengertian dan memotivasi mereka akan pentingnya arti sekolah dan meningkatkan prestasi belajar matematika
     
            iii.     Penerapan metode-metode pembelajaran
      Meode-metode pembelajaran yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas beberapa diantaranya merupakan ide kreatif  yang muncul dari penulis sendiri. Metode-metode pembelajaran yang selama ini diketahui penulis, ada yang kurang cocok (agak sulit) bila diterapkan ke siswa kelas X.I IS. Hal ini disebabkan karena kondisi siswa yang umumnya intelegensinya rendah dan suasana kelas yang kurang menguntungkan. Beberapa metode pembelajaran yang selama ini diterapkan antara lain:
a. Model pertama
             Pada pembelajaran model pertama ini topik yang akan dibahas adalah menentukan jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, rentang antar kuartil dan desil untuk data tunggal selama tiga jam pelajaran. Adapun langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran setengah Jigsaw adalah sebagai berikut:
1)      Guru membagi siswa menjadi menjadi 5 kelompok
2)      Guru menunjuk salah satu siswa dari masing-masing kelompok kemudian memberi penjelasan atau menerangkan materi yang akan disampaikan
3)      Masing-masing dari siswa tersebut kembali ke kelompok semula untuk menjelaskan materi yang telah disampaikan oleh guru
4)      Guru membagikan soal yang berbeda (ekuivalen) untuk setiap kelompok
5)      Masing-masing kelompok mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru
6)      Hal itu dilakukan secara terus menerus hingga materi yang akan disampaikan hari itu selesai
Setelah selesai guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari bersama-sama siswa
b. Model kedua
   Metode pembelajaran ini diharapkan dapat membuat siswa benar-benar tertarik dan merasa senang dengan tidak mengabaikan esensi materi dalam pembelajaran. Topik yang dibahas adalah menentukan jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, rentang antar kuartil dan desil untuk data tunggal maupun data kelompok Adapun pelaksanaanya sebagai berikut:
1)      Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok
2)      Masing-masing kelompok diberi roti agar mereka agak santai dalam mengikuti permainan
3)      Guru membagi 5 buah soal dalam keadaan tertutup ke masing-masing kelompok (soal tidak boleh dibuka dulu)
4)      Guru menyuruh masing-masing kelompok untuk mengerjakan soal nomor 2 (acak, sesuai keinginan guru)
5)      Tiga kelompok yang paling cepat dalam menyelesaikan soal  (ditunjukan dengan mengacungkan jari) maju ke papan tulis
6)      Siswa dari tiga kelompok tersebut secara bersamaan menuliskan jawaban  soal di papan tulis
7)      Siswa yang menulis jawaban dengan benar beserta caranya (langkah-langkahnya) dan paling cepat, mendapat poin 100, dan berikutnya mendapat poin 75 dan pin 50. Apabila jawaban dari kelompok tersebut salah akan diberi poin 25
8)      Siswa yang menjawab benar dan paling cepat mendapat kesempatan melempar “malam” (yang diolesi baby oil) ke papan ajaib (berisi poin 200, 100, -50 dan sebagainya)
9)      Hasil poin dari pelemparan dijumlahkan dengan poin sebelumnya yang akan menjadi poin kelompok tersebut
10)  Hal ini dilakukan terus-menerus sampai 5 soal tersebut habis (siswa yang sudah mengerjakan soal tidak boleh  mengerjakan soal lagi)
11)  Setelah selesai, guru memberikan soal lagi kepada masing-masing kelompok hingga pelajaran selesai atau soal yang disiapkan habis
12)  Kelompok yang mendapatkan nilai tertinggi dinyatakan sebagai pemenang dan mendapat hadiah roti
Setelah selesai, masing-masing siswa mengumpulkan jawaban dari soal-soal yang telah diberikan. Pada umumnya mereka merasa senang dan menikmati metode pembelajaran model keduayang telah dilaksanakan
c. Model ketiga
   Untuk mengatasi rasa kebosanan dan kejenuhan siswa dalam menerima pelajaran matematika dan membantu siswa yang kurang paham terhadap materi pelajaran yang diajarkan, penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran privat learning. Metode pembelajaran ini diberikan menjelang liburan puasa. Materi yang diberikan dalam privat learning adalah pengulangan materi yang terdahulu yaitu menentukan jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, rentang antar kuartil dan desil untuk data tunggal. Pelaksanaan dari Privat Learning adalah sebagai berikut:
1)      Seluruh siswa diajak ke ruang AVA (Audio Visual) untuk melihat film predator
2)      Dua orang siswa, secara bergiliran maju ke meja guru, untuk diberi penjelasan tentang materi-materi yang selama ini belum dimengerti
3)      Kedua siswa tersebut diberi soal yang berbeda (ekuivalen) untuk diselesaikan dan dikumpulkan
4)      Hal itu dilakukan secara terus menerus hingga semua siswa telah mendapatkan penjelasan dari guru
5)Soal yang diberikan kepada setiap siswa berbeda
Dari metode pembelajaran ini diharapkan siswa mampu memahami materi yang telah diberikan oleh guru selama proses kegaiatan belajar mengajar.

D.      Respon siswa
Respon yang diberikan oleh siswa setelah mendapat motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran akan disampaikan secara umum baik ketika proses kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung maupun sesudahnya. Penulis tidak bisa membedakan respon siswa akibat dari pemberian motivasi dan penerapan metode pembelajaran karena dua hal tersebut dilakukan secara berurutan dan kadang bersamaan. Biasanya sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai  guru memberikan motivasi untuk membangkitkan minat siswa agar bersemangat mengikuti proses kegiatan  proses belajar mengajar dan kadang pemberian motivasi dilakukan disela-sela proses kegiatan belajar mengajar dimulai guru memberikan motivasi kepada siswa Berikut beberapa respon siswa :
1)      Siswa menjadi lebih bersemangat dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar dan mulai berani bertanya ketika mereka kurang jelas dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru,.
2)      Siswa mulai rajin mencatat penjelasan yang telah disampaikan karena diberi pengghargaan berupa medali oleh guru
3)      Siswa yang ijin keluar kelas mulai berkurang karena mereka sudah sedikit menikmati pelajaran matematika yang santai dan menyenangkan
4)      Dalam mengerjakan tugas matematika yang diberikan, mereka berlomba-lomba untuk menyelesaikannya lebih dahulu, mereka merasa bangga bila mampu mengumpulkan tugas dengan cepat.
5)      Siswa yang tidur dikelas mulai berkurang dan bahkan sudah tidak ada lagi  mereka mulai bersemangat untuk megikuti pelajaran yang diberikan
6)      Siswa laki-laki sudah jarang yang bermain sepak bola kareana mereka sibuk berdiskusi dengan teman-temannya dalam mengerjakan tugas dan mengikuti proses pembelajaran
7)      Beberapa siswa terkadang meminta materi tambahan setelah pulang sekolah

8)      Angket
Untuk mengukur minat siswa terhadap pemberian motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran yang diberikan, selain dengan melihat respon siswa juga digunakan angket. Angket ini diberikan sebaiknya diberikan sebelum dan sesudah pemberian motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran. Namun penulis hanya memeberikan angket sesudahnya karena perlakuan diatas merupakan ide spontan yang muncul dari penulis. Minat  siswa akan meningkat dapat dilihat dari hasil angket sebelum dan sesudah diberi perlakuan.
Berikut disajikan hasil angket
.
No
Pertanyaan
Ya
Tidak
Dalam (%)
1

2


3


4



5

6
Apakah anda merasa senang dalam mengikuti pelajaran matematika?
Apakah anda merasa senang dengan metode pembelajaran yang selama ini diterapkan oleh guru?
Setelah diberi motivasi oleh guru , apakah anda mengalami perubahan dalam belajar? (dari yang tidak belajar ke belajar)
 Apakah waktu jam belajar anda bertambah setelah pemberian motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran yang diberikan oleh guru?
Apakah selama ini kamu selalu mencatat penjelasan dan catatan yang diberikan guru?
Apakah kamu selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru?

28

25


21



15


25

27
0

3


7



13


3

1
100

89


75



53


89

96


Berdasarkan respon dan hasil angket serta hasil UTS yang telah dilaksanakan penulis, kesimpulan sementara yang diperoleh yaitu bahwa minat siswa terhadap pelajaran matematika cukup baik dan pemahaman tehadap materi yang disampaikan juga cukup baik.

C. PENUTUP
a. Kesimpulan
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan penulis (selama kurang lebih dua bulan) dalam upaya meningkatkan minat siswa kelas XI.IS SMA Negeri 1 Sukamaju pada pelajaran matematika jika  pemberian motivasi dan penerapan metode-metode pembelajaran dilaksanakan maka kesimpulan yang diperoleh adalah sebagai berikut:
1.       Pemberian motivasi baik yang dilakukan secara individu maupun bersama-sama ternyata mampu merubah minat siswa untuk mengikuti proses kegiatan belajar megajar di kelas secara lebih baik dan mampu meningkatkan prestasi belajar khususnya pelajaran matematika yang selama ini mereka takuti dan hindari
2.       Penerapan metode-metode pembelajaran yang bervariatif akan membuat siswa merasa tidak bosan dan menikmati proses pembelajaran yang sedang yang berlangsung sehingga diharapkan mereka mampu menerima dan menyerap materi pelajaran yang disampaikan secara lebih baik
b. Saran
            Diharapkan kepada seluruh pengajar agar membangkitkan minat, motivasi dan metode pengajarannya dalam proses pembelajaran matematika di kelas, karena perbedaan suasana lingkungan belajar sangat bergantung pada situasi dan kondisi siswa saat menerima pelajaran, agar proses belajar-mengajar matematika sangat efektif dan lebih bermakna.




DAFTAR PUSATAKA

Adrian, Willa. 2006. Matematika Bilingual. Yrama Widya. Jakarta

Nur, Muhamad. 2003. Pemotivasian Siswa Untuk Belajar. Pusat Sains Dan matematika Sekolah. UNESA

Purnawan. 2001. Rendahnya Kemampuan Dan Minat Baca Orang Indonesia. http://www.Depdiknas.go.id.

Sudrajat, Ahamad. 2007. Metode Pembelajaran. http://www.file.Worl Press.Com.




Catatan Yang Ditampilkan

Formulir

Formulir Daftar Peserta Didik Nama Lengkap: NIS: Kelas: Tambah Peserta Daftar Peserta Didik N...