VideoBar

Kandungan ini tidak tersedia melalui sambungan tersulit.
Tiada siapa paling pandai & paling bodoh di dunia ini krn setiap yg pandai itu boleh mjd bodoh & setiap yg bodoh itu boleh mjdi pandai Proyek besar tak bisa diselesaikan sekaligus, tapi hrs di bagi2 kebagian yg kecil & dapat dikendalikan Mgkn saja setiap masalah & tantangan yg kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun blom terpikirkan oleh kita Barangsiapa membawa berita tentang orang lain kepadamu, maka dia akan membawa berita tentang dirimu kepada orang lain Kualitas dari kehidupan se2orang itu tergantung pada komitmennya utk berhasil, bidang apapun yg dia tempuh Manusia biasanya lebih menghargai sesuatu yg sukar diperoleh tapi sering melupakan nikmat yg telah tersedia Orang yg berjaya dalam hidup adalah orang yg nampak tujuannya dengan jelas & menjurus kepadanya tanpa menyimpang Seseorang dgn wawasan yg cukup untuk mengakui kekurangannya berada paling dekat dgn kesempurnaan Orang2 berhasil tidak hanya keras hati, mereka juga pekerja keras yg percaya pada kemampuan dirinya Berfikir itu cahaya, kelalaian itu kegelapan, kejahilan itu kesesatan & manusia yg paling hina ialah orang yg menganiaya orang bawahannya Bkn mereka yg terkuat & terbesar yg akan dapat mempertahankan eksistensinya. Tapi hanya mereka yg mampu beradaptasi terhadap perubahan Mimpi mmg sangat perlu utk memelihara gairah hidup & kemajuan, tapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka Kekecewaan mengajar kita arti kehidupan. Teruskan perjuangan kita walau terpaksa utk hadapi rintangan demi rintangan hidup Barangsiapa yg hari ini sama dgn kemarin, maka tertipulah dia, & barangsiapa hari ini lebih jahat dari kemarin, maka terkutuklah dia Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda Tak ada rahasia utk menggapai sukses. Sukses itu dpt terjadi krn persiapan, kerja keras & mau belajar dari kegagalan Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu Kita akan belajar lebih banyak mengenai sebuah jalan dengan menempuhnya, daripada dengan mempelajari semua peta yag ada di dunia Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu Sukses dalam hidup tidak ditentukan oleh kartu baik, tapi dengan cara memainkan kartu buruk dengan baik Yang anda butuhkan untuk meraih cita2 adalah keinginan kuat yg akan membawa anda menjadi pekerja keras Anda bisa sukses sekalipun tak ada orang yang percaya anda bisa. Tapi anda tak pernah akan sukses jika tidak percaya pada diri sendiri Sukses dalam hidup tidak ditentukan oleh kartu baik,tapi dengan cara memainkan kartu buruk dengan baik Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan Mustahil itu OPINI. Ketika Anda TIDAK YAKIN dapat mencapai IMPIAN, sesungguhnya Anda sudah GAGAL SEBELUM MEMULAI Seribu perkataan dan pengetahuan tdk berarti tanpa ada satu tindakan yang nyata. ACTION !!! KEKUATIRAN tidak pernah memperbaiki hari esok, bahkan hanya melemahkan SUKACITA pada hari ini Memaafkan memang takan mengubah MASA LALU, tapi pasti akan mempermudah MASA DEPAN Kata-kata itu tenaga yang luar biasa. Seandainya mulut HItler diplester, Perang Dunia ke 2 tak akan ada. Jadilah berkat bagi banyak orang. Berbagi itu indah teman : Memiliki IMPIAN saja belum cukup. Miliki komitmen untuk MERASA HARUS dan BERTEKAD mencapai impian tersebut Dalam Takut, yg Tampak adlh Hambatan. Dalam YAKIN, yg Tampak adlh KESEMPATAN WORKING......is to win the WAR to be THE KING Kesempatan tidak datang dua kali . Just do it !!! Jangan sampai menyesal karena kesempatan tersebut berlalu begitu saja Hidup tanpa mempunyai TUJUAN sama seperti " Layang-layang putus" Miliki tujuan dan PERCAYALAH anda dapat mencapainya BERPIKIR POSITIF dapat menghancurkan semua tembok pemisah antara 'tidak bisa' dan 'bisa' Do what you LOVE , and LOVE what you do. And you will get what you want. You can't go back and make new start.. But you can start now to make new end...

Khamis, 28 Jun 2012

Pembelajaran Matematika Menurut Paham Konstruktivisme


Ditulis pada 11 September 2011
Hi sahabat, setelah kemarin kita membahas tentang Prinsip-prinsip Kunci Teori Konstruktivisme Vygotsky, kini kita akan bercerita tentang aplikasi teori tersebut dalam pembelajaran matematika.
Pandangan konstruktivistik tentang pembentukan pengetahuan adalah subjek aktif menciptakan struktur-struktur kognitif dalam interaksi dengan lingkungannya. Melalui bantuan struktur-struktur kognitif ini, subjek menyusun pengertian realitasnya. Interaksi kognitif terjadi sejauh realitas tersebut disusun melalui struktur kognitif yang diciptakan oleh subjek itu sendiri. Struktur kognitif senantiasa harus diubah dan disesuaikan berdasarkan tuntutan lingkungan dan organisme yang sedang berubah. Proses penyesuaian diri terjadi secara terus menerus melalui proses rekonstruksi. Pembelajaran Matematika Menurut Paham Konstruktivisme.
Hal terpenting dalam teori konstruktivisme adalah bahwa dalam proses pembelajaran, si pebelajarlah yang harus mendapatkan penekanan. Merekalah yang harus aktif mengembangkan pengetahuan mereka, bukan pembelajar atau orang lain. Merekalah yang harus bertanggungjawab terhadap hasil belajarnya. Penekanan belajar siswa secara aktif ini perlu dikembangkan. Kreativitas dan keaktifan siswa akan membantu mereka untuk berdiri sendiri dalam kehidupan kognitif siswa.
Belajar lebih diarahkan pada experimental learning yaitu merupakan adaptasi kemanusiaan berdasarkan pengalaman konkrit di laboratorium, diskusi dengan teman sekelas, yang kemudian dikontemplasikan dan dijadikan ide dan pengembangan konsep baru.
Beberapa hal yang mendapat perhatian pembelajaran konstruktivisme, yaitu: (1) mengutamakan pembelajaran yang bersifat nyata dalam konteks yang relevan, (2) mengutamakan proses, (3) menanamkan pembelajaran dalam konteks pengalaman sosial, (4) pembelajaran dilakukan dalam upaya mengkonstruksi pengalaman (Pranata, http:/puslit.petra.ac.id/journals/interior/.)
Belajar dilihat sebagai penyusunan pengetahuan dari pengalaman konkrit, aktivitas kolaboratif, dan refleksi serta interpretasi. Mengajar berarti menata lingkungan agar si pebelajar termotivasi dalam menggali makna serta menghargai ketidakmenentuan. Atas dasar ini maka si pebelajar akan memiliki pemahaman yang berbeda terhadap pengetahuan, tergantung pada pengalamannya, dan perspektif yang dipakai dalam menginterpretasikannya.

Pembelajaran Matematika Menurut Paham Konstruktivisme

Werrington dan Kamii (Suherman, 2001), menjelaskan suatu pendekatan pembelajaran pembagian dengan menggunakan pecahan tanpa mengajarkan algoritma tentang mengali dan membagi. Dalam kelas konstruktivis seorang guru tidak mengajarkan kepada anak bagaimana menyelesaikan persoalan, namun mempresentasikan  masalah dan mendorong siswa untuk menemukan cara mereka sendiri dalam menyelesaikan permasalahan. Ketika siswa memberikan jawaban, guru mencoba untuk tidak mengatakan bahwa jawabannya benar atau tidak. Namun guru siswa setuju atau tidak setuju kepada ide seseorang dan saling tukar menukar ide sampai persetujuan yang dicapai tentang apa yang masuk diakalnya.
Pendekatan ini secara radikal berbeda dengan pendekatan tradisional dimana guru adalah seseorang yang selalu diikuti jawabannya. Di dalam kelas konstruktivis para siswa diberdayakan oleh pengetahuannya yang berada dalam diri mereka. Mereka berbagi strategi penyelesaian, debat antara satu dengan yang lainnya, berfikir secara kritis tentang cara terbaik untuk menyelesaikan setiap masalah.
Cobb (Suherman, 2001) mengatakan bahwa dari perspektif  konstruktivisme, belajar matematika bukanlah suatu proses pengepakan pengetahuan secara hati-hati, melainkan hal mengorganisir aktivitas dan berfikir konseptual, didefinisikan oleh Cobb bahwa belajar matematika merupakan proses di mana siswa secara aktif mengkonstruksi pengetahuan matematika.
Para ahli matematika setuju bahwa belajar matematika adalah manipulasi aktif dari pemaknaan bukan hanya bilangan dan rumus-rumus saja. Mereka menolak paham bahwa matematika dipelajari dalam satu koleksi yang berpola linier.
Ada perbedaan yang sangat berarti pada pembelajaran matematika dengan paradigma konstruktivisme dan dengan pendekatan tradisional. Di dalam konstruktivisme peranan guru bukan pemberi jawaban akhir atas pertanyaan siswa, melainkan mengarahkan siswa untuk membentuk (mengkonstruksi) pengetahuan matematika sehingga diperoleh struktur matematika. Sedangkan paradigma tradisional, guru mendominasi pembelajaran dan guru senantiasa menjawab dengan segera terhadap pertanyaan-pertanyaan siswa. Paradigma konstruktivisme guru bernegosiasi dengan siswa artinya guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan kembali yang lebih menantang sehingga siswa berfikir lebih lanjut yang menyebabkan penguasaan konsepnya semakin kuat.
Dengan demikian pembelajaran matematika menurut paham konstruktivisme dapat dirumuskan bahwa seorang guru matematika hendaknya mempromosikan dan mendorong pengembangan setiap individu di dalam kelas untuk menguatkan konstruksi matematika, untuk pengajuan pertanyaan (posing), pengkonstruksian, pengeksplorasian, pemecahan, dan pembenaran masalah-masalah matematika serta konsep-konsep matematika. Guru juga diharapkan mencoba berusaha mengembangkan kemampuan siswa untuk merefleksikan dan mengevaluasi kualitas konstruksi mereka.